Contoh Surat Jual Beli Tanah Pribadi

Posted on

Contoh Surat Jual Beli Tanah Pribadi

Surat Jual Beli Tanah Pribadi – Ketika anda ingin menjual sebidang tanah, tentu anda membutuhkan surat perjanjian jual beli tanah yang resmi. Seperti contoh Surat Jual Beli Tanah Pribadi di bawah ini, yang dibuat dengan baik dan benar. Contoh surat tersebut dapat dijadikan bahan acuan anda, dalam membuat surat jual beli resmi.

Dalam membuat surat jual beli tanah, tentu ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan. Yaitu isi surat harus mengacu pada perundang-undangan yang ada, agar surat tersebut sah secara hukum. Sehingga surat tersebut juga dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.

Cara Membuat Surat Jual Beli Tanah Pribadi

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI

 

Yang bertanda tangan di bawah ini :

 

Nama                    : Murni Eka Putri

TTL                         : Jakarta 18 Januari 1980

Alamat                  : Jl Kediri No 34 Jakarta Barat

Pekerjaan           : Manager PT Surya Putra Jakarta

Selanjutnya disebut sebagai pihak pertama.

 

Nama                    : Ahmad Fajar

TTL                         : Cirebon 12 Agustus 1960

Alamat                  : Perumahan Indah Lestari Blok K2 No 22 Jakarta Pusat

Pekerjaan           : Pengusaha

Selanjutnya disebut sebagai pihak kedua.

 

Di hari Senin tanggal 10 Oktober 2016 pihak pertama telah menyatakan dan mengikat diri, untuk menjual sebidang tanah pribadi pada pihak kedua. Pihak kedua juga berjanji untuk menyatakan dan mengikatkan diri dalam membeli sebidang tanah dari pihak pertama.

“Sebidang tanah dengan sertifikat hak milik atas nama Murni Eka Putri yang diuraikan dalam nomor sertifikat tanah SHM03/BN/2786/2016“

Baca Juga :  Contoh Surat Jual Beli Tanah

Yang bertempat di Jl Kemuning Utara II No 34 Jakarta Pusat, dengan ukuran panjang 50 m2 dan lebar 50 m2. Dengan luas tanah 200 m2. Yang selanjutnya disebut dengan tanah.

Kedua belah pihak sudah sepakat untuk mengadakan ikatan perjanjian jual beli yang dimana syarat dan ketentuannya telah tertuang di dalam 9 pasal, seperti di bawah ini :

Pasal 1

HARGA DAN CARA PEMBAYARAN

Jual beli tanah ini telah dilakukan dan disetujui oleh kedua belah pihak, dengan harga per meternya sekitar Rp.1000.000,- (satu juta rupiah). Dengan harga keseluruhan tanah tersebut yaitu Rp.200.000.000,- (dua ratus juta rupiah). Yang akan dibayarkan oleh pihak kedua secara tunai, paling lambat tanggal 15 Oktober 2016 setelah surat ini ditandatangani kedua belah pihak.

 

Pasal 2

JAMINAN DAN SAKSI

Pihak pertama telah menjamin bahwa tanah yang ia jual adalah hak milik pribadi sepenuhnya, dan tidak ada pihak manapun yang memiliki hak atas tanah itu. Tanah tersebut juga bebas dari sitaan, tidak sedang terkait dengan sengketa atau perkara tertentu, hak kepemilikannya tidak sedang dipindahkan atau sedang dijaminkan pada pihak manapun, dan tidak sedang dijual pada pihak manapun. Jaminan dari pihak pertama ini diperkuat dengan dua orang yang ikut menandatangani surat perjanjian ini, sebagai saksi yang diantaranya adalah :

 

Nama    : Nimas Dewantari

TTL         : Jakarta 1 Mei 1982

Alamat  : Jl Sumber sari V No 6 Jakarta Barat

Pekerjaan : Karyawan Bank

No KTP : 2738382919

Hubungan Kekerabatan : Adik kandung dari pihak pertama

Selanjutnya disebut sebagai saksi I.

