Pemanfaatan Sumber Daya Alam dalam Bidang Pertanian dan Perkebunan

Posted on

Pemanfaatan Sumber Daya Alam dalam Bidang Pertanian dan Perkebunan

Pemanfaatan Sumber Daya Alam

Manusia berbeda dengan makhluk-makhluk lam karena memiliki kemampuan dalam mengolah dan mempergunakan berbagai SDA. Seperti telah dijelaskan di depan bahwa manusia mengolah dan mempergunakan SDA tersebut untuk kepentingan hidup dan peradabannya.

Pemanfaatan Sumber Daya Alam dalam Bidang Pertanian dan Perkebunan

Berbagai cara dilakukan manusia dalam rangka eksplorasi, eksploitasi, dan budi daya segala macam SDA. Kegiatan yang umum dilakukan manusia dalam rangka pamanfaatan SDA antara lain melalui kegiatan pertanian, peternakan, perikanan dan pertambangan.

Pertanian

Pertanian adalah segala kegiatan yang berhubungan dengan bercocok tanam atau kegiatan mengolah lahan untuk tanam-menanam, khususnya tanaman pangar. Pertanian merupakan proses dalam meghasilkan bahan pangan dan ternak dengan memanfaatkan sumber daya alam tumbuhan dan hewan. Namun, pada umumnya pertanian hanya dianggap sebagai kegiatan bercocok tanam padi karena hasil utama pertanian adalah padi. Di Indonesia daerah penanaman pada terutama terdapat di Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi dan Lombok.

Di Indonesia sampai sekarang dikenal enam sistem pertanian, yaitu sistem ladang, sistem tegal pekarangan, sistem sawah, dan sistem perkebunam

  • Sistem ladang merupakan sistem pertanian yang paling tradisional (primitif). Sistem ladang merupakan peralihan dan dan tahap budaya pengumpul ke tahap budaya penanam. Di dalam sistem ini pengolahan tanahnya sangat minim (terbatas) dan produktivitas bergantung pada ketersediaan lapisan humus yang ada. Sistem mi pada umumnya terdapat di daerah yang penduduknya sedikit, sedangkan ketersediaan lahannya tidak terbatas. Tanaman yang diusahakan dalam sistem ini pada umumnya tanaman pangan dan jenis padi, jagung, atau umbi-umbian.
  • Sistem tegal pekarangan berkembarig di lahan-lahan kering yang jauh dan sumber air. Sistem ini diusahakan orang setelah mereka menetap dalam waktu yang lama di wilayah tersebut, tetapi tmgkat pengusahaannya rendah. Pengelolaan sistem tegal pekarangan jarang menggunakan tenaga yang intensif dan jarang ada yang menggunakan tenaga hewan. Tanaman yang umum diusahakan pada pertanian sistem tegal terutama tanaman yang tahan terhadap kekeringan.
  • Sistem sawah merupakan teknik budi daya yang modern, khususnya dalam pengolahan dan pengelolaan tanah dan air sehingga tercapai stabilitas lingkungan yang tinggi. Oleh karena itu, kesuburan tanah dapat dipertahankan. Sistem pertanian ini didukung dengari pola pengairan dan drainase yang baik. Pertanian sistem sawah merupakan potensi yang besar untuk produksi pangan, baik padi maupun palawija. Namun, sistem pertanian sawah ternyata tidak hanya untuk tanaman padi atau palawija karena beberapa daerah juga menggunakan sistem sawah untuk mengusahakan tanaman tebu dan tembakau.
  • Sistem perkebunan merupakan budi daya tanaman musiman. Sistem ini makin berkembang karena diusahakan dengan onentasi ekspor. Sistem pertanian ini dulunya banyak dikelola oleh rakyat atau perkebunan besar swasta dan asing, tetapi sekarang kebanyakan menjadi perusahaan negara. Tanaman yang diusahakan dalam sistem pertanian ini antara lain karet, kopi, teh, dan cokelat.
READ  [TRIK CERPEN] Rahasia Menulis Cerpen Dari Penulis Legendaris

Baca Juga :