Pengertian Data, Tabel, Grafik dan Macamnya Menurut Ilmu Geografi

Posted on

Pengertian Data, Tabel, Grafik dan Macamnya Menurut Ilmu Geografi

Data

Data adalah kumpulan fakta, angka, huruf, kata, atau lambang yang dapat dijadikan dasar kajian atau analisis. Secara umum data dibedakan menjadi 2, yaitu data kualitatifdan data kuantitatif.

Pengertian Data, Tabel, Grafik dan Macamnya Menurut Ilmu Geografi

Data kualitatif

Data kualitatif adalah data hash pengukuran (observasi) yang berhubungan dengan kategorisasi, berbentuk pernyataan atau kata-kata. Data kualitatif pada umumnya diperoleh melalui wawancara sehingga bersifat subjektif dan dapat ditafsirkan berbeda oleh masing-masing orang.

Contoh : Guna menambah pengetahuan siswa terhadap ilmu geografi, menurut seorang guru geografi perlu diadakan observasi ke lapangan. Guru tersebut kemudian menanyakan kepada siswa, setuju atau tidak dengan program itu. Jawaban siswa atas pertanyaan itu adalah setuju, setuju, setuju, tidak, … dan seterusnya. Kata setuju dan tidak itulah yang disebut data kualitatif.

Data kuantitatif

Data kuantitatif adalah data hasil pengukuran (observasi) yang berupa kumpulan angka-angka. Data kuantitatif lebih bersifat objektif dan dapat ditafsirkan sama oleh semua orang.

Contoh : Guna menentukan waktu keberangkatan pelaksanaan observasi, guru geografi kembali menanyakan kepada siswa. Jawaban siswa beragam, yaitu pukul 7, 7, 6, 8, 7, … dan seterusnya. Angka 7, 6, dan 8 itulah yang disebut data kuantitatif.

Baca Juga :  Persebaran Flora dan Fauna di Dunia - Ciri, Daerah, Faktor, Penyebab Beserta Hambatannya

Tabel

Tabel adalah sebuah daftar yang berisi data-data, baik kualitatifmaupun kuantitatif. Data tersebut disusun menurut baris, lajur, dan variabel tertentu serta diberi batas, biasanya berupa garis.

Penyusunan data ke dalarn tabel dapat mempermudah seseorang dalam mempelajarinya. Oleh karena itu, cara penyusunan data ke dalam tabel pun bermacam-macam, antara lain sebagai berikut.

Penyusunan Secara Afabetis

Penyusunan data secara alfabetis adalah penyusunan data ke dalarn tabel herdasarkan urutan abjad.

Penyusunan Secara Geografis

Penyusunan data secara geografis adalah penyusunan data ke dalam tabel tertentu, misalnya berdasarkan tata pemerintahan.

Penyusunan Secara Besaran Angka

Penyusunan data secara besaran angka adalah penyusunan data ke dalam tabel berdasarkan besar atau kecilnya nilai angka. Angka dapat disusun dan yang nilainya besar ke yang kecil atau sebaliknya.

Penyusunan Secara Historis

Penyusunan data secara historis adalah penyusunan data ke dalam tabel kronologi atau urutan kejadian atau peristiwa.

Grafik

Grafik adalah garis-garis yang menunjukkan tingkatan atau keadaan naik dan turunnya nila data. Grafik juga merupakan bentuk penyajian data secara visual yang dapat menunjukkan karakteristik data secara lebih jelas dan menarik.

Grafik dapat juga disebut diagram. Jenis-jenis grafik (diagram) yang umum digunakan untuk menampilkan data adalah diagram garis, diagram batang (balok), dan diagram lingkaran.

Diagram Garis

Diagram garis adalah diagram yang menunjukkan data dalam bentuk garis atau kurva. Diagram garis sering juga disebut pola garis.

Sebagai contoh, data produksi jagung di Indonesia pada tabel di bawah mi dapat ditampilkan ke dalam bentuk diagram garis.

Diagram Batang

Diagram batang atau disebut juga histogram adalah diagram yang menunjukkan data dalam bentuk segi empat. Segi-segi empat tersebut dapat digambar secara vertikal atau horizontal dengan diberi jarak sehingga tidak berimpit.

Baca Juga :  20 Cagar Alam Di Indonesia dan Flora Fauna Yang Dilindungi

Diagram Lingkaran

Diagram lingkaran adalah diagram yang menunjukkan data dalam bentuk lingkaran 360°. Luas lingkaran dibagi menjadi beherapa sektor sesuai dengan besarnya nilai data. Membuat diagram lingkaran lebih sulit dibandingkan dengan diagram yang lain karena memerlukan perhitungan yang lebih rumit.

Menampilkan Data ke Dalam Peta

Selain ditampilkan dalam bentuk diagram, data juga dapat ditampilkan dalam bentuk peta sehingga diketahui persebarannya secara geografis. Data yang akan ditampilan ke dalam peta harus dibuat kelompok – kelompok tertentu yang disebut kelas.

Baca Juga :