Cara Membuat Esai yang Baik dan Contoh Karangan Esai Lengkap

Posted on

Cara Membuat Esai yang Baik dan Contoh Karangan Esai

Masalah yang diangkat atau dijadikan objek pembahasan dalam esai dapat terkait dengan masalah sastra dan dapat juga masalah nonsastra.

Cara Membuat Esai yang Baik dan Contoh Karangan Esai Lengkap

Sebelum membuat tulisan esai, penulis perlu menyiapkan din dengan sudut pandang yang digunakan untuk membahas permasalahan yang diangkat. Dengan kata lain, penguasaan teori, pengetahuan tentang masalah, dan pemahaman berbagai pendapat (pemikiran) mengenai masalah yang diangkat perlu dilakukan. Melalui berbagai hal tersebut, penulis dapat menyajikan esai secara meyakinkan terhadap pembacanya.

Struktur Esai

Sebuah tulisan atau karangan memiliki tubuh karangan. Tubuh karangan tersebut terdiri atas tiga bagian, yaitu

  • pembuka,
  • isi, dan
  • Penutup

Ketiga bagian tersebut perlu diperhatikan sehingga struktur esai yang dibuat tidak keluar dan patron yang ada. Bagian pembuka merupakan bagian pengantar. Bagian tersebut berisi pernyataanpernyataan yang berfungsi sebagai pengantar masalah atau latar belakang. Bagian isi merupakan bagian terpenting dalam esai. Bagian tersebut berisi uraian atau kajian secara ilmiah mengenai masalah atau topik yang dibahas. Bagian penutup berupa pernyataan-pernyataan yang berfungsi menutup pembahasan atau pengkajian masalah. Bagian penutup ini dapat berupa simpulan terhadap pembahasan yang ada pada bagian isi.

Pada dasarnya, sebuah esai terbagi minimum dalam lima paragraf. Strukturnya adalah sebagai berikut.

  • Paragraf Pertama

Dalam paragraf ini penulis memperkenalkan topik yang akan dikemukakan, berikut tesisnya. Tesis ini harus dikemukakan dalam kalimat yang singkat dan jelas, sedapat mungkin pada kalimat pertama. Selanjutnya pembaca diperkenalkan pada tiga paragraf berikutnya yang mengembangkan tesis tersebut dalam beberapa subtopik. Paragraf ini dapat disebut juga pembuka atau pengantar.

  • Paragraf Kedua sampai keempat
Baca Juga :  Asumsi (Ekonomi, Filsafat Dan Penelitian) - Pengertian, Penyampaian Beserta Contohnya Lengkap

Ketiga paragraf mi disebut tubuh dan sebuah esai yang memiliki struktur yang sama. Kalimat pendukung tesis dan argumen-argumenflya dituliskan sebagai analisa dengan melihat relevansi dan relasinya dengan masing-masing subtopik.

  • Paragraf Kelima

Paragraf kelima merupakan paragraf kesimpulan. Tuliskan kembali tesis dan sub topik yang telah dibahas dalam paragraf kedua sampai kelima sebagai sebuah sintesis untuk meyakinkan pembaca.

Panduan Menulis Esai

Untuk membuat sebuah esai yang berkualitas, diperlukan kemampuan dasar menulis dan latihan yang terus-menerus. Berikut ini panduan dasar dalam menulis sebuah esai.

  • Tentukan topik.
  • Buatlah outline atau garis besar ide-ide kalian.
  • Tuliskan tesismu dalam kalimat yang singkat dan jelas.
  • Tuliskan tubuh tesismu.
  • Mulailah dengan hal-hal penting.
  • Kemudian, buatlah beberapa subtopik.
  • Kembangkafl subtopik yang telah kalian buat.
  • Buatlah paragraf pertama (pendahuluan).
  • Tuliskan kesimpulanmu.
  • Bacalah kembali esai tulisanmu dan koreksilah diksi, kejelasan kalimat, ejaan, dan tanda bacanya.

Baca Juga :