6 Lapisan Atmosfer : Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya Lengkap

6 Lapisan Atmosfer : Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya Lengkap

6 Lapisan Atmosfer : Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya Lengkap

LAPISAN ATMOSFER

Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi secara menyeluruh. Di antara unsur yang terdapat dalam atmosfer adalah nitrogen, oksigen, kabon dioksida, dan argon. Keempat unsur tersebut menempati 99,97% (hampir 100%) volume atmosfer.

Lapisan Atmosfer

Atmosfer melindungi bumi dan radiasi Matahari pada siang hari dan hilangnya panas yang berlebihan pada malam hari. Jika tidak ada atmosfer suhu bumi akan meningkat hingga 93,3 °C pada siang hari dan turun hingga —148,9 °C pada malam hari.

Atmosfer juga berguna sebagai penahan meteor yang akan jatuh ke bumi. Meteor yang bergerak menuju bumi terlebih dahulu harus melewati atmosfer dengan kecepatai 60 — 70 km/detik. Gesekan antara meteor dan atmosfer menyebabkan terjadinya panas sehingga menghancurkan meteor sebelum jatuh ke bumi.

Tebal atmosfer tidak dapat dipastikan karena tidak ada batas yang nyata antara udara dan ruangan di luarnya Berdasarkan perbedaan suhu arah vertikal, atmosfer bumi dibagi menjadi lima lapisan, yaitu troposfer, stratofir, mesosfer, termosfer, dan eksofer.

Troposfer

Troposfer adalah lapisan atmosfer paling bawah dengan ketinggian sampai 8 km di daerah kutub dan 18 km di daerah khatulistiwa. Di lapisan mi setiap naik 100 meter temperaturnya turun 0,5 °C. Oleh karena itu, keadaan temperatur pada batas lapisan ini mencapai —57 °C sampai —62 °C. Batas (mintakat) yang menandai berakhirnya penurunan suhu disebut tropopause.

Baca Juga :  Persebaran Flora Dan Fauna di Indonesia - Pengertian, Faktor, Ciri dan Pembagian Wilayah

Pada lapisan troposfer terjadi segala fenomena yang berhubungan dengan cuaca dan iklim, contohnya awan, hujan, dan angin.

Stratosfer

Stratosfer terletak di atas troposfer sampai ketinggian 50 km. Stratosfer lebih tebal di daerah kutub dan kadang-kadang tidak terdapat di khatulistiwa. Di lapisan mi terdapat konsentrasi ozon (03) paling besar, yaitu di dekat batas tenluar lapisan. Lapisan berfungsi sebagai pelindung permukaan bumi dan pancaran sinar ultraviolet dan Matahari yang berlebihan. Temperatur pada akhir lapisan ini naik mencapai 55 °C. Batas yang menandai berakhirnya lapisan ini disebut stratopause.

Mesosfer

Mesosfer terletak di atas stratosfer pada ketinggian 50 — 75 km. Temperatur di lapisan ini mula- mula naik, tetapi kemudian turun dan mencapai —72 °C di ketinggian 75 km. Penurunan suhu di lapisan ini adalah setiap naik 100 m temperatur turun 0,4 °C. Di lapisan mi sebagian meteorit terbakar. Batas yang menandai berakhirnya lapisan ini disebut mesopause.

Termosfer

Termosfer terletak di atas mesosfer dengan ketinggian sekitar 75 km sampai pada ketinggian sekitar 650 km. Temperatur di lapisan ini kembali naik hingga sekitar 1010 °C. Lapisan paling bawah di termosfer adalah ionosfer di ketinggian 75 — 375 km. Di dalam ionosfer gas-gas mengalami ionisasi. Lapisan termosfer berguna dalam penyebaran gelombang radio.

Eksosfer

Eksosfer terletak di atas lapisan termosfer dan merupakan lapisan paling atas dan atmosfer sampai pada ketinggian yang tidak diketahui. Oleh karena itu, tidak ada batas yang jelas antara eksosfer dan angkasa luar.

Penyelidikan tentang atmosfer bumi sangat berguna untuk berbagai kepentingan, antara lain sebagai berikut.

  • Mengadakan prakiraan cuaca untuk kepentingan pertanian, penerbangan, pelayaran, dan peternakan.
  • Mengetahui wilayah pemantulan gelombang radio.
  • Menentukan keadaan yang cocok untuk peluncuran pesawat ruang angkasa.
Baca Juga :  4 Prinsip Geografi : Distribusi, Interelasi, Deskripsi dan Korologinya Lengkap

Baca Juga :