3 Unsur Desa Menurut Para Ahli (R Bintarto)

3 Unsur Desa Menurut Para Ahli (R Bintarto)

3 Unsur Desa Menurut Para Ahli (R Bintarto)

Unsur Desa Menurut Para Ahli – Sebuah desa pada mulanya hanya dihuni oleh orang-orang yang satu keturunan saja. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa mereka memiliki nenek moyang yang sama, yaitu para pendiri permukiman yang bersangkutan.

Unsur Desa Menurut Para Ahli

Jika sebuah desa menjadi penuh dan masalah ekonomi bermunculan maka beberapa keluarga keluar untuk mendirikan permukiman baru. Cara yang dilakukannya adalah dengan membuka hutan atau lahan yang baru.

Sehubungan dengan hal ini, setiap berdirinya sebuah desa terdapat tiga unsur pokok, yaitu wilayah, penduduk, dan tata kehidupan.

Wilayah. Wilayah meliputi tanah-tanah yang produktif dan yang tidak produktif beserta penggunaannya, termasuk unsur lokasi (letak), luas, dan batas yang merupakan lingkungan geografi setempat. Unsur letak menentukan besar atau kecilnya tingkat isolasi suatu wilayah dan daerah lainnya. Letak suatu desa pada umumnya selalu jauh dan kota atau dan pusat-pusat keramian. Desad-esa yang letaknya di perbatasan dengan kota memiliki kemungkinan berkembang yang lebih besar daripada desa yang jauh dan kota.

Penduduk. Penduduk meliputi jumlah, pertarnbahan, kepadatan, persebaran, dan mata pencaharian penduduk desa setempat. Penduduk menjadi unsur yang penting bagi desa karena menjadi sumber tenaga kerja, terutama dalam bidang pertanian. Akan tetapi, kadang-kadang di desa-desa tertentu kelebihan tenaga dalam bidang pertanian sehingga timbul istflah pengangguran tak kentara. Oleh karena itu, perlu diperhatikan cara penyaluran tenaga tersebut secara efisien. Sebagai contoh, menciptakan lapangan kerja dengan mendirikan industri kecil di perdesaan.

Baca Juga :  Pantai dan Pesisir - Pengertian, Pembagian Wilayah, Sifat dan Manfaatnya Lengkap

Tata Kehidupan. Tata kehidupan dalam hal mi adalah pola tata pergaulan dan ikatan-ikatan pergaulan warga desa. Gotong-royong merupakan contoh tata kehidupan sosial di desa sebagai bentuk ikatan kekeluargaan. Terbentuknya kehidupan sosial antarmasyarakat tersebut terutama disebabkan persamaan nasib dan pengalaman. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa tata kehidupan menyangkut seluk beluk kehidupan masyarakat desa (rural society).

Ketiga unsur pokok tersebut tidak dapat dipisahkan antara yang satu dan yang lain, artinya tidak dapat berdiri sendiri-sendiri, melainkan merupakan satu kesatuan hidup (living unit). Sebuah wilayah menyediakan tempat untuk memungkinkan hidup, Sedangkan penduduk menggunakannya untuk mempertahankan hidup. Sementara itu, tata kehidupan memberikan jaminan ketenteraman dan keserasian hidup bersama dalam wilayah desa.

Maju atau mundurnya desa bergantung pada ketiga unsur tersebut, tetapi yang paling menentukan adalah faktor usaha manusia (human efforts) dan tata geografi (geographical setting). Suatu daerah akan berarti bagi penduduk jika ada usaha dan penduduknya untuk memanfaatkan daerahnya. Namun, setiap desa memiliki tata geografi dan usaha manusia yang berbeda-beda sehingga tingkat kemakmuran dan kemajuan penduduk dan daerahnya berbeda pula.

Baca Juga :