Jumat, 12 Mei 2017

Apa itu Clarity?

Ada banyak hal yang kita rencanakan dalam hidup ini namun seringkali kita menunda-nunda pengerjaannya sehingga seringkali banyak rencana yang tidak dapat terealisasi sesuai dengan harapan kita. Seiring berjalannya waktu, yang tersisa hanyalah penyesalan demi penyesalan. Mengapa kita malas? Mengapa kita sering menunda-nunda pekerjaan? Padahal sekitainya kita lebih rajin, kemungkinan besar kita bisa merealisasikan semua tindakan yang telah kita rencanakan.


Sekali waktu kita hilang, berlalu, ia tak akan pernah kembali lagi. Sama seperti anak panah yang melesat dari busurnya. Setelah begitu banyak waktu yang kita sia-siakan, yang bisa kita seharusnya lakukan di masa ini dan masa mendatang adalah memperbaiki dan melakukan sebaik mungkin sebagai bentuk penebusan atas rasa bersalah kita di masa lalu, atas banyaknya pekerjaan yang kita tunda-tunda.

Waktu yang kita habiskan untuk sekedar tidur dan bermalas-malasan, waktu yang kita habiskan untuk kegiatan-kegiatan yang tidak produktif, harus kita tebus dengan peningkatan produktifitas mulai saat ini dan seterusnya. Jangan sampai kita tergolong orang-orang yang merugi, yang tidak mengalami peningkatan kualitas hidup dan produktifitas dari waktu ke waktu. Kita harus belajar dari kesalahan masa lalu.

Belajar dari Syamsul Alam, salah satu enterpreneurship sukses di Indonesia, salah satu hal yang paling utama dan penting dalam hidup ini adalah Clarity. Apa itu Clarity? Clarity adalah kejelasan TUJUAN yang hendak kita capai. Saya yakin, masih banyak dari kita yang belum memiliki hal ini dalam hidupnya. Makanya, banyak yang bingung ke mana mau melangkah, dan apa langkah yang harus dilakukan, karena tujuannya belum jelas.

Sebelum kita mulai membuat bisnis, sebelum kita bisa sukses, sebelum kita bisa sampai pada tujuan yang kita impikan, kita lebih dulu kita harus punya KEJELASAN tentang apa TUJUAN kita, apa yang ingin capai, dan mengapa kita mencapai hal itu.

Setiap kesuksesan dalam hidup ini, tidak besar secara tiba-tiba, tak terkecuali dalam dunia wirausaha. Di balik setiap usaha yang sukses, pasti ada pemilik usaha yang mengerti dan memahami ke arah mana usahanya akan diarahkan, untuk apa tujuannya, bagaimana cara untuk mewujudkan tujuan itu, dan lain-lain.

Di sinilah pentingnya Clarity. Harus benar-benar jelas terlebih dahulu apa yang sebenarnya kita inginkan untuk kita capai, apa yang hendak kita tuju, apa saja syarat yang diperlukan untuk mencapai tujuan itu, dan bagimana cara terbaik untuk menuju ke sana.

Senada dengan apa yang ditulis di situs ahmardinspire.com, bahwa ketidakjelasan tujuan membuat orang terjebak di roda hamster. Orang-orang terur berjalan dan berlari dengan menghabiskan banyak energi dan sumberdaya, namun tidak mendapatkan hasil atau kemajuan yang bermakna. Mengapa? Karena tidak memiliki kejelasan tujuan. Akhirnya, mereka stress, depresi, dan putus asa karena merasa telah melakukan tindakan yang sia-sia. Dan ini berlaku dalam semua aspek kehidupan kita.

Clarity akan menjadikan setiap proses yang kita jalani menjadi lebih bermakna. Dalam dunia pendidikan, sebelum melakukan aktifitas belajar mengajar di kelas, guru diharuskan membuat RPP terlebih dahulu. Di dalam RPP, selain terdapat langkah-langkah proses pelaksanaan pembelajaran, juga terdapat tujuan yang jelas yang hendak dicapai dari proses tersebut.

Nah, sudahkah anda memiliki Clarity?

0 Komentar Apa itu Clarity?

Posting Komentar

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top