Pewilayahan (Regiomalisasi) – Pengertian, Generatisasi dan Klasifikasi Lengkap

Posted on

Pengertian, Generatisasi dan Klasifikasi Perwilayahan atau Regiomalisasi

PEWILAYAHAN (REGIOMALISASI)

Cressey beranggapan bahwa permukaan bumi sangat kompleks. Alam tidak tertata atas kategori-kategori menurut yang kita bayangkan, tetapi terdiri atas bagian-bagian yang batas-batasnya berubah secara gradual. Oleh karena itu, untuk memahaminya manusia perlu mengklasifikasikannya dalam bentuk tertentu sehingga terbentuk region. Region tersebut memiliki kesatuan dan keeratan serta dapat memberikan gambaran konseptual.

PEWILAYAHAN (REGIOMALISASI)

Sehubungan dengan hal tersebut dapat dibentuk generalisasm region yang didasarkan atas tingkatan bawahnya. Menurut Cressey, adalah tugas geografi untuk memberi sifat-sifat atas permukaan bumi sehingga dapat dibedakan antara region yang satu dan region yang lain.

Pewilayahan tidak lain merupakan cara kerja dalam mengelompokkan wilayah-wilayah yang serupa atau memiliki ciri-ciri yang sama ke dalam suatu kelompok wilayah (region). Oleh karena itu, menurut McCaskill region atau wilayah bukanlah benda yang berwujud, tetapi hanya sebuah rekaan yang memiliki batas. Namun, meskipun sebuah region tidak berwujud, setiap orang dapat mengerti jika yang dimaksud adalah region tertentu. Hal itu karena secara umum setiap orang telah mengetahui region yang dimaksud. Sebagai contoh, kita sering mendengar berita tentang terjadinya kesenjangan pembangunan antara Kawasan Barat Indonesia dan Kawasan Timur Indonesia.

Berdasarkan contoh tersebut, tanpa harus melihat bentuknya kita telah mengetahui adanya dua region. Region pertama adalah Kawasan Barat Indonesia, sedangkan region kedua adalah Kawasan Timur Indonesia.

Setiap tempat memiliki kriteria tertentu dan berbeda dengan tempat lain dalam melakukan pewilayahan. Hal itu disebabkan oleh perbedaan sifat atau karakter tempat yang bersangkutan. Meskipun kriteria pewilayahan setiap tempat berbeda, tetapi pewilayahannya memiliki tujuan umum yang sama, yaitu mengelompokkan objek atau fenomena geosfer yang homogen sehingga mudah diidentifikasi. Hasil dan pewilayahan tersebut adalah wilayah-wilayah atau region-region yang berbeda satu dengan yang lain.

READ  4 Jenis Tanah Di Indonesia - Proses Pembentukan Beserta Perbedaannya Lengkap

Pewilayahan dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu berikut ini.

Generatisasi Wilayah (Regional Generalization)

Generalisasi atau penyamarataan wilayah adalah upaya membagi permukaan bumi menjadi beberapa bagian dengan cara mengubah atau menghilangkan bagian-bagian yang dianggap kurang penting. Hilangnya bagian yang kurang penting tersebut menyebabkan karakter-karakter tertentu menjadi lebih tampak.

Generalisasi wilayah dapat diperoleh secara optimal jika memperhatikan dua hal yang sangat penting, yaitu tujuan pewilayahan dan ukuran peta (dalam hal ini adalah skala peta). Tujuan pewilayahan sangat penting diperhatikan karena dan tujuan inilah diketahui alasan dilakukannya pewilayahan. Sesuai dengan tujuan pewilayahannya maka karakter pertimbangannya pun berbeda-beda. Sementara itu, skala peta berfungsi untuk melihat tingkat kejelasan setiap objek. Sesuai dengan pengetahuan tentang skala peta yang telah kita pelajari, maka tingkat kejelasan peta bergantung pada skala peta yang dipakai.

Klasifikasi Wilayah (Regional Classification)

Klasifikasi wilayah adalah upaya membagi permukaan bumi secara sistematis menjadi kelompok-kelompok wilayah tertentu. Di dalam klasifikasi wilayah ini yang perlu diperhatikan adalah adanya keseragaman sifat yang ada pada wilayah tersebut. Berdasarkan keseragaman itulah, selanjutnya dapat dibuat wilayah berdasarkan kelas-kelas tertentu.

Klasifikasi wilayah mi pada umumnya digunakan untuk pewilayahan lahan dan penggunaannya. Sebagai contoh, suatu lahan dapat dibagi menjadi lahan yang dapat ditanami dan lahan yang tidak dapat ditanami. Lahan yang dapat ditanami dibagi menjadi lahan yang ditanami biji-bijian dan lahan yang tidak ditanami biji-bijian. Lahan yang ditanami biji-bijian dapat dibagi lagi menjadi lahan yang ditanami biji-bijian padi dan lahan yang tidak ditanami biji-bijian bukan padi.

Baca Juga :