Kisah Seorang Penyendiri

"Bagaimana rasanya hidup di tengah-tengah orang yang membencimu ?. Bagaimana rasanya jika kamu bukanlah orang yang diharapkan kehadirannya ?. Mereka jarang memanggilmu, berkata padamu , bahkan memberikan perhatian untukmu."

Aku merasa asing di tengah-tengah mereka. Kau tahu ? Mereka tetap saja menyindirku, karena aku terasa berbeda. Aku gelisah dan kehilangan arah. Aku selalu mencari, namun cahaya sulit kutemukan. Hanya ada kegelapan, kegelapan, dan kegelapan.

Sesak dadaku, air mataku yang menetes. Pusing kepalaku, air mataku yang menetes. Sulit langkahku, air mataku yang menetes. Hingga, aku pun berpikir jika air mata yang menetes itu terkumpulkan, jadilah air-air yang memenuhi seisi ember. Aku pun mulai liar, andai air mata itu mampu kugunakan untuk mencuci tubuhku. Mungkin yang kan kurasakan kembali kesegaran itu ada.

Andai kau tahu ? Setiap hari bahkan setiap saat, aku selalu berdoa agar Tuhan mengirimkanku sesosok teman. Kadang aku sudah muak dengan kesendirianku ini. Saat-saat sebagian orang menyandang predikat sendiri dengan kata "jomblo". Namun aku ? Bukan hanya jomblo, tetapi juga dicap susah bersahabat.


Aku seorang Penyendiri. Suka, duka kulalui sendiri. Tawa, canda, bahkan tangis, kurasakan sendiri. Menyabet sandang sebagai orang yang aneh, karena selalu kemana-mana sendiri. Bahkan terbilang anti sosial, walau itu kurang tepat untukku.

Bahkan aku sulit merasakan cinta. Hidup terasa kosong, merana. Bahkan mimpi dengan kenyataan sulit kubedakan. Semua orang menertawakanku, karena tingkahku yang kaku. Aku bingung bahkan gerah atas semua kejadian yang menimpaku ini.

Kadang aku merasa diriku sangat payah. Bahkan sekedar pertemanan, sulit untukku wujudkan. Yang mampu kuwujudkan kini, hanyalah bermimpi, bermimpi, dan bermimpi. Biarkan sunyi dan sepi kini menjadi temanku. Sunyi dan sepi kuajak kompromi. Agar kita mampu berkolaborasi membentuk suatu karya dalam imajinasi-imajinasi. [Penulis: GreenGrey]

0 Komentar Kisah Seorang Penyendiri

Posting Komentar

Wikipendidikan
Back To Top