Senin, 17 Juli 2017

Mengapa Tuhan Menciptakan Lalat?

loading...
"Kenapa Allah menciptakan lalat?" Tanya Khalifah Manshur pada Syaikh Muqatil bin Sulaiman. Dan jawaban beliau persis dengan Imam Syafi'i waktu ditanya Khalifah Makmun.

Jawabannya adalah: "Agar menghinakan para diktator/Jabaabirah (Kalau Imam Syafii: Agar menghinakan para Raja/AlMuluuk)".

Intinya sama, cuma beda dengan Khalifah Makmun yang tertawa lepas mendengar jawaban Imam Syafii. Khalifah Manshur langsung terdiam geram.


Lain hari, Syaikh Muqatil bin Sulaiman duduk dihadapan para pengikutnya, "Hei kalian, Tanyalah apa saja padaku, kecuali tentang ARS".

Langsung ada yang menanggapi, "Nabi Adam AlayhisSalaam itu, kan orang yang haji pertama kali syaikh??, Lha pertanyaannya adalah, Siapa yang mencukur rambut beliau waktu tahallul??".

Beliau hanya bisa menjawab, "Itu semua diluar kemampuan ilmu kalian, tapi aku di uji dengan kekagumanku pada diriku sendiri".

Adalagi yang tanya, "Ya Syaikh,,, Semut kecil (Pudak: jawa) itu usus/isi perutnya di bagian mana? depan atau belakang tubuhnya??".

Lagi-lagi Beliau tidak bisa menjawab. Karenanya Imam Abu Amr bin 'Ala menyenandungkan sebuah Syair:

"Orang yang berhias dengan sesuatu yanf bukan keahliannya. Maka, Bukti-bukti ujian akan menyingkap kejelekannya".

Kesimpulannya

Bicara yang enak, akan membuat hati pendengar enak. Bicara sesuai kemampuan, maka orang pun juga enak mendengar dan tidak akan mengujinya dengan berbagai hal yang membuatnya mumet. Sesederhana itu.
loading...

0 Komentar Mengapa Tuhan Menciptakan Lalat?

Posting Komentar

loading...
Wikipendidikan
Back To Top