6 Jenis Subjek Hukum Internasional – Pengertian, Ciri dan Jenisnya

Posted on

6 Jenis Subjek Hukum Internasional Lengkap

Subjek Hukum Internasional – Adalah sebagai pemilik pemegang atau pendukung hak dan pemikul kewajiban berdasarkan hukum internasional. Awal mula dan awal lahirnya pertumbuhan hukum internasional, hanya negaralah yang dipandang sebagai subjek dari hukum internasional tersebut.

6 Jenis Subjek Hukum Internasional - Pengertian, Ciri dan Jenisnya

Pengertian lain dari subjek hukum internasional menurut (Istanto, Ibid: 16; Mauna, 2001:12) adalah seluruh pihak atau entitas yang bisa dibebani oleh hak dan kewajiban, yang telah diatur oleh hukum internasional. Hak dan kewajiban itu berasal dari ketentuan baik yang sifatnya formal atau non formal dari perjanjian internasional atau dari kebiasaan internasional.

Ciri-ciri subjek Hukum Internasional

Ada pun ciri-ciri dari subjek hukum internasional adalah:

  1. Dimiliki oleh semua entitas.
  2. Memiliki kemampuan memiliki dan melaksanakan hak dan kewajiban menurut hukum internasional.

Ada pula beberapa subjek hukum internasional yang diakui oleh masyarakat internasional, antara lain sebagai berikut :

1. Negara

Menurut konvensi dari montevideo 1949, tentang sebuah Hak dan Kewajiban Negara, kualifikasi suatu negara untuk disebut sebagai pribadi dalam hukum internasional adalah penduduk yang tetap, wilayah tertentu, pemerintah, dan kemampuan untuk mengadakan hubungan dengan negara lain atau hubungan diplomatik. Ada pula beberapa literatur yang menyebutkan bahwa sebuah negara adalah subjek hukum internasional yang utama. Bahkan ada beberapa literatur yang menyebutkan bahwa negara adalah satu-satunya subjek hukum internasional. Alasan yang mendasari pendapat tersebut adalah subjek hukum internasional yang utama. Yaitu sebagai berikut :

  1. Hukum internasional telah mengatur hak-hak dan kewajiban-kewajiban negara, sehingga yang harus diatur oleh hukum internasional hal yang utama adalah Negara.
  2. Pearjanjian internasional merupakan sumber hukum internasional yang utama dimana negara yang paling berperan menciptakannya.
READ  Kedaulatan – Pengertian, Jenis, Sifat Dan Bentuknya Lengkap

2. Organisasi Internasional

Menurut Theodore A Couloumbis dan James 11. Wolfe klasifikasi organisasi internasional ialah :

  • Sebuah organisasi internasional yang mempunyai jumlah anggota secara global, yang maksud dan tujuannya bersifat umum. Misalnya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
  • Sebuah organisasi internasional bertujuan global dari organisasi internasional. Dengan tujuannya yang lebih spesifik,  contohnya adalah World Bank, UNESCO, International Monetary Fund, International Labor Organization, dan lain-lain.
  • Sebuah organisasi internasional yang mempunyai keanggotaan regional, yang maksud dan tujuan globalnya yaitu Association of South East Asian Nation (ASEAN), Europe Union.

Terdapat dasar hukum yang menyatakan bahwa organisasi internasional adalah subjek hukum internasional yaitu pasal 104 piagam PBB.

Jenis-jenis Subjek Hukum Internasional

Negara

Negara berperan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu bisa dikatakan bahwa negara adalah subjek hukum internasional yang dijadikan hal utama. Syarat negara dapat disebut sebagai subjek hukum internasional adalah bila mempunyai empat unsur, yaitu pemerintahan, memiliki penduduk yang menetap, adanya wilayah tertentu, dan memiliki kemampuan untuk mengadakan hubungan dengan Negara lain, baik itu bentuk kerjasama atau yang lainnya. Ada beragam sumber literatur yang menyatakan, bahwa negara adalah satu-satunya subjek hukum internasional, serta merupakan subjek hukum internasional yang utama.

Organisasi Internasional

Organisasi internasional juga merupakan subjek hukum internasional. Suatu organisasi internasional yang mempunyai keanggotaan lintas negara, atau dari beragam negara adalah subjek hukum internasional. Salah satu yang sering muncul dalam pemberitaan yaitu organisasi internasional PBB, selain PBB dan juga organisasi yang lainnya yang memiliki tujuan yang spesifik diantaranya yaitu WHO, World Bank, termasuk dalam subjek hukum internasional. Organisasi internasional yang bersifat kawasan regional seperti misalnya ASEAN juga dapat digolongkan ke dalam organisasi internasional.

READ  Pengertian Legitimasi : Kekuasaan, Hukum dan Politik Beserta Contohnya Lengkap

PMI atau Palang Merah Internasional

Sejarah telah mencatat bahwa PMI juga merupakan subjek hukum internasional yang keberadaannya sangat penting dan strategis. Awalnya PMI adalah sebuah organisasi nasional yang didirikan oleh lima orang yang berkebangsaan Swiss, yang bergerak di bidang kemanusiaan. Lalu sampai saat ini PMI dijadikan subjek hukum internasional yang telah mendunia.

Vatikan

Bila mendengar Vatikan maka anda akan teringat dengan Vatikan yang lebih populer atau dikenal dengan tahta suci Vatikan. Yang masuk ke dalam subjek hukum internasional berdasarkan  sumber Traktat Lateran pada tahun 1929. Isi perjanjian itu adalah penyerahan sebidang tanah di Roma oleh Italia kepada Tahta Suci vatikan. Tahta suci Vatikan disebut dengan negara kecil, tapi hanya fokus pada hal yang bernuansa kerohanian serta kemanusiaan.

Belligerent

Adalah sebuah kelompok yang melakukan pemberontakan dan menjadi salah satu subjek hukum internasional. Bila pemberontak semakin meluas dan juga menyangkut banyak pihak sehingga pemberontak harus diakui eksistensinya.

Individu

Awal dimaknainya dengan lahirnya deklarasi HAM tahun 1948, serta diadakannya beragam konvensi mengenai HAM, menyebabkan eksistensi manusia menjadi semakin terlihat. Salah satunya yaitu dengan perjanjian London di tahun 1945.

Sekian ulasan mengenai subjek hukum internasional yang dilengkapi dengan pembahasannya. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda mengenai hukum internasional dan berguna bagi kita semua.

Baca Juga :