23 Pengertian Konflik Menurut Para Ahli Lengkap

Posted on

23 Pengertian Konflik Menurut Para Ahli Lengkap

Pengertian Konflik Menurut Para Ahli – Konflik hampir selalu ada di dalam hidup kita, dan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Namun apa itu konflik, dan apa saja pengertian konflik menurut para ahli. Berikut penjelasan lengkapnya.
23 Pengertian Konflik Menurut Para Ahli Lengkap

Pengertian Konflik Menurut Para Ahli

  1. Pengertian konflik menurut Zein (2001) adalah perdebatan/pertandingan dalam memenangkan sesuatu. Ketidaksetujuan di dalam sesuatu, argumentasi, pertengkaran atau perdebatan, perjuangan, peperangan atau konfrontasi. Keadaan yang rusuh, ketidakstablian gejolak atau kekacauan.
  2. Pengertian konflik menurut Lacey (2003) adalah  a fight, a collision, a struggle, a contest, opposition of interest, opinion or purposes menta strife agony. Artinya suatu pertarungan, benturan, perdulatan, pertengkaran kepentingan-kepentingan, opini-opini atau tujuan-tujuan, pergulatan mental, penderitaan batin.
  3. Pengertian konflik menurut James W.Vander Zanden adalah pertentangan mengenai nilai atau tuntutan atas hak, kekayaan, kekuasaan, status atau wilayah tempat yang saling berhadapan, bertujuan untuk menetralkan, merugikan ataupun menyisihkan lawan mereka.
  4. Pengertian konflik menurut Ariyono Suyono adalah proses/keadaan yang dimana kedua pihak berusaha mengagalkan tercapainya tujuan masing-masing, dikarenakan oleh perbedaan pendapat, nilai-nilai ataupun tuntutan dari masing-masing pihak.
  5. Pengertian konflik menurut Robert M.Z. Lawang adalah perjuangan dalam mendapatkan status nilai dan kekuasaan, yang dimana tujuan mereka yang memiliki konflik tak hanya memperoleh keuntungan, tapi juga menundukkan saingannya.
  6. Pengertian konflik menurut Berstein (1965) adalah pertentangan/perdebatan yang tak bisa dicegah, konflik juga berpotensi memberi pengaruh yang positif dan juga negatif di dalam interaksi dengan manusia.
  7. Pengertian konflik menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) 1996: 518 adalah percekcokan, perselisihan atau pertentangan.
  8. Pengertian konflik menurut Gillin dan Gillind (1948) adalah proses sosial yang dimana individu/kelompok mencapai tujuannya, dan secara langsung menentang pihak yang lain dengan cara kekerasan atau ancaman kekerasan. Singkatnya konflik mengacu pada perjuangan diantara pihak yang bersaing, berusaha untuk mencapai, tujuan berusaha untuk menghilangkan lawan dengan membuat pihak lain tidak berdaya.
  9. Pengertian konflik menurut Max Weber (1968) adalah hubungan sosial yang disebut dengan konflik, jika sepanjang tindakan yang ada di dalamnya dengan sengaja ditujukan untuk melaksanakan kehendak dari satu pihak dalam melawan pihak yang lainnya. Sehingga konflik merupakan hubungan sosial yang dimaknai dengan keinginan untuk memaksakan kehendaknya pada pihak yang lain.
  10. Pengertian konflik menurut A.W. Hijau (1956) adalah suatu upaya yang disengaja untuk melawan atau memaksa kehendak dari orang lain. Sebagai suatu proses maka konflik adalah kebaikan dari kerja sama yang dimana usahanya dilakukan dengan sengaja, untuk mengagalkan kehendak dari orang lain.
  11. Pengertian konflik menurut Taman Dan Burgess (1921) adalah bentuk yang berbeda dari kompetisi/persaingan. Yang merupakan bentuk interaksi, kompetisi atau persaingan. Di sisi lain konflik adalah perlombaan yang dimana terjadinya kontak sebagai kondisi yang sangat dibutuhkan.
  12. Pengertian konflik menurut R.E Park adalah salah satu bentuk interaksi.
  13. Pengertian konflik menurut Simmel (1995) bila setiap hubungan antara manusia artinya adalah sosiasi, maka konflik juga dianggap sebagai suatu sosiasi.
  14. Pengertian konflik menurut Soerjono Soekanto adalah proses dari individu/kelompok yang menggunakan segala cara, termasuk ancaman/kekerasan yang menjadi bentuk pertentangan pada lawannya.
  15. Pengertian konflik menurut De Moor adalah sistem yang bisa disebut konflik jika para penghuni sistemnya membiarkan dirinya dibimbing, oleh tujuan dan nilai yang bertentangan serta terjadi secara besar-besaran.
  16. Pengertian konflik menurut Lewis A. Coser adalah perjuangan tentang nilai atau tuntutan, atas status, kekuasaan, bermaksud untuk menetralkan, mencederai, atau melenyapkan lawan.
  17. Pengertian konflik menurut Wikipedia adalah suatu proses sosial yang terjadi antara dua orang atau lebih, atau bisa juga kelompok. Yang dimana salah satu pihak berusaha untuk menyingkirkan pihak lainnya dengan menghancurkan atau membuatnya tak berdaya.
  18. Pengertian konflik menurut Taquiri dalam Newstorm dan Davis (1977) adalah warisan kehidupan sosial yang boleh berlaku di dalam beragam keadaan, akibat bangkitnya keadaan ketidaksetujuan, kontroversi dan pertentangan di antara dua pihak atau lebih pihak secara berterusan.
  19. Pengertian konflik menurut Muchlas (1999) adalah bentuk interaktif yang terjadi di tingkatan individual, interpersonal, kelompok pada tingkatan organisasi.
  20. Pengertian konflik menurut Minnery (1985) adalah interaksi antara dua atau lebih pihak, yang satu dengan lainnya saling berhubungan serta saling tergantung. Tetapi terpisahkan oleh perbedaan tujuan.
  21. Pengertian konflik menurut Pace dan Faules (1994: 249) adalah ekspresi pertikaian diantara individu yang satu dengan yang lainnya, kelompok yang satu dengan yang lainnya dikarenakan oleh beberapa alasan. Dalam pandangan ini, pertikaian menunjukkan adanya perbedaan diantara dua atau lebih individu yang diekspresikan, diingat, dan dialami.
  22. Pengertian konflik menurut Folger dan Poole (1984) adalah suatu hal yang dirasakan, diketahui, diekspresikan melalui perilaku-perilaku komunikasi.
  23. Pengertian konflik menurut Devito (1995: 381) adalah interaksi yang disebut dengan komunikasi yang satu dengan lainnya, tak dapat disangkal akan memunculkan konflik pada level yang berbeda.
READ  Contoh Surat Jual Beli Tanah Orang Tua

Itulah pengertian konflik menurut para ahli yang lengkap. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan anda serta memberi manfaat untuk anda semua.
Baca Juga :