Pengertian Rigid Secara Lengkap

Pengertian Rigid Secara Lengkap

Rigid Adalah – Yang dimaksud dengan rigid adalah suatu hal yang tak mudah berubah yang menggambarkan sesuatu yang benar-benar kaku. Pengertian dari sifat rigid adalah sifat yang tak mau mengubah pendapat atau perilaku, seperti pandangan keras kepala dari seseorang yang tak akan mempertimbangkan perspektif yang lainnya.

Pengertian Rigid Secara Lengkap

Rigid adalah sebuah kata yang sering digunakan di dalam dunia hukum. Kata rigid berasal dari kata kaku, yang dimana kata rigid sering dipakai untuk menggunakan konsep sebuah konstitusi yang digunakan pula di dalam UU negara.

Pada dasarnya ada dua jenis konstitusi di dalam sebuah negara, yaitu konstitusi tertulis. Tetapi belakangan ada banyak orang yang kemudian membedakannya berdasarkan dua kategori, yaitu konstitusi rigid dan konstitusi fleksibel. Perbedaan dari kedua hal itu hanyalah merujuk kepada sistem akademisnya saja.

Dalam kenyataannya, terdapat substansi umum yang menjadi bagian dari sebuah konstitusi dan sebuah negara yang akan selalu menggunakan kedua konstitusi itu dengan cara bersamaan. Yaitu konstitusi tertulis dan tidak tertulis. Seluruh konstitusi akan memuat berbagai macam informasi tentang keseluruhan negara, yang meliputi :

  • Dasar fundamental dari sebuah negara.
  • Susunan alat kelengkapan pada sebuah negara.
  • Informasi tentang kependudukan dan juga kewarganegaraan.
  • Bentuk pemerintahan dan beragam informasi yang lainnya.

Di negara ini, konsep konstitusi rigid adalah UUD 1945, yang dimana dalam perubahan UU tersebut selalu mensyaratkan adanya tata cara yang khusus yang berbeda dengan UU yang lainnya. Yang dimana dalam hal ini yang dimaksud dengan tata cara khusus adalah makna syarat yang sangat sulit dari perubahan UU yang biasanya.

Baca Juga :  Workshop – Pengertian, Ciri, Tujuan, Manfaat, Dan Jenisnya Lengkap

Sedangkan dalam beberapa pandangan yang lainnya mengatakan bahwa pengertian rigid adalah sebuah konstitusi yang dapat dilihat dari sering atau tidaknya konstitusi tersebut diubah. Dengan kata lain jika konstitusi jarang atau sama sekali tak pernah diubah maka dapat dikatakan bahwa konstitusi tersebut rigid. Selain itu, jika ternyata konstitusi tersebut sering atau pernah mendapat perbaikan atau perubahan maka konstitusi itu disebut fleksibel.

Sehingga rigid dan fleksibel menjadi bagian dari perubahan konstitusi itu sendiri, yang dimana keduanya mempunyai mempunyai aturan aturan serta tata caranya masing-masing dalam penerapannya. Karena terdapat konstitusi yang benar-benar rigid dan tidak bisa dibuat menjadi lebih fleksibel. Hal itu menyangkut kebijakan dan juga ketatanegaraan sebuah bangsa, yang dimana pada dasarnya mempunyai kebijakan dalam UU-nya sendiri.

Sekian pembahasan lengkap mengenai pengertian rigid dan fleksibel. Semoga informasi ini memberi manfaat bagi anda semua, dan dapat menambah wawasan anda.

Baca Juga :