Kumpulan Puisi Islami Ramadan Terbaik 2017

Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan karya-karya puisi islami tentang ramadhan menjadi satu cara tersendiri untuk ikut berbahagia dan bergembira dengan kedatangannya. Puisi merupakan bentuk ikhtiar literasi dalam mengagungkan ramadhan nan suci. Berikut ini kami sajikan, Kumpulan Puisi Ramadan Terbaik 2017 yang indah dan mengandung makna yang amat mendalam. Selamat menikmati dan meresapi...



PUASA DIPERTANYAKAN
Karya Y. S. Sunaryo

Niaga dan kongsi banyak yang berhenti
Jam kerja dipangkas dikurangi
Tidur sepanjang hari diberi arti
Katanya, demi Ramadan bulan suci
Raga dimanja-manja
Lemas diduga khusuk puasa
Berkeringat banyak diwanti-wanti
Takut puasa tak kuat sehari
Katanya, puasa untuk Tuhan
Hingga tarawih mesti semalaman
Tadarus palingkan kehidupan
Mulut-mulut semata wiridan
Lalu di mana puasa hendak berperang?
Jika serba sendirian menjadi pilihan
Jalan pagi sunyi bak di pengungsian
Menangkah berperang jika sambil tiduran?
Ramadan mestilah bukan sebulan kemalasan
Bukan pula bulan hentikan kepedulian
Justru bangkit menangkan keimanan
Cumbui Tuhan dan berjibaku untuk martabat
Kemanusiaan

Ciamis, 27 Mei 2017.

SAHUR BEKAL KEMENANGAN
Karya Y. S. Sunaryo

Sahur hentikan tidur
Agar raga tak terbentur
Jiwa enggan melantur
Walau hanya sesuap bubur
Bangunlah bagi yang hendak berpuasa
Tak wajib, namun nikmat terasa
Bukan manjakan lidah penuh berselera
Melainkan sejak fajar mata harus terjaga
Terjaga untuk kuatkan raga
Bekerja untuk menebar kasih pada sesame
Tak boleh marah dan besar prasangka
Puasa untuk menyapu malas bekerja
Bukankah pada puasa Ramadan perang menjadi menang
Juga Al-qur'an diturunkan
Sebuah kemenangan raga kuat pertahanan
Dan pada jiwa penuh bimbingan
Sahurlah agar punya kekuatan
Pada kekebalan iman
Merupa ketahanan badan
Hingga menang berperang melawan
Kemalasan

Ciamis, 27 Mei 2017

DI BALIK LAPAR
Karya Y. S. Sunaryo

Jika bangga sehari menahan lapar
Adalah kesombongan yang amat liar
Bukankah setahun, seumur hidup, terdapat jutaan orang lapar menggelepar
Namun puasa tak berkoar-koar
Tanpa dijanjikan berlipat pahala
Tak jua dijejal tentang surge
Pun tak didalilkan bersih dari dosa-dosa
Tanpa ucapan selamat berpuasa
Sedangkan kita, yang lapar hanya fajar hingga ujung senja
Diawali dengan makan rupa-rupa
Lantas berbuka dengan berderet menu
nikmat gula-gula
Dengan simpuh tarawih memohon dihapus dosa-dosa
Lapar tak seberapa mesti pengingat kita
Bahwa kita bertugas entaskan jelata
Hidup tak semata manjakan raga
Sedangkan jiwa dibiarkan terlunta-lunta

Ciamis, 26 Mei 2017

FITRAH RAMADHAN
Karya Masayu Sechmaida

Jala kasih menjerat asmara
Sukma tertawan hati terpenjara
Di balik jeruji cinta
Luruh diri tiada daya
Tercekal langkah tenggelamkan rasa
Membutakan mata menulikan telinga
Tiada salah pada cinta
Bersemi pada pondasi berbeda
Di bulan suci ramadhan
Gema tadarus menggendam kemuliaan
Mendobrak jeruji hati bersenandung
Terbebas jalinan cinta terlarang
Sinar ramadhan menerangi kalbu
Rahmat ramadhan indah terjamu
Mulia ramadhan memeluk kasih
Hidayah ramadhan hamparkan fitrah

Bandar Lampung
26 Mei 2017

NIAT DAN KEYAKINAN RAKAAT TARAWIH
Karya Nuryadi Pendit

Shalat malam bulan Ramadhan
11 dan 23 rakaat shalat dibenarkan
Perihal niat dan keyakinan
Jalankan asal tak melanggar tuntutan
Seperti shalat Nabi Muhammad SAW yang dilakukan
Delapan rakaat tarawih dan tiga rakaat witir imbuhan
Namun surat panjang yang dibacakan
Perihal ikuti tanpa kekhawatiran
Setiap surat yang dibacakan panjang
Sebelas rakaat sampai subuh menjelang
Sungguh ketakwaan yang gemilang
Waktu sahur bersambut riang
Perihal witir rakaat ganjil
Tersebab kumandang adzan subuh memanggil
Nabi Muhammad menyingkat rakaat witir
Satu rakaat shalat witir terakhir
Para ulama dan pemuka sepakat
Ada yang menjalankan shalat malam
Ramadhan 23 rakaat
20 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir
Perihal ikuti tanpa khawatir
Shalat 11 rakaat Nabi panjang
Daripada 23 rakaat umat sekarang
11 rakaat pun dibolehkan
23 rakaat karena kecintaan malam Ramadhan
Yang lebih mulia perihal khusyuk
Niat dan keyakinan tulus merunduk
Shalat khusyuk gambaran hati
Pada perilaku sehari-hari
Islam mengajarkan kemudahan
Bukan paksaan tersebab shalat adalah kebutuhan
Islam fleksibel tatanan dan tuntunan
Perbanyak amal tuk menghadap Tuhan.

Jogja, 26-5-2017.

MARHABAN YA RAMADHAN
Oleh: A Muhamad Aripin

Tabuh gemuruh di penjuru bumi
kemilau fitrah nan suci terasa menanti
lumpur dan debu kembali disapu
bersihkan baja dosa yang kian membatu
marhaban ya ramadhan
ku caturkan syukur padamu
karena engkau masih sudi menyapa disisa hidupku
marhaban ya ramadhan
mungkin hari esok atau lusa tiba masanya
jihad menabuh genderang melawan dahaga
dari pada harus perang bercucuran darah
dengan saudara

Bandar Seri Begawan, 26 Mei 2017.

INDAH RAMADHAN
By Jeng Ayu Putrie

Ada sekuntum hari
wanginya mengharumi bumi
Saat itulah kemurahan sang khalik berlimpah
Menyatu pada segala inti hidup

Adalah Ramadhan
Ia bertelaga bening
Airnya mutiara Maghfitrah
Gerincingan dzikir dan tadarus

Tepinya doa lebih lembut,lirih dan pasrah,siapa tak ingin jadi ikannya?
Mari berenang dengan kesunyian
Nafsu agar setiap sirip kita tak patah sia sia

Ia rahasia
Tak sekedar lapar dan dahaga
Tapi itulah sesunghuhnya hakikat cinta
Dan salah satu cara bertegur sapa dengan ALLOH

Karena dengan lapar dan haus ,kita lebih bias
menyadari bahwa kita tak berpunya , Biar lebih memahami
Bahwa kita tak lebih dari debu Diantara ke Maha luasan ~ NYA
IA sepantasnya dirindukan

Hongkong 9 juni 2017
Wikipendidikan
Back To Top