Kamis, 01 Juni 2017

Kumpulan “renungan malam” Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si

Kata-kata bijak, nasehat, motivasi, kata mutiara, atau apa pun istilahnya, yang diungkapkan oleh orang-orang yang arif dan bijaksana, merupakan air kesejukan tuk menyiram kalbu kita yang kemarau dan gersang. Dengan membaca kata-kata bijak/nasehat/motivasi, akan muncul interpretasi/pemaknaan dari orang yang membacanya, dilanjutkan dengan perubahan tingkah laku ke arah yang positif sebagai implikasi dari kata-kata tersebut.

Maka dari itulah, berikut ini kami sajikan kumpulan “renungan malam” dari Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si Rektor UIN Maliki Malang yang diposting melalui akun facebook resmi beliau. Baca, pahami, resapi, ambil hikmah, kemudian terapkan dalam sikap dan perilaku keseharian.

Pemimpin yang Hebat

Siapakah sejatinya pemimpin hebat itu? Banyak orang salah menafsirkannya. Pemimpin hebat bukanlah dia yang berdiri dengan gagah di depan anak buahnya sambil berkacak pinggang. Tetapi pemimpin yang bersedia duduk sama rendah dengan anak buahnya dan sanggup mendengar keluh kesah mereka dengan tulus serta membantu mencari solusi terhadap masalah yang mereka hadapi.

Musuh utama kehidupan

Banyak orang mengira bahwa musuh utama dalam hidupnya adalah para pesaing-pesaingnya, sehingga mereka selalu diwaspadai ke manapun mereka pergi dan apapun yang mereka lakukan. Padahal, lawan/musuh utama kita bukan siapa-siapa, melainkan KEBODOHAN kita sendiri. Karena bodoh, kita sering salah dalam bertindak. Untuk itu, hindari kebodohan dengan cara selalu mau belajar menggapai ilmu.

Membangun hubungan sosial

Senyuman hangat, anggukan kepala, lambaian tangan dan ucapan terima kasih adalah tindakan yang hanpir tidak memerlukan tenaga. Sayang banyak di antara kita menyepelekan hal tersebut. Padahal itu semua bisa menjadi alat yang sangat efektif untuk merajut dan membangun hubungan sosial yang lebih baik.

Hidup untuk berkarya

Dunia itu tempat untuk berkarya, bukan untuk menikmati buah karya itu. Buah karya akan kita nikmati di akhirat kelak. Karena itu, senyampang kita masih hidup, mari kita berkarya, syukur jika bisa berprestasi.

Gosip

Salah satu penyakit sosial yang sulit dihilangkan ialah gosip. Padahal kegemaran menyebar keburukan orang lain atau membuat gosip akan membawa kita ke daerah sunyi yang sepi, kering dan tanpa teman sejati. Karena itu,marilah kita hindari gosip agar tidak mengurangi nilai amal sholeh yang telah kita kumpulkan dengan susah payah. Mulai sekarang mari kita berhenti menyebar gosip dan mencari-cari kesalahan orang lain karena itu sejatinya tanda ysng nyata bahwa kita sedang dalam keadaan tidak nyaman dengan diri kita sendiri. Tetapi kita tidak sadar.

Kepribadian

Menurut para ahli psikologi, kepribadian/karakter seseorang merupakan modal yang sangat efektif untuk mempengaruhi orang.lain. Orang berkepribadian baik dan bijak.akan sangat dengan mudah mengajak orang lain untuk meniru berbuat kebaikan . Sebaliknya orang berkepribadian jahat ( perampok,.pembohong, pembunuh, pencuri , koruptor dsb) tidak akan pernah bisa mengajak orang lain berperilaku baik, karena itu bertentangan dengan kepribadiannya.

Menjadi pemimpin

Siapapun di antara kita sejatinya bias menjadi pemimpin. Tetapi mungkin tidak setiap kita siap dihujat dan diolok-olok, bahkan oleh pengikutnya sendiri. Mengapa demikian? Karena pemimpin itu lebih banyak dilihat kekurangan, kelemahan dan kesalahannya daripada kelebihan, kekuatan dan kebaikannya.

Kesantunan berbahasa

Betapa pentingnya berbahasa santun.sehingga lawan bicara merasa nyaman diajak berkomunikasi. Mengapa demikian? Sebab, hakikatnya orang yang santun berbahasa tidak saja tepat dalam memilih kata, tetapi di balik kesantunan itu terdapat keluhuran jiwa.

Harta

Banyak orang salah memahami harta. Harta memang diperlukan untuk hidup dan menjalankan aktivitas kehidupan. Tetapi harta yang dimiliki.seseor ang melebihi yang diperlukan biasanya akan diikuti dengan keinginan aneh- aneh yang bisa menjerumuskan ke lubang kehancuran. Karena itu, hati-hatilah dengan harta.

Optimisme

Optimisme merupakan kepercayaan yang menuntun pada pencapaian. Tidak ada yang bisa dicapai tanpa harapan. Karena itu, bersikaplah optimis dalam menghadapi persoalan apapun dalam hidup.ini.

Sebuah nasihat dari Ali bin Abi Thalib

Di sebuah kesempatan Imam Ali bin Abi Thalib mengatakan kepada murid-muridnya bahwa di dunia ini tiada kekayaan lebih berharga daripada kecerdasan, tiada kemiskinan lebih papa daripada kebodohan, tiada warisan lebih besar daripada budi pekerti mulia dan tiada dukungan lebih baik daripada nasihat.

Pentingnya punya banyak teman

Tidak semua orang bisa memperoleh teman dengan mudah, sehingga temannya sedikit. Padahal teman banyak itu penting dalam hidup. Sebenarnya kunci untuk itu sangat sederhana, yakni dengan cara mendengarkan mereka bicara, mempertimbangkan pendapat mereka dan, tidak boleh lupa, membuat mereka merasa penting.

Penderitaan yang paling menyakitkan

Di era kemajuan sains dan teknologi yang demikian pesat di dunia ini, ternyata kita menyaksikan berbagai penderitaan akibat perang, kemiskinan, kebodohan, bencana alam dan berbagai macam penyakit. Tapi sejatinya ada penderitaan yang lebih menyakitkan daripada itu semua, yakni penderitaan ketika seseorang tidak dihargai lagi sebagai manusia. Karena itu, menghargai seseorang, siapapun dia, adalah perbuatan sangat mulia yang mengentas manusia dari penderitaan batin.

Cara memimpin yang baik

Seorang pemimpin tidak bisa membuat anak buahnya menjadi lebih baik dengan cara memarahinya. Sebab, dengan dimarahi hati mereka telah luka. Hati yang telah luka tidak mungkin bisa bekerja dengan baik. Merangkul dan mengajak komunikasi baik-baik tentang kesulitan yang dihadapi dalam melaksanakan tugas merupakan cara yang sangat efektif menjadikan anak buah berkinerja lebih baik.


Demikianlah kumpulan kata-kata bijak, nasehat, motivasi, kata mutiara hikmah renungan dari Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si yang semoga dapat diambil hikmah oleh siapa saja yang berkenan membacanya.
Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top