 

Nama    : Marwan Muhamad

TTL         : Jakarta 9 Februari 1977

Alamat : Jl Kediri No 34 Jakarta Barat

Pekerjaan : Pengusaha

No KTP : 82827838382

Hubungan Kekerabatan : Sepupu dari pihak kedua

Baca Juga :  Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Berbagai Hal "Lengkap Dengan Pasal"

Selanjutnya disebut sebagai saksi II.

 

Pasal 3

PENYERAHAN TANAH

Pihak pertama juga berjanji untuk mengikatkan diri dalam menyerahkan sertifikat tanah pada pihak kedua, paling lambat tanggal 15 Oktober 2016. Setelah pihak kedua melunasi seluruh pembayaran tanah tersebut.

 

Pasal 4

STATUS KEPEMILIKAN

Sejak ditandatanganinya surat perjanjian jual beli ini maka tanah beserta segala keuntungan dan kerugiannya, telah beralih dari pihak pertama ke pihak kedua. Sehingga hak kepemilikan tanah menjadi sepenuhnya hak milik pihak kedua.

 

Pasal 5

BALIK NAMA KEPEMILIKAN TANAH

Pihak pertama wajib membantu pihak kedua mengenai proses balik nama dan kepemilikan atas tanah tersebut, dalam mengurus segala hal yang menyangkut beberapa instansi terkait, dan memberi keterangan serta menandatangani beberapa surat yang berkaitan. Dan juga melakukan segala hak yang terkait balik nama dan perpindahan kepemilikan, dari pihak pertama ke pihak kedua. Segala biaya yang berhubungan dengan balik nama akan dibebankan sepenuhnya pada pihak kedua.

 

Pasal 6

PAJAK, IURAN DAN PUNGUTAN

Kedua belah pihak sudah sepakat bahwa segala macam pajak, iuran, dan juga pungutan uang yang berhubungan dengan tanah di atas :

  • Sejak sebelum ditandatanganinya perjanjian ini masih menjadi kewajiban dan tanggung jawab dari pihak pertama.
  • Setelah ditandatangani surat perjanjian ini maka menjadi kewajiban dan tanggung jawab dari pihak kedua.

 

Pasal 7

MASA BERLAKUNYA PERJANJIAN

Perjanjian ini tidak akan berakhir karena meninggalnya pihak pertama, atau karena sebab apapun. Bila keadaannya demikian maka para ahli waris atau pengganti dari pihak pertama, wajib menaati seluruh ketentuan yang tertulis di dalam perjanjian ini. Pihak pertama pun mengikatkan diri untuk melakukan segala hal yang harus dilakukan untuk melaksanakan ketentuan tersebut.

Baca Juga :  Download Contoh Surat Perjanjian Kerja Sama Investasi

 

Pasal 8

HAL LAINNYA

Hal-hal yang belum tercantum di dalam perjanjian ini, akan dibicarakan dan juga diselesaikan dengan kekeluargaan. Dengan jalan musyawarah untuk mufakat, oleh kedua belah pihak.

 

Pasal 9

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Jika terjadi perselisihan diantara kedua belah pihak, maka akan diselesaikan dengan cara kekeluargaan dan tidak akan dibawa ke ranah hukum. Tetapi jika belum ada titik temu, maka akan diselesaikan di pengadilan negeri.

 

Demikianlah surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak di Jakarta, tanggal 15 Oktober 2016. Dalam keadaan sadar dan tak ada paksaan dari pihak manapun.

 

PIHAK PERTAMA                                                                                                                              PIHAK KEDUA

 

 

Murni Eka Putri                                                                                                                                 Ahmad Fajar

 

 

SAKSI PERTAMA                                                                                                                                               SAKSI KEDUA

 

 

Nimas Dewantari                                                                                                                             Marwan Muhamad

 

Demikian contoh surat jual beli tanah pribadi yang dibuat dengan baik dan benar. Semoga membantu.

Baca Juga :