8 Manfaat Psikologis Kesedihan yang Menakjubkan

Manusia adalah spesies yang sangat moody. Kesedihan dan suasana hati yang buruk selalu menjadi bagian dari pengalaman manusia. Dalam budaya kita, emosi normal manusia seperti kesedihan sering dianggap sebagai kelainan. Setiap orang ingin terlepas dari kesedihan dan senantiasa mendambakan kebahagiaan. Namun pada kenyataannya, kesedihan dan mood yang buruk tetap menjadi bagian penting dari rentang normal suasana hati yang kita alami secara teratur.

Saatnya untuk merekonstruks pandangan negatif tentang kesedihan dan mood buruk dalam kehidupan kita. Kita harus menyadari bahwa itu adalah bagian normal dan bahkan bermanfaat dan adaptif bagi manusia.

Dari sejarah Tragedi Yunani, kita dilatih untuk menerima dan menangani kemalangan yang tak terelakkan sebagai bagian normal dari kehidupan manusia. Tragedi Shakespeare bersifat klasik karena mereka menggemakan tema ini. Dan karya-karya seniman besar seperti Beethoven dan Chopin dalam dunia musik, atau Chekhov dan Ibsen dalam literaturnya mengeksplorasi gambaran tentang kesedihan, sebuah tema yang bernilai tinggi.

Para filsuf kuno juga percaya bahwa menerima kesedihan suasana hati yang buruk sangat penting untuk menjalani kehidupan. Bahkan filsuf hedonis seperti Epicurus yang dikenal hidup dengan baik, melibatkan penerapan penilaian yang bijak, pengekangan hawa nafsu, pengendalian diri dan penerimaan kesulitan yang tak terhindarkan.

Apa manfaat kesedihan?

Psikolog yang mempelajari bagaimana perasaan dan perilaku kita, telah berevolusi dari waktu ke waktu menekankan bahwa semua kondisi afektif kita (seperti suasana hati dan emosi) memiliki peran yang bermanfaat; mereka mengingatkan kita pada semua realitas dunia yang mau tidak mau kita hadapi.

Sebenarnya, emosi manusia mencakup lebih banyak hal negatif daripada perasaan positif. Emosi negatif seperti rasa takut, marah, dan malu sangat bermanfaat karena membantu kita mengenali, menghindari dan mengatasi situasi yang mengancam atau membahayakan jiwa dan raga.

Tapi apa manfaatnya kesedihan? Berikut ini setidaknya 8 manfaat psikologis kesedihan yang ditemukan para psikolog.

#1 Saat kita sedih, orang lain menunjukkan kepedulian dan ingin membantu.

Saat kita tampak sedih atau dalam suasana hati yang buruk, orang sering khawatir dan cenderung membantu. Dalam hal ini, kesedihan bertindak sebagai sinyal sosial yang mengkomunikasikan pelepasan, penarikan diri dari persaingan dan menyediakan tempat perlindungan. Kesedihan yang intens dan abadi, seperti depresi , jelas merupakan kelainan serius dan melemahkan manusia. Namun, suasana hati yang ringan dan sementara dapat menjadi tujuan adaptif yang penting dan berguna, dengan membantu kita mengatasi tantangan sehari-hari dan situasi sulit yang terkadang melibatkan orang lain sebagai partner sosial.

#2 Kesedihan bermanfaat memberikan informasi yang dapat kita jadikan panduan dalam membuat rencana dan motivasi hidup di masa depan.

Beberapa suasana hati yang negatif, seperti melankoli dan nostalgia ( kerinduan masa lalu) bahkan mungkin menyenangkan dan tampaknya memberikan informasi yang berguna untuk memandu rencana dan motivasi masa depan.

#3 Kesedihan juga bisa meningkