Menjadi Penulis Sastra Maya

Wikipendidikan - Pada awal kita memilih menulis adalah untuk mencurahkan isi hati, ide maupun bercerita, tentu tidak pernah terpikir pada kemudian hari ada yang menyebut kita adalah seorang penulis.

Berlanjut dari sekedar hobi, secara tidak langsung kita akan memilih komunitas yang seirama, sesama penulis atau setidaknya mengikuti gerakan dinamis kepenulisan. Semakin jauh kecintaan kita pada menulis, pilihan selanjutnya adalah jenis apa tulisan yang kita sukai. Puisi, cerpen fiksi maupun realita, opini, dan jenis lainnya.


Berlanjut kepada pembelajaran diri untuk menjadikan karya tulis lebih baik dengan membaca dan berubah untuk selangkah lebih maju pada setiap tahap sesuai kemampuan kita.

Sastra, yap! Ini dia, setelah kita masuk ruang literasi. Pasti akan bertemu dengan sastra. Tidak mudah memahaminya akan tetapi juga tidak sesulit yang dibayangkan.

Kita akan mulai dikelilingi dengan imajinasi, diksi, majas, aturan main menulis, pemahaman makna lugas dan tingkatan kepada level yang lebih tinggi.

Sekali lagi JANGAN TAKUT MENCOBA, terus saja ikuti perkembangan dengan memasuki grup-grup sastra untuk menimba ilmu dari para senior bahkan ahli bahasa dan sastra yang banyak menjadi sesepuh grup.

Jangan dikira Sastra Maya itu isinya orang yang kurang kerjaan, lihat saja buka mata dan hati, banyak senior sastra dan beliau-beliau yang dengan sukarela membimbing sambil berbagi kritik saran juga karya yang bermutu dan sangat bermanfaat.

Bercintalah dengan penuh perasaan dan buktikan dengan hasil karya yang semakin baik.

Karena apabila kita CINTA pasti akan berikan yang terbaik dan cinta yang tulus tidak akan putus oleh kekurangan ataupun pikiran picik, pendek pikir, prasangka juga ego merasa lebih dari yang lain. Di atas langit ada langit dan selalu ingat ilmu padi.

Penulis: Dwi Retno RJ_10417, KL

0 Komentar Menjadi Penulis Sastra Maya

Posting Komentar

Wikipendidikan
Back To Top