Pengertian, Cara dan Contoh Menyunting Karangan Terlengkap

Posted on

Pengertian, Cara dan Contoh Menyunting Karangan Terlengkap

Pedoman Penyuntingan

Tahukah kamu perihal menyunting sebuah karya tulis atau karangan? Ya, benar. Menyunting karangan merupakan proses perbaikan dan pembenahan karangan, baik dan segi isi maupun ejaan. Penyuntingan diharapkan agar sebuah karya tulis menjadi lebih baik dan mudah dibaca serta dipahami.

Menyunting Karangan

Beberapa hal yang mesti diketahui dalam proses penyuntingan adalah sebagai berikut.

Menyunting Penulisan Ejaan

Penyuntingan penulisan ejaan meliputi pemakaian huruf (penulisan huruf kapital, penulisan huruf cetak miring), penulisan kata (kata dasar, kata bentukan, kata ulang, gabungan kata, kata ganti, kata depan, partikel, singkatan, akronim), penulisan angka dan lambang bilangan, penulisan unsur serapan, pemakaian tanda baca.

Menyunting Tanda Baca

Kesalahan penggunaan tanda baca sering dilakukan oleh penulis terutama penulis pemula. Penyuntingan tanda baca meliputi pemakaian tanda titik, koma, titik dua, titik koma, tanda hubung, tanda kurung, tanda kurung siku, tanda pisah, tanda tanya, tanda seru, tanda petik dua, tanda petik satu. Penjelasan mengenai pemakaian tanda baca ini dapat dilihat pada Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan.

Menyunting Pilihan Kata

Tulisan dapat dianggap kurang balk jika pilihan katanya kurang tepat. Pilihan kata sangat berkaitan dengan makna. Pilihan kata yang tepat dan sesuai akan membantu pembaca dengan cepat memahami gagasan penulis. Kata-kata yang memiliki kesamaan makna dalam konteks tertentu akan menimbulkan makna yang berbeda. Di sinilah pentingnya pemilihan kata yang tepat bagi penulis dalam menyampaikan ceritanya.

Menyunting Ketidak efektifan Kalimat

Kalimat merupakan perwujudan utama dalam pemakalan bahasa. Dalam berbahasa baik lisan maupun tertulis, seseorang tidak menggunakan kata-kata secara lepas, tetapi kata-kata itu dirangkai menjadi kalimat. Kata-kata yang dirangkai menjadi kalimat dapat dikatakan efektif apabila kalimat itu menyatakan gagasan secara logis. Kalimat itu bermakna tunggal, kalimat itu menggunakan kata yang konseptual, lugas, dan baku, kalimat itu gramatikal, kalimat tidak rancu, kalimat itu tidak menggunakan kata-kata yang mubazir, kalimat itu ditulis dengan tata tulis yang benar.

READ  Sumber Daya Alam - Pengertian dan Pembagian Jenisnya Lengkap

Menyunting Kepaduan Paragraf

Padu atau tidaknya sebuah paragraf dapat disebabkan oleh ada atau tidaknya kalimat yang tidak diperlukan atau kalimat sumbang yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan paragraf. Sebuah paragraf dikatakan padu apabila gagasannya utuh, serta paparan paragraf lengkap.

Menyunting Kebulatan Wacana

Kebulatan wacana dapat dilihat dan keseluruhan kanangan. Adakah paragraf dalam karangan itu yang tidak sejalan dengan gagasan secana keseluruhan dalam karangan. Jika ada, paragraf itu harus disunting dengan menghilangkan atau dengan memperbaiki sesuai dengan gagasan keseluruhan karangan.