Udara Sebagai Sumber Daya Alam – Pengertian dan Manfaat Potensi Beserta Contohnya

Posted on

Pengertian dan Manfaat Potensi Beserta Contoh Sumber Daya Udara

Udara Sebagai SDA

Udara merupakan campuran gas yang terdapat di permukaan bumi. Komposisi udara bersih sangat beragam dan satu tempat ke tempat lain di seluruh dunia. Rata-rata persentase gas dalam udara yang bersih dan kering di permukaan bumi adalah mengandung nitrogen sebanyak 78%, oksigen 20,8%, argon 0,9%, karbon dioksida 0,03%, dan gas-gas yang lain sebanyak 0,27%. Gas-gas lain tersebut meliputi helium, neon, krypton, xenon, hidrogen, dan methan.

Udara Sebagai Sumber Daya Alam

Udara termasuk sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan. khususnya manusia. Manusia tidak akan dapat hidup tanpa udara karena udara menjadi unsur yang paling dasar dalam proses pernapasan. Oleh karena itu, udara harus tetap dijaga dan terjadmnya polusi atau pencemaran agar udara tetap bersih dan terjaga kualitasnya. Kualitas udara adalah mutu atau tingkat kebaikan udara menurut sifat-sifat unsur pembentuknya. Tanpa udara yang bersih tidak mungkin diperoleh kehidupan yang sehat.

Pentingnya udara yang bersih masih sering diabaikan oleh setiap orang meskipun untuk mendapatkannya kita tidak perlu mengeluarkan biaya. Hingga saat ini, tinggal udaralah sumber daya alam yang masih bebas untuk memperolehnya. Setiap hari manusia menghirup udara untuk kelangsungan hidupnya. Setiap hari manusia menarik napas dan menghirup udara secara bebas rata-rata 26.000 kali, berkisar antara 18 dan 22 kali dalam setiap menitnya.

Badan kesehatan dunia WHO menyatakan bahwa setiap tahun sekitar 3 juta orang yang meninggal adalah akibat polusi (pencemaran) udara atau 5% dari 55 juta orang yang meninggal setiap tahun di dunia.

Baca Juga :  Tenaga Geologi (Endogen dan Tektonis) : Pengertian, Macam, Jenis dan Prosesnya Lengkap

Secara umum terdapat dua sumber pencemaran udara, yaitu pencemaran akibat sumber alamiah (natural sources) dan akibat kegiatan manusia (anthropogertiksources). Contoh sumber alamiah pencemaran udara adalah letusan gunung berapi. sedangkan contoh kegiatan manusia sebagai sumber pencemaran udara adalah kegiatan transportasi dan industri. Namun, yang paling berperan dalam terciptanya pencemaran udara adalah kegiatan manusia. Sementara itu, zat utama pencema udara yang berasal dan kegiatan manusia yang dikenal di seluruh dunia ada enam jenis, yaitu karbon monoksida (CO), oksida sulfat (SOy), oksida nitrogen (NO,). partikulat, hidrokarbon (He), dan oksida fotokimia (Os), termasuk ozon.

Sekitar 70% pencemaran udara yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh emis: kendaraan bermotor. Kendaraan bermotor mengeluarkan zat-zat berbahaya yang dapat menimbulkan dampak negatif, baik terhadap manusia maupun terhadap lingkungan. Zat-zat tersebut antara lain timbal/timah hitam (Pb), oksida nitrogen (NO), hidrokarbon (HC), karbon monoksida (CO), dan oksida fotokimia (Os).

Pencemaran udara yang ber-asal dan kegiatan pembakaran bahan bakar fosil yang meliputi gas bumi, minyak bumi, dan batu bara dapat mengakibatkan terjadinya hujan asam. Pembakaran menghasilkan gas oksida belerang dan oksida nitrogen. Kedua gas tersebut di udara mengalami reaksi kimia dan berubah menjadi asam. Gas oksida belerang menjadi asam sulfat, sedangkan oksida nitrogen menjadi asam nitrat. Asam yang langsung mengenal bumi disebut deposisi kering dan asam yang terbawa hujan dan turun ke bumi disebut deposisi basah. Kedua deposisi tersebut selanjutnya disebut sebagai hujan asam. Hujan asam antara lain dapat mengakibatkan terjadinya kematian berbagai organisme air sungai dan danau, kerusakan hutan, dan kerusakan bangunan.

Penurunan kualitas udara terjadi setelah melalul serangkaian tahapan, yaitu emisi gas yang dikeluarkan oleh sumber emisi, penyebaran dan pemaparan.

Baca Juga :  Pengertian Sumber Daya Mineral di indonesia dan Fungsinya

Baca Juga :