Konsolidasi : Pengertian, Ciri, Dan Contoh Perusahaannya Lengkap

Konsolidasi : Pengertian, Ciri, Dan Contoh Perusahaannya Lengkap

Arti Konsolidasi – Pada umumnya pengertian konsolidasi adalah suatu tindakan atau upaya yang dilakukan untuk menyatukan, memperkuat, dan memperteguh hubungan antara dua kelompok atau lebih. Yang kemudian terbentuklah persatuan yang kuat.

Konsolidasi

Tujuan dari konsolidasi ini adalah untuk menyatukan setiap elemen yang mempunyai kesamaan tertentu, contohnya asal daerah, agama, atau kelompok yang mempunyai tujuan yang sama. Istikah konsolidasi banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, contohnya dalam bidang sosial, bisnis, akuntansi, dan lainnya.

Berikut ini penggunaan konsolidasi dalam beberapa bidang :

  1. Konsolidasi dalam bisnis. Adalah peleburan dua atau lebih perusahaan menjadi perusahaan yang baru. Yang dimana perusahaaan itu mengambil alih semua hak dan kewajiban dari setiap perusahaan yang disatukan tersebut.
  2. Konsolidasi dalam akuntansi. Adalah penggabungan dari semua aset, ekuitas, kewajiban, dan akun operasional dari suatu perusahaan induk dan perusahaan anak ke dalam satu bentuk laporan keuangan.
  3. Konsolidasi dalam sosiologi. Adalah bentuk penguatan keanggotaan masyarakat di dalam kelompok sosial yang terdiri dari beragam elemen misalnya agama, suku, status sosial, gender, dan lainnya.

Inti dari pengertian konsolidasi ini adalah kegiatan yang dilakukan untuk memperteguh, memperkuat, mempersatukan atau menghubungkan beberapa hal menjadi satu.

Pengertian Konsolidasi Menurut Para Ahli

  1. Pengertian konsolidasi menurut Roman Nurbawa adalah pembubaran dua atau lebih perusahaan, lalu digantikan dengan perusahaan yang baru yang secara finansial mengambil alih seluruh aset yang dimiliki oleh perusahaan yang dibubarkan itu.
  2. Pengertian konsolidasi menurut Rudi Prasetya adalah pembubaran dua atau lebih perusahaan yang menggantinya dengan satu perusahaan yang baru. Setiap perusahaan yang dibubarkan ini dilebur menjadi satu perusahaan.
  3. Pengertian konsolidasi menurut Aliminsyah adalah penggabungan usaha antara dua perusahaan atau lebih, yang dimana dalam meneruskan kegiatan usaha gabungan yang dibentuk perusahaan baru dan seluruh perusahaan yang bergabung menghentikan kegiatannya.
  4. Pengertian konsolidasi menurut KBBI adalah meleburnya dua perusahaan atau lebih menjadi satu perusahaan menjadi satu perusahaan dengan visi yang sama.
  5. Pengertian konsolidasi menurut Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 1999 adalah penggabungan dua bank atau lebih dengan cara mendirikan bank yang baru, dan membubarkan bank lama tanpa harus melakukan likuidasi dahulu.
Baca Juga :  Mengenal Strategi Paket Bundling, Jualan Konsep “Paketan” Lengkap

Ciri-Ciri Konsolidasi

Konsolidasi memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dengan proses penggabungan perusahaan dengan cara yang lainnya. Berikut ciri dari konsolidasi :

  1. Terjadinya peleburan atau penggabungan dua perusahaan atau lebih dengan membentuk perusahaan yang baru.
  2. Setiap perusahaan yang lama yang dileburkan akan dibubarkan tanpa melalui proses likuidasi.
  3. Perusahaan baru hasil peleburan dari beberapa perusahaan harus mempunyai status badan hukum yang juga baru.
  4. Rancangan kosolidasi serta konsep akta konsolidasi harus disetujui oleh RUPS pada setiap perseroan.
  5. Semua aktiva dan pasiva pada perusahaan digabung dengan cara otomatis dan akan beralih ke perusahaan yang baru.
  6. Konsep akta konsolidasi yang sudah disetujui oleh RUPS akan dituangkan ke akta konsolidasi yang dibuat di hadapan notaris dalam bahasa Indonesia.
  7. Perusahaan yang baru hasil konsolidasi akan mempunyai status badan hukum di tanggal diterbitkannya keputusan dari Menkumham mengenai perusahaan yang meleburkan diri tanpa proses likuidasi.

Contoh Perusahaan Konsolidasi

Kesimpulannya pengertian konsolidasi ini adalah dua perusahaan atau lebih, yang bergabung bubar demi hukum, yang sebagai gantinya dibentuklah perusahaan baru. Walaupun secara keuangan perusahaan tersebut mengambil alih aset akan hak dan kewajiban dari perusahaan yang dibubarkan.

Berikut ini contoh perusahaan yang mengalami konsolidasi :

  1. Bank Mandiri. Adalah hasil konsolidasi dari Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim), Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo).
  2. Smartfren. Adalah hasil konsolidasi dari PT. Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8), PT. Smart Telecom (Smart).
  3. Indonesian Professional Reinsurer (IPR), adalah hasil konsolidasi dari PT. Reasuransi Internasional Indonesia (Reindo), PT. Reasuransi Nasional Indonesia (Nas Re), PT. Tugu Reasuransi Indonesia (Tugu Re), dan PT. Maskapai Reasuransi Indonesia (Marein).
Baca Juga :  30 Pengertian Kewirausahaan Menurut Para Ahli Lengkap

Demikian penjelasan lengkap mengenai konsolidasi yang meliputi pengertian, ciri dan contoh perusahaannya. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda.

Baca juga :

 

Konsolidasi : Pengertian, Ciri, Dan Contoh Perusahaannya Lengkap | yurissa icha | 4.5