Filantropi Jadi Kunci Sukses dalam Bisnis?

"Sukses adalah ketika kita bisa berkontribusi menjadi jalan bagi kesuksesan orang lain", begitulah kira-kira bunyi sebuah pepatah bijak populer tentang makna sebuah kesuksesan. Kesuksesan sebuah bisnis atau usaha tidak hanya diukur dari seberapa besar profit yang diperolah, melainkan diukur pula oleh sumbangsihnya dalam memberikan kemanfaatan bagi lingkungan, baik masyarakat sekitar atau orang banyak dalam skala yang lebih luas. Kata kuncinya adalah konsep filantropi (kedermawanan dan cinta kasih kepada sesama).

Filantropi merupakan bagian yang sangat penting dalam sebuah bisnis/wirausaha yang masih sangat jarang diperhitungkan oleh para pelaku usaha. Sebagian besar hanya mengejar keuntungan yang besar dari bisnis yang dijalankan. Padahal menurut pengalaman CEO Jungle Scout, Greg Mercer, ketika seseorang dan perusahaan memberikan aksi kepedulian terhadap sesama, efeknya sangat luar biasa. Bisnis yang dijalankan akan mengalami kemajuan yang pesat, cepat, dan luas. Prinsip filanteopi merupakan sebuah langkah sederhana untuk menciptakan kepedulian dari banyak orang yang terbukti efektif.

Greg Mercer membuktikan, dengan menjalankan bisnisnya sebaik mungkin yang disertai dengan aksi beramal, ternyata secara otomatis meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produknya. Selain mampu meningkatkan minat beli masyarakat, ternyata banyak dari mereka yang mendukung kegiatan amal tersebut. Bahkan para pebisnis lain turut mengikuti jejaknya dengan menyisihkan 10% dari keuntungan bisnis untuk kegiatan amal.

Ada banyak hal yang dapat kita pelajari dari Greg Mercer, termasuk alasanya menjalankan bisnis berbasis filantropi. Sebagaimana dilansir Huffington Post, alasannya didasarkan pada beberapa asumsi sebagai berikut:

Pertama, kalau kita dermawan, maka orang lain akan mengikuti. Kita tidak bisa mengharapkan orang lain bermurah hati dan berinvestasi dalam tujuan kita kecuali kita sendiri yang harus menginvestasikannya. Ketika orang lain menyaksikan apa yang kita kerjakan dan prosesnya, maka mereka juga akan cenderung terdorong mengikuti.

Kedua, ia menyarankan agar kita melibatkan banyak orang ketika membangun sebuah proyek bisnis/usaha. Mengapa? Berkreasi dan membuat sebuah kegiatan sosial yang melibatkan banyak orang atau komunitas akan menghasilkan daya tarik tersendiri bagi bisnis kita. Kuncinya adalah bisnis yang inklusif.


Ketiga, berani menebarkan kebaikan. Mungkin akan selalu ada orang yang memandang negatif misi filantropi dalam sebuah bisnis. Hal itu tidak masalah, yang penting niatnya menebarkan kebaikan buat banyak orang. Persoalan dampak positif seperti meningkatnya popularitas dan profit itu bonus saja.

Ketika kita serius menjalankan misi filantropi dalam bisnis kita, tiga keuntungan yang akan kita dapatkan sekaligus adalah terjalinnya silatirahmi dengan lebih banyak orang, meningkatkan pendapatan, dan bisa menebarkan kebaikan terhadap sesama.

Segala yang kita jalani dalam bisnis kita, tak meninggalkan pertimbangan untuk bisa kembali memberi dampak positif terhadap lingkungan sekitar. Insyaallah, tidak akan ada penyesalan dalam misi filantropi yang kita bangun bersama bisnis kita.

0 Komentar Filantropi Jadi Kunci Sukses dalam Bisnis?

Posting Komentar

Wikipendidikan
Back To Top