Sabtu, 20 Mei 2017

Perbaiki Hubungan Kita dengan Allah, dan Biarkan Allah Membereskan Urusan Dunia Kita

Wikipendidikan - Seringkali, bahkan mungkin setiap hari, kita menghadapi masalah hidup yang serba ruwet dan terus berdatangan secara bertubi-tubi. Satu persoalan belum selesai dipecahkan, datang masalah baru secara bertubi-tubi seakan-akan tanpa henti. Resah memikirkan apa yang mau kita makan esok hari. Bingung memikirkan bagaimana nasib setelah menikah nanti. Khawatir dengan nasib dan biaya pendidikan anak-anak di masa depan. Kita juga menguras tenaga dan fikiran, berharap dan berupaya mencari solusi agar masalah dan kesulitan hidup yang mengganjal segera dapat terselesaikan.

Banyak orang yang akhirnya stress dan frustasi atas masalah hidup yang harus dihadapi sebab semakin keras ia berusaha mencari solusi, alih-alih mendapatkan solusi, justru semakin keras masalah itu melilitnya. Seakan-akan seluruh waktu dan energi yang dia habiskan tak pernah cukup untuk untuk menyelesaikan masalahnya. Kondisi semacam ini, seringkali membuat orang merasa putus asa dan beranggapan bahwa Allah tidak adil terhadapnya.


Padahal, Allah telah berjanji, barangsiapa yang membereskan hubungannya dengan Allah, maka niscaya Allah akan membereskan semua hubungannya dengan seluruh manusia dan problematika hidup yang dialaminya.

Selama kita masih hidup, masalah tidak dapat kita hindari. Yang bisa kita lakukan hanyalah menjalani dan berusaha mencari solusi pemecahan terbaik atas masalah tersebut. Sayangnya, banyak orang yang salah dalam caranya menyelesaikan masalah yang menyulitkan dirinya.

Bagi Allah, semua urusan yang kita takutkan dan kita khawatirkan adalah perkara yang untuk-Nya. Seringkali kita ini jumawa, merasa kita mampu menghadapi semuanya dengan mengandalkan kekuatan sendiri. Kita berusaha menjalani dan mencari solusi atas semua persoalan yang kita hadapi dengan kekuatan kita sendiri. Kita sering berlagak seperti manusia super yang bisa segalanya. Dengan pikiran kita, dengan pengetahuan kita, dan dengan harta kita. Dan Allah ingin menunjukkan kepada kita, bahwa pada hakikatnya kita ini lemah dan tak berdaya.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib, sebagaimana dikutip dalam kitab Nahjul Balaghah, mengajarkan kepada kita dalam ungkapannya:

Ungkapan Sayyidina Ali bin Abi Thalib di atas, mengajarkan kepada kita bahwa sumber dari semua persoalan yang menimpa diri kita adalah disebabkan karena rusaknya hubungan kita dengan Sang Pencipta, Allah SWT. Koneksi kita dengan Allah terputus, sehingga kita merasa bahwa masalah yang kita hadapi tidak memiliki keterhubungan dengan-Nya. Padahal, segala sesuatu berada dalam kuasa dan pengetahuan-Nya. Dan amatlah mudah bagi Dia untuk merubah segala urusan dan kondisi kita dalam waktu yang lebih cepat dari kedipan mata.

Maka dari itu, apabila kita ditimpa suatu masalah dan kesulitan hidup yang seakan-akan dunia ingin kiamat, maka evaluasilah bagaimana hubungan kita dengan Allah. Apakah selama ini kita masih banyak melanggar hak dan perintah-Nya? Apakah selama ini kita masih terus-terusan melanggar apa yang dilarang oleh-Nya? Baca juga Belajar Tawakkal dari Kehidupan Burung

Perbaikilah hubungan kita dengan Allah, niscaya Allah akan membereskan semua kesulitan dunia kita. Semoga kita dikaruniai kesadaran untuk senantiasa mengevaluasi bagaimana hubungan kita dengan-Nya. (muhammadnoer)

0 Komentar Perbaiki Hubungan Kita dengan Allah, dan Biarkan Allah Membereskan Urusan Dunia Kita

Posting Komentar

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top