3 Jenis Banjir dan Pengertiannya Menurut Para Ahli Lengkap

3 Jenis Banjir – Pengertian, Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasinya Lengkap

Pengertian, Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasi Banjir

BANJIR

Banjir adalah peristiwa tergenangnya daratan, yang biasanya kering, oleh air yang berasal dan sumber-sumber air di sekitar daratan. Sumber-sumber air tersebut antara lain sungai, danau, dan laut. Genangan yang ditimbulkan oleh sumber-sumber air tersebut sifatnya tidak permanen.

Cara Mengatasi Banjir

Banjir terjadi karena sumber-sumber air tersebut tidak mampu lagi menampung banyaknya air, baik air hujan, saiju yang mencair, maupun air pasang sehingga air meluap melampaui batas-batas sumber air. Air yang meluap tersebut juga tidak mampu diserap oleh daratan di sekitarnya sehingga daratan menjadi tergenang. Hujan yang sangat deras dan dalam waktu yang lama merupakan penyebab terjadinya banjir yang umum terjadi di seluruh dunia.
Hujan yang sangat deras di daerah hulu sungai dapat menyebabkan terjadinya banjir bandang. banjir bandang adalah banjir besar yang datang secara tiba-tiba dan mengalir deras sehingga menghanyutkan benda-benda besar, misalnya batu dan kayu.
Ada tiga jenis banjir yang umum terjadi, yaitu banjir sungai, banjir danau, dan banjir laut.

Banjir sungai

Banjir sungai umumnya terjadi secara berkala. Meluapnya sungai dapat terjadi karena hujan lebat atau mencairnya es atau salju di daerah hulu. Di Indonesia banjir sungai terjadi pada saat musim hujan.

Banjir danau

Air danau dapat meluap ke daratan di sekitarnya antara lain karena badai atau angin yang sangat besar. Setelah badai berhenti, air danau masih dapat bergerak secara mendadak ke satu arah kemudian ke arah yang lain. Banjir danau juga dapat terjadi karena bendungan jebol.

Baca Juga :  6 Lapisan Atmosfer : Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya Lengkap

Banjir pasang

Banjir pasang dapat terjadi antara lain karena angin topan, letusan gunung berapi, dan gempa bumi. Gelombang pasang akibat gempa bumi dikenal dengan istilah Tsunami. Contoh terjadinya banjir pasang adalah sebagai berikut.

  • Siklon dan gelombang pasang di teluk Bengala pada tahun 1970 menewaskan 266.000 orang di Bangladesh.
  • Letusan gunung berapi Krakatau pada tahun 1883 menimbulkan gelombang pasang setitinggi 12 m di atas permukaan laut normal.

Penyebab Terjadinya Banjir

Hujan, salju yang mencair, dan air pasang merupakan penyebab terjadinya banjir. Namun, terdapat faktor-faktor lain yang juga berperan sehingga terjadi banjir, antara lain sebagai berikut.

  • Penebangan hutan di sekitar DAS bagian hulu sehingga tidak ada penutup lahan yang dapat menahan aliran air.
  • Perubahan penggunaan lahan di sekitar DAS secara sembarangan.
  • Tertutupnya aliran sungai, baik oleh sampah maupun sedimentasi.
  • Pembuatan saluran air atau sistem pembuangan air yang tidak efektif.

Dampak Terjadinya Banjir

Banjir merupakan bencana alam yang selalu merugikan kehidupan. Namun, banjir juga dapat menguntungkan bagi lingkungan. Oleh karena itu, banjir memberikan dampak positif dan dampak negatif bagi manusia dan lingkungannya.

  • Dampak positif, yaitu menyuburkan tanab di daerah sepanjang aliran karena banjir mengangkut tanah yang subur dan hulu.
  • Dampak negatif.
  • Menghanyutkan tanaman dan lapisan humus tanah.
  • Merusak rumah dan harta benda yang lain.
  • Menggenangi daerah pertanian.
  • Memutus hubungan transportasi sehingga daerahnya menjadi terisolasi.
  • Persediaan air bersih menjadi berkurang.
  • Aliran dan genangan banjir dapat menyebarkan penyakit.

Usaha Mengurangi Risiko Terjadinya Banjir

Karena banjir merupakan bencana alam, tidak mungkin fenomena tersebut dicegah oleh manusia. namun, manusia dapat meakukan upaya-upaya tertentu untuk mengurangi risiko yang diakibatkan oleh banjir. Upaya-upaya tersebut antara lain sebagai berikut.

  • Tidak melakukan penebangan hutan di DAS bagian hulu.
  • Melalcukan reboisasi di DAS bagian hulu.
  • Membuat saluran air atau sistem pembuangan air yang efektif.
  • Melakukan pengerukan sedimen di daerah hilir.
  • Tidak membuang sampah ke saluran-saluran air.
Baca Juga :  6 Teori Kabut (Nebula) - Pengertian dan Proses Terbentuknya Bumi Lengkap

Baca Juga :