5 Karakteristik Negara Berkembang (Maju) Menurut Bank Dunia

Posted on

5 Karakteristik Negara Berkembang (Maju) Menurut Bank Dunia

NEGARA MAJU

Konsep dasar pembelajaran geografi menyangkut lokasi di muka bumi pada hakikatnya mempelajari unsur-unsur diantaranya lokasi dan tempat. interaksi manusia dengan lingkungannya, pergerakan/ mobilitas serta wilayah/regions. Unsur-unsur ini, bila ditinjau dan kompleksitas ketatanegaraan dan perkembangan suatu negara, maka dapat kita bedakan menjadi dua kelompok yaitu kelompok negara-negara maju dan kelompok negara-negara berkembang.

Karakteristik Negara Berkembang

Menurut Bank Dunia (2005), karakteristik negara-negara maju adalah sebagai berikut.

  • Sebagian besar tatanan kehidupan sosial, politik dan ekonomi yang relatif
  • Perekonomian negara biasanya banyak bergantung pada sektor jasa, pelayanan dan industri manufaktur.
  • Tingkat kelahiran bayi/pertambahan penduduk rendah.
  • Secara umum penduduknya berpendidkan tinggi/memadai.
  • Tingkat kesehatan & harapan hidup relatif tlnggl bagi warga negaranya.

Negara-Negara Maju G8

Negara-negara maju (developed countries) biasanya identik dengan kemajuan pembangunan bidang-bidang ekonomi, pemerintahan yang stabil, kesehatan dan pendidikan yang memadai serta banyak fasilitas kehidupan lainnya yang serba gemerlap dan glamour.

Negara-negara yang menyandang label negara maju pun biasanya terpatri hanya pada kawasan benua Amerika bagian Utara, Australia, Eropa Barat dan hanya sebagian kecil Asia. Dan karena luasnya cakupan pembahasan kelompok negara-negara maju di dunia, maka intisari materi pada bahasan ini lebih terfokus pada kelompok negara delapan (Group of Eight -G8) yang notabene adalah “pelaku-pelaku” ekonomi penting dunia, baik yang “bermain” dalam kancah regional maupun global.

Beberapa negara maju yang menonjol perannya di dunia antara lain adalah Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Perancis, Italia, Jerman dan Jepang serta Russia. Kedelapan negara ini dikenal sebagai Kelompok 8 (singkatan dan Group of Eight; Kelompok Delapan); adalah koalisi delapan negara termaju di dunia. Belakangan, Uni Eropa, sebagai salah satu kelembagaan multi negara di Eropa memperkuat koalisi G8.

READ  8 Pola dan Bentuk Persebaran Desa Beserta Gambarnya Lengkap

Peristiwa terpenting dalam G8 adalah pertemuan ekonomi dan politik tahunan yang dihadiri para kepala negara dan pejabat-pejabat internasional, meski selain itu masih ada pertemuan-pertemuan dan penelitian-penelitian kebijakan lainnya yang Iebih kecil.

G8 sendiri berakar dan krisis minyak tahun 1973 dan resesi dunia yang terjadi selanjutnya. Masalah—masalah mi membuat Amerika Serikat mendirikan kelompok bernama Library Group, sebuah perkumpulan para pejabat keuangan senior dan Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang untuk mendiskusikan masalah-masalah ekonomi.

Pada 1975, Presiden Perancis Valery Giscard d’Estaing mengundang para kepala negara enam negara demokratls besar yang maju ke pertemuan G6 yang pertama di Rambouillet dan menawarkan ide untuk adanya pertemuan tetap. Para peserta setuju terhadap rencana pertemuan tahunan dengan jabatan kepresidenan kelompok tersebut yang bergilir, dan mendirikan apa yang dinamakan G6 (Kelompok Enam) yang terdiri dan Perancis, Jerman, Italla, Jepang, Amerika Serikat, dan Britania Raya. Dalam perkembangannya di tahun 1976, pertemuan kedua di Puerto Riko, G6 menjadi G7 dengan masuknya Kanada.

Setelah berakhirnya Perang Dingin, pada 1991 Rusia (saat Itu masih Uni Soviet) mulai bertemu dengan G7 setelah pertemuan utama. Sejak pertemuan tahun 1998 di Birmingham, Rusia diizinkan untuk turut serta lebih banyak, menandai terciptanya G8. Meskipun begitu, Rusia tidak mengikuti pertemuan untuk para menteri keuangan karena negara tersebut masih bukan merupakan kekuatan ekonomi yang besar.

G8 tidak didukung oleh pemerintahan transnegara, berbeda dan organisasi-organisasi seperti PBB atau Bank Dunia. Jabatan presiden G8 digilirkan antar negara-negara anggota setiap tahun, dengan masa bakti yang dimulai pada 1 Januari. Pertemuan para menteri yang berasal dan bidang-bidang seperti kesehatan, penegakan hukum, dan tenaga kerja mendiskusikan masalah-masalah yang menjadi kekhawatiran antara negara anggota atau dunia. Dan seluruh pertemuan para menteri, yang paling terkenal adalah G7. yang membicarakan masalah keuangan.

READ  Struktur Tulisan Resensi Buku Yang Benar Dan Lengkap

Negara kita kalau mau belajar dan selalu bercermin dan kemajuan negara-negara maju, maka beberapa point penting yang mesti kita kuasai diantaranya adalah aspek-aspek sumber daya manusia berkualitas sebagai modal utama, teknologi maju bidang industri, struktur organisasi perusahaan maupun pemerintahan yang fleksibel namun tangguh, penggunaan dan pengelolaan sumber daya alam yang profesional, pengelolaan sumber daya secara efisien dan berkesinambungan, penguasaan pasar dan potensinya, serta adanya kerjasama multi pihak (pemerintah-pengusaha-masyarakat): yang kesemuanya bermuara pada tujuan peningkatan pendapatan nasional, tentunya dengan dukungan penuh penegakkan hukum, transparansi, partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat serta pertanggungan jawab pengelola usaha maupun pemerintahan kepada publik secara benar.

Salah satu indikasi kemajuan pembangunan di negara maju adalah sektor ekonomi, keuangan dan moneter.

Negara Berkembang

Menurut Bank Dunia (2005), karakteristik negara-negara berkembang adalah:

  • hampir (selalu) adalah negara-negara miskin;
  • hampir (semuanya) adalah negara-negara bekas jajahan bangsa Eropa;
  • memiliki hutang;
  • pendapatan negaranya kebanyakan dan sumber ekspor hasil-hasil pertanlan dan sumber daya alam lain;
  • memiliki daya ekspektasi Indeks Pembangunan Maflusia (1PM) yang rendah.

Negara-negara berkembang

Negara—negara berkembang (developing countries) biasanya identik dengan keterbelakangan dan kemiskinan penduduknya, atau “perilaku” tata pemerintahan yang tidak selalu mapan, walau tidak semua. Kelompok negara- negara ini sangat banyak jumlahnya dan tersebar di hampir seluruh dunia. Namun kebanyakan kelompok negara mi berada di benua-benua Afrika,sebagian besar Asia, Amerika Latin, dan sebagian lainnya di Eropa Timur.

Baca Juga :