Minggu, 04 Juni 2017

Literasi Keluarga

Literasi Keluarga (family literacy) merupakan istilah yang merupakan sub bagian dari literasi secara umum yang belum populer di Indonesia. Literasi keluarga merujuk pada metode pendidikan yang relatif masih baru. Beberapa negara yang telah mengimplementasikan literasi keluarga di antaranya US, Kanada, dan Afrika Selatan.

Dasar Filosofi Literasi Keluarga

Landasan dasar yang menjadi akar filosofi dari istilah literasi keluarga sebagai bagian dari metode pendidikan berangkat dari asumsi bahwa "orang tua adalah guru pertama bagi anak-anak".

Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang telah memiliki tingkat pendidikan lebih tinggi tidak hanya mampu menjadi warga negara yang produktif dengan peningkatan sosial dan Kapasitas ekonomi di masyarakat, tapi kondisi tersebut juga berpengaruh besar terhadap kesuksesan anak-anak mereka di sekolah. Orang tua yang berpendidikan lebih mampu mendukung pembelajaran anak-anak mereka.

Merancang program literasi keluarga adalah strategi yang paling efektif untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dan pengembangan literasi anak. Tujuan kurikulum literasi keluarga adalah untuk meningkatkan prestasi akademik siswa. Ketika program literasi keluarga terwujud, orang tua bisa berperan menjadi pendukung bagi literasi anak mereka.

Secara bersamaan, kemampuan baca tulis siswa menjadi unggul/lebih baik karena orang tua diberdayakan melalui program literasi keluarga itu tadi. Ketika orang tua diberi wewenang, mereka akan menjadi pihak yang seumur hidupnya aktif dalam pendidikan anak-anak mereka.

Layanan #literasi keluarga yang komprehensif memberikan pendekatan holistik terpadu dan terpadu bagi keluarga, yang memberi orang tua dan anak-anak yang sangat membutuhkan peningkatan keterampilan melek huruf mereka dengan layanan pendidikan dan non-pendidikan intensif, berkelanjutan, dan jangka panjang. Layanan literasi keluarga membuat perubahan berkelanjutan dalam keluarga dengan mengintegrasikan semua kegiatan berikut:

Pendidikan Orang Dewasa - Dirancang untuk memperluas tingkat akademis dasar, berpikir kritis dan kreatif, memecahkan masalah, menetapkan dan mencapai tujuan, mendapatkan pekerjaan dan keterampilan interpersonal yang sukses.


Pendidikan Anak Usia Dini - Dirancang untuk mempromosikan pertumbuhan dan perkembangan anak-anak dengan melibatkan orang tua dalam program pendidikan anak-anak mereka untuk mendorong keterlibatan bermakna yang akan dipertahankan sepanjang karir pendidikan anak.

Parent Education - Memberikan bimbingan bagaimana anak tumbuh, berkembang, dan belajar. Ini menyangkut pembahasan masalah yang penting bagi kesejahteraan keluarga, menghubungkan orang tua dengan sumber daya masyarakat, dan memberi kesempatan kepada orang tua untuk menjalin jaringan dan mengembangkan sistem pendukung bersama.

Kegiatan Orang Tua/Anak Interaktif - Memberikqn kesempatan bagi orang tua dan anak untuk berbagi pengalaman literasi/baca tulis yang baru dikembangkan. Orang tua dan anak berinteraksi bersama, mengintenskan hubungan mereka melalui pembelajaran timbal balik yang terjadi, memungkinkan mereka menjadi mitra sejati dalam pendidikan.

Referensi: Wikipedia
Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top