3 Macam Bentuk Gunung Dan 7 Tipe Gunung Api Lengkap

3 Macam Bentuk Gunung Dan 7 Tipe Gunung Api Lengkap

3 Macam Bentuk Gunung Dan 7 Tipe Gunung Api Lengkap

Tipe Gunung Api – Gunung adalah bentuk permukaan bumi yang menjulang sangat tinggi ke atas, serta mempunyai lereng, puncak, dan juga kaki gunung. Berikut ini kita bahas secara lengkap mengenai macam-macam bentuk gunung dan tipe gunung api.

Macam Bentuk Gunung

Berdasarkan tipe letusan gunung berapinya, bisa dibedakan menjadi tiga macam yaitu :

Gunung Api Strato atau Kerucut

Kebanyakan gunung berapi di dunia adalah gunung api kerucut. Kerucut tersebut tersebut karena materi letusan gunung berapi, yang menjadi campuran antara hasil interupsi efusif dengan erupsi eksplosif. Sebagian gunung berapi berada di Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara dan Maluku termasuk gunung berapi kerucut.

Gunung Api Maar

Gunung api ini terbentuk karena adanya letusan eksplosif dari dapur magma yang relatif kecil atau dangkal. Misalnya Gunung Bromo dan Gunung Tangkuban Perahu di Indonesia.

Gunung Api Perisai

Gunung yang satu ini terbentuk karena adanya magma yang keluar dari dapur magma yang sifatnya cair. Di Indonesia tidak ada gunung api perisai, gunung api ini salah satunya berada di Maona Loa Hawaii, Amerika Serikat.

Baca Juga :  Hukum Pascal – Rumus, Penerapan Dan Contoh Soalnya Lengkap

7 Tipe Gunung Api

Stromboli

Tipe ini diakibatkan oleh adanya tekanan yang tak terlalu kuat tetapi berlangsung lama, hal ini dikarenakan oleh magma yang cair, tekanan gasnya sedang, dan letak dapur magmanya pun dangkal. Misalnya letusan gunung stromboli adalah Gunung Raung di jawa Timur.

Hawaii

Ciri dari tipe ini adalah daya erupsinya lemah, yaitu karena lavanya cair, tekanan gasnya rendah serta dapur magmanya dangkal. Dan bentuk gunungnya pun perisai. Misalnya letusan gunung Kilauea, Mauna Kea dan Mauna Loa.

Vulkano Lemah

Tipe ini memiliki ciri tekanan gasnya sedang, dengan dapur magma yang tidak terlalu dalam. Misalnya letusan Gunung Bromo dan Semerudi jawa Timur.

Vulkano Kuat

Ciri dari tipe ini adalah tekanan gasnya tinggi, karena dapur magmanya lebih dalam. Misalnya letusan Gunung Etna di Italia.

Tipe Merapi

Tipe merapi bercirikan sifat lavanya yang cair dan tekanan gasnya agak rendah. Lava itu dikeluarkan dari pipa kepun dan sangat lambat, sehingga membeku dan menjadi sumbat lava. Misalnya Gunung Merapi di Jawa Tengah.

Tipe Pelee

Tipe yang satu ini cirinya adalah erupsinya sangat eksplosit karena magmanya sangat kental, tekanan gasnya tinggi, serta dapur magmanya dalam. Misalnya Gunung Pelee di Amerika Tengah.

St Vincent

Ciri dari tipe ini adalah letusannya tak terlalu kuat. Magmanya sangat kental, dapur magmanya dangkal dan tekanan gasnya pun sedang. Misalnya St Vincent dikepulauan Antiles dan Gunung Kelud di Indonesia.

Bahan-bahan yang dikeluarkan oleh gunung, antara lain yaitu :

  • Eflata (material padat) terdiri dari bom (Eflata yang berukuran besar) dan berupa lapili (Eflata yang berukuran kecil, seperti kerikil, pasir dan debu).
  • Lava dan lahar, berupa material cair.
  • Eksalasi (gas) berupa nitrogen belerang yang disebut solfatar, uap air yang disebut fumarol dan gas asam yang disebut moffet.
Baca Juga :  Pengertian Pesawat Sederhana – Jenis Dan Contohnya Lengkap

Sekian uraian mengenai tipe gunung api dan macam bentuknya lengkap. Semoga artikel ini berguna untuk anda semua, dan dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda.

Baca Juga :