7 Alat-alat Pernafasan Pada Manusia Dan Fungsinya Lengkap

Posted on

7 Alat-alat Pernafasan Pada Manusia Dan Fungsinya Lengkap

Alat Pernapasan – Apakah anda tahu darimana oksigen berasal? Oksigen berasal dari tumbuhan yang menjadi zat hasil fotosintesis. Begitupun sebaliknya, karbondioksida berasal dari manusia yang menjadi hasil zat sisa yang ada di dalam tubuhnya. Diantara manusia dengan tumbuhan terjadi kerja sama yang saling menguntungkan. Manusia memerlukan oksigen untuk bernafas, dan kebalikannya. Tumbuhan juga memerlukan karbondioksida. Selain berasal dari hasil zat yang disalurkan melalui sistem eksresi manusia di dalam tubuh manusia, karbondioksida ini juga berasal dari hasil pembakaran bensin,  gunung berapi, limbah-limbah industri. Karbondioksida di dalam atmosfer tidak berbahaya, dalam jumlah/kadar tertentu. Bahaya dari karbondioksida yang berlebihan akan berefek buruk untuk kesehatan pernafasan manusia.
7 Alat-alat Pernafasan Pada Manusia Dan Fungsinya

Pengertian Pernapasan

Oksigen dan karbondioksida terlibat secara langsung dengan sistem pernapasan pada manusia. Dan hakikatnya dari bernapas ini adalah pertukaran antara oksigen dengan karbondioksida, melalui alat pernapasan. Alat pernapasan yang utama yang bertanggungjawab dalam hal pertukaran gas oksigen dari luar tubuh dengan karbondioksida dari dalam tubuh, yang dinamakan bronkiolus dan alveolus. Tetapi peran organ yang lainnya di dalam sistem pernapasan seperti misalnya hidung, mulut, trakea, bronkus dan lain sebagainya tak kalah pentingnya.

Supaya udara bisa keluar masuk lewat pernapasan, maka harus ada perbedaan tekanan antara udara di sekitarnya dengan udara yang ada di dalam rongga dada. Saat memasukkan udara ke dalam rongga dada atau inspirasi, maka otot pernapasan akan berkontraksi sehingga rongga dada pun melebar dan udara masuk ke dalam rongga dada. Sebaliknya saat udara dikeluarkan atau eksporasi, maka otot pernapasan pun akan melakukan relaksasi sehingga otot pernapasan melengkung dan udara akan dikeluarkan dari rongga dada.
Supaya bisa bernafas, manusia membutuhkan alat pernapasan. Diantaranya yaitu :

1. Hidung (cavum navalis)
Hidung adalah alat pernapasan pada manusia yang paling bisa terlihat dengan jelas. Posisinya ada di luar dan ini adalah alat pernapasan yang pertama yang dilalui oleh udara. Lubang hidung memiliki dua fungsi yang berbeda, bila dilihat sekilas ukurannya memang terlihat sama. Tapi keduanya mempunyai saluran pernapasan yang volumenya berbeda, yaitu saluran pernapasan dengan volume yang besar adalah tempat lewatnya udara dengan laju yang cepat. Sementara saluran pernapasan dengan volume yang kecil adalah tempat lewatnya udara dengan laju yang lambat. Ada beberapa bau yang sulit dideteksi oleh hidung, dengan saluran pernapasan yang besar. Sehingga hal itu menjadi tugas saluran pernapasan yang besar. Sebaliknya ada beberapa bau yang sulit dideteksi oleh saluran pernapasan kecil, yang kemudian menjadi tugas saluran pernapasan yang besar.

READ  Gelombang Elektromagnetik – Pengertian, Sifat, Spektrum Dan Contoh Soalnya Lengkap

Dalam lubang hidung juga berupa rambut halus serta selaput lendir yang bertugas menyaring udara yang masuk, serta mengeluarkan partikel yang tidak diperlukan. Ada pula yang disebut dengan konka yang memiliki banyak kapiler darah, yang tugas utamanya adalah menghangatkan udara yang masuk.

2. Faring (tenggorokan)
Adalah saluran perpanjangan dari hidung yang berpangkal pada laring. Tugas utamanya yaitu menjadi saluran bagi keluar dan masuknya udara, yaitu oksigen dengan karbondioksida. Peran lainnya dari faring adalah sebagai saluran untuk makanan dan minuman yang masuk, ke dalam tubuh manusia. Dengan adanya faring maka pita suara yang terletak pada laring menjadi bergetar pada saat manusia bersuara, karena adanya udara yang keluar masuk sehingga terdengar sebagai suara.

3. Laring (pangkal tenggorokan)
Laring merupakan saluran pernapasan yang menuju ke trakea dan dikelilingi oleh tulang rawan yang membentuk jakun. Fungsi utamanya adalah mencegah benda asing yang masuk ke dalam saluran pernapasan atau trakea, fungsi dalam menelan makanan, fungsi respirasi atau pernapasan dan memproduksi suara.

4. Trakea (batang tenggorokan)
Adalah perpanjangan dari faring yang tersusun dari tulang rawan yang memanjang dari leher sampai rongga dada yang panjangnya kurang lebih 10 cm. trakea terdiri dari untaian cincin yang memanjang kurang lebih 16-20 cincin. Trakea dilapisi oleh selaput lendir dan sel bersilia yang tugasnya yaitu menahan kotoran dari udara, sampai tidak menembus ke paru-paru.

5. Bronkus
Paru-paru dan trakea dihubungkan oleh bronkus. Bronkus dibagi menjadi dua, yang satu ada di paru-paru kanan dan satu lagi di bagian paru-paru kiri. Struktur bronkus yang berupa tulang rawan dengan otot halus serta bercabang lagi menjadi bagian kecil yang disebut dengan bronkiolus. Tak seperti bronkus, bronkiolus ini tak tersusun atas tulang rawan serta berdinding tipis.

READ  4 Sumber Energi Alternatif Dan Manfaatnya Bagi Kehidupan Lengkap

6. Pulmo (paru-paru)
Fungsi lain dari paru-paru selain menjadi bagian dari sistem respirasi, juga berfungsi di dalam sistem eksresi. Yaitu mengeluarkan karbondioksida yang menjadi hasil metabolisme di dalam tubuh dan mengeluarkan uap air. Paru-paru terletak di rongga dada kiri dan kanan dan dilindungi oleh tulang rusuk. Saat udara sudah berada di bronkus, artinya udara sudah siap untuk diedarkan ke setiap bagian paru-paru yang akan dilaksanakan oleh bronkiolus.

7. Bronkiolus

  • Struktur bronkiolus

Trakea mempunyai bentuk yang memanjang sampai ke dada. Di bagian pangkalnya, trakea bercabang menjadi dua saluran untuk masing-masing paru-paru yang disebut dengan bronkus. Setelah bronkus masih ada bronkiolus yaitu cabang kecil perpanjangan dari bronkus. Bronkiolus ini berdinding tipis, dan tak mempunyai otot halus. Bronkiolus berawal pada bronkus dan berakhir pada alveolus yang berupa gelembung kecil. Bronkiolus yang bercabang pada paru-paru jumlahnya tidak sama. Pada paru-paru kanan, bronkiolus bercabang tiga dan di paru-paru kiri bercabang dua. Bila dilihat dari tempat berakhirnya, tugas besar yang diemban bronkiolus adalah menempatkan oksigen yang dihirup supaya masuk ke setiap bagian paru-paru.
Bronkiolus mempunyai diameter yang sangat kecil yaitu sekitar 0,1-1 mm serta dilapisi dengan otot polos. Dengan adanya otot polos, mala saluran udara bronkiolus melebar serta menyempit. Yang akan memengaruhi persediaan udara yang terkirim pada alveolus. Elastisitas bronkiolus akan menyempit pada saat banyak polutan di udara, seperti asap beracun, debu, ataupun reaksi alergi terhadap udara dingin, serbuk sari, asap dan banyak faktor lainnya. Hal ini menjadi mekanisme tubuh demi menjaga tubuh dari udara kotor dan dampak dari pencemaran udara.
Tugas besar lainnya dari bronkiolus ini adalah menghantarkan udara dari bronkus ke alveolus, dan memastikan persediaan oksigen pada elveolus dan mengendalikan jumlah udara yang didistribusikan ke bagian paru-paru.

  • Bagian-Bagian Bronkiolus
READ  Hukum Pascal – Rumus, Penerapan Dan Contoh Soalnya Lengkap

Pada broniolus ini juga terdapat bagian yang akan membantu proses pernapasan pada manusia. Berikut penjelasannya :

1. Bronkiolus Terminal
Broniolus terbagi lagi menjadi beberapa cabang yang kecil, dengan diameter kurang dari 0.5 mm yang disebut dengan bronkiolus terminal. Bronkiolus ini mengandung sel yang bersilia dalam jumlah yang terbatas, dan mempunyai sel gobet. Sel bersilia merupakan sel yang tertutup oleh rambut yang fungsinya adalah untuk menjebak kotoran dari udara, serta mengeluarkannya dari sistem pernapasan. Bronkus terminal juga dikelilingi oleh jaringan cuboidal epithelium, yaitu jaringan pelapis dengan sel yang berbentuk lurus.
Jaringan cuboidal epithelium mengandung sekelompok sel yang tak bersilia dan sel yang mensekresi protein. Fungsi dari protein ini adalah untuk mengurangi ketegangan di permukaan bronkiolus, sehingga selama proses inspirasi saluran bronkiolus akan melebar serta mencegah kerusakan pada bronkiolus sesudah proses inspirasi selesai. Fungsi broniolus terminal lainnya selain untuk menyaring udara yang dieksekusi oleh sel yang bersilia adalah, sebagai penghangat dan pelembab udara yang akan masuk ke dalam paru-paru.

2. Bronkus Respitori
Di bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil yang membentuk  bronkiolus respitori lalu berujung pada alveolus. Tugas besarnya adalah berperan aktif dalam proses pertukaran oksigen serta karbondioksida. Alat pernapasan yang lainnya seperti aring, bronkus, terminal bronkiolus dan tenggorokan hanya merupakan wilayah, dimana oksigen dan karbondioksida bergerak keluar masuk dan tidak ada  peran aktif dalam proses ini. Sehingga sesudah udara melewati bronkiolus respitori maka udara akan tersalurkan lagi menuju saluran alveolus yang menghubungkan bronkiolus respitori dengan kantung alveolus, dimana di dalamnya mengandung begitu banyak alveolus.
Demikian pembahasan alat pernapasan pada manusia beserta penjelasannya lengkap. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda di bidang biologi dan sistem pernapasan manusia.
Baca Juga :