Intonasi, Artikulasi, Dan Volume Dalam Pidato

Posted on

INTONASI, ARTIKULASI, DAN VOLUME DALAM PIDATO

Persiapan dalam Pidato

Berpidato tidaklah mudah. Rasa grogi atau demam panggung sering kali terjadi. Karena itu, sebelum berpidato, kita memerlukan persiapan- persiapan. Persiapan itu dapat berupa memahami langkah-langkah pidato atau mengetahui syarat-syarat pidato yang baik.
Intonasi, Artikulasi, Dan Volume Dalam Pidato
Pidato yang baik harus memenuhi unsur-unsur berikut ini.

  • Adanya pokok masalah (isi) yang diuraikan.
  • Pandai dalam menyajikan isi yang disampaikan.
  • Uraian mengandung pengetahuan.
  • Ada tujuan yang ingin dibicarakan.

Langkah-Iangkah sebelum berpidato yang harus diperhatikan sebagai berikut.

  • Menyusun pokok-pokok pikiran sesuai dengan tema.
  • Merumuskan pokok-pokok pikiran yang telah disusun menjadi kalimat pokok.
  • Menyusun kerangka pidato/ceramah/khotbah.
  • Menulis teks pidato/ceramah/khotbah secara Iengkap dengan didasari sumber bacaan untuk mendukung kebenaran teks.
  • Pemahaman dan penghayatan materi teks.
  • Latihan berpidato/berceramah/berkhotbah.
  • Menyarnpaikan pidato berdasarkan kerangka yang telah disusun.

Penampilan Pidato

Ketika berpidato suara mesti keras dan jelas. Beberapa hal lain yang mesti diperhatikan saat berpidato adalah sebagai berikut.

  • Memandang hadirin sebelum berpidato untuk menjalin suasana berkomunikasi.
  • Memandang hadirin saat berpidato meskipun sesaat. Pandangan tidak tertuju pada satu arah. Jika menggunakan teks, tidak membaca teks tersebut tanpa memerhatikan hadirin.
  • Menyampaikan pidato sesuai dengan suasanaatau isi pidato, misalnyasedih, gembira, duka, semangat, dan sebagainya.
  • Menggunakan irama penyampaian yang variatif agar tidak monoton dan menjenuhkan.
  • Mengupayakan agar sesuatu yang disampaikan dapat diterima dengan jelas oleh hadirin. Upaya ini dapat dilakukan dengan volume suara, artikulasi, dan intonasi yang tepat serta bahasa yang komunikatif.
  • Bersikap dengan sopan dan simpatik.
READ  Proses Pembentukan Tanah : Pengertian, Komponen, fase dan Faktornya Lengkap