3 Sumber Ajaran Islam Dan Penjelasannya Lengkap

3 Sumber Ajaran Islam Dan Penjelasannya Lengkap

Sumber Ajaran Islam – Sumber ajaran islam merupakan segala hal yang bisa dijadikan acuan, pedoman, serta dasar dalam menjalankan syariat islam. Sumber pokok ajaran islam ini ada tiga macam yaitu alquran, hadist serta itjihad. Dari kalangan ulama, sumber yang paling utama itu adalah quran serta hadist sunnah.

3 Sumber Ajaran Islam Dan Penjelasannya Lengkap

Berikut ini sumber ajaran islam dan penjelasannya lengkap :

1. Al-Quran

Adalah kamullah yang isinya firman Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW yang menjadi salah satu mukjizat melalui perantara malaikat jibril. Al quran yang merupakan kitab suci umat islam yang isinya tentang akidah, ibadah, hukum, peringatan, kisah dan juga isyarat pengembangan iptek yang dijadikan acuan serta pedoman hidup untuk umat Nabi Muhammad SAW.

“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya“. (QS. Yusuf: 2)

2. Hadits (Sunnah)

Adalah sumber ajaran islam yang kedua. Sunnah adalah kebiasaan yang dilakukan oleh Rasulullah baik dari segi perkataan, perbuatan atau ketetapan dan persetujuan Rusulullah pada apa yang dilakukan oleh setiap sahabatnya.

Menurut Ulama salaf, Al sunnah adalah suatu petunjuk yang dilakukan oleh Rasulullah serta para sahabatnya baik mengenai ilmu, itikad atau keyakinan, perkataan atau perbuatannya.

Fungsi al sunnah ini adalah untuk memperjelas, menafsirkan isi atau kandungan yang ada di dalam ayat suci al-quran serta memperkuat pernyataan ayat al quran dan mengembangkan segala sesuatu yang samar-samar atau tak ada ketentuannya di dalam al quran.

Baca Juga :  7 Cara Penyebaran Islam Di Indonesia Lengkap

Macam-macam Hadits atau Sunnah :

Jika dilihat dari segi bentuknya hadist atau sunnah yaitu :

  • Qauliyahyakni semua perkataan Rasulullah
  • Fi’liyahyakni semua perbuatan Rasulullah
  • Taqririyahyakni penetapan, persetujuan dan pengakuan Rasulullah
  • Hammiyahyakni sesuatu yang telah direncanakan oleh Rasulullah dan telah disampaikan kepada para sahabatnya untuk dikerjakan namun belum sempat dikerjakan dikarenakan telah datang ajalnya.

Hadits atau sunnah dilihat dari segi jumlah orang yang menyampaikannya, diantaranya:

  • Mutawatiryaitu hadits yang diriwayatkan oleh orang banyak
  • Masyhuryaitu diriwayatkan oleh banyak orang, namun tidak sampai (jumlahnya) kepada derajat mutawatir
  • Ahadyaitu diriwayatkan hanya oleh satu orang saja.

Hadits atau sunnah dilihat dari segi kualitasnya, diantaranya:

  • Shahih yakni hadits yang benar dan sehat tanpa ada keraguan atau kecacatan.
  • Hasan yakni hadits yang baik, memenuhi syarat seperti hadits shahih, letak perbedaannya hanya dari segi kedhobitannya (kuat hafalan). Hadits shahih kedhobitannya lebih sempurna daripada hadits hasan.
  • Dhaif yakni hadits yang lemah.
  • Maudhu yakni hadits yang palsu atau dibuat-buat.

3. Itjihad

Adalah mengerahkan segala kemampuan dalam berpikir dengan maksimal dalam mengeluarkan hukum syar’I dan dalil syar’a yaitu quran dan juga hadist. Itjihad bisa dilakukan bila ada masalah yang hukumnya tak ada dalam al quran atau hadist, maka bisa dilakukan itjihad dengan menggunakan akal dan pikiran dengan tetap mengacu dan berdasar pada al quran dan juga hadist.

Macam-macam Ijtihad :

  • Ijma. Adalah kesepakatan ulama atau mutjahid dalam menentukan hukum yang berdasarkan al quran dan hadist, dalam suatu perkara yang terjadi. Keputusan bersama yang dilakukan oleh para ulama dengan cara itjihad ini, lalu akan dirundingkan dan disepakati. Hasil dari ijma yaitu fatwa yang merupakan keputusan dengan para mutjahid yang memiliki wewenang untuk diikuti oleh seluruh umat.
  • Qiyas. Adalah menggabungkan/menyamakan. Artinya menetapkan hukum/perkara yang baru saja muncul. Yang belum ada di masa sebelumnya tapi mempunyai kesamaan dalam hal sebab, manfaat, bahaya dan beragam aspek dengan perkara yang terdahulu sehingga hukumnya sama. Di dalam islam, Ijma dan Qiyas ini sifatnya darurat, dan jika memang ada hal yang ternyata belum ditetapkan di masa sebelumnya.
  • Istihsan. Adalah tindakan meninggalkan suatu hukum pada hukum yang lainnya dikarenakan adanya dalil syara yang harus meninggalkannya. Beda halnya dengan al quran, hadist, ijma dan qiyas yang kedudukannya sudah disepakati oleh para jumhur ulama yang menjadi sumber ajaran islam. Istihsan ini merupakan salah satu cara yang dipakai oleh sebagian ulama saja.
  • Maslahah Mursalah. Adalah kemaslahatan yang tak disyariatkan oleh syari yang berwujud hukum, dalam rangka menciptakan kemaslahatan disamping tidak adanya dalil yang membenarkan/menyalahkan.
  • Sududz Dzariah. Adalah tindakan dalam memutuskan suatu hal yang mubah menjadi makruh atau haram demi kepentingan dan juga kemaslahatan umat bersama.
  • Adalah menetapkan suatu keadaan yang berlaku sebelumnya sampai adanya dalil yang menunjukkan perubahan dari keadaan tersebut. atau menetapkan suatu hal berdasarkan hukum yang ditetapkan di masa lalu dengan cara yang abadi berdasarkan keadaan, sampai adanya dalil yang menunjukkan adanya suatu perubahan.
  • Adalah segala hal yang telah dikenal oleh manusia karena sudah menjadi kebiasaan, adat atau tradisi baik yang sifatnya perkataan, perbuatan, atau yang dalam hubungannya dengan meninggalkan suatu perbuatan.
Baca Juga :  Nama Hari Akhir Dalam Al-Qur’an Dan Artinya Lengkap

Demikian pembahasan lengkap mengenai sumber ajaran islam beserta penjelasannya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua dan bisa menjadi teladan yang baik dalam ajaran-ajaran islam yang ada di al quran dan hadist.

Baca Juga :

3 Sumber Ajaran Islam Dan Penjelasannya Lengkap | yurissa icha | 4.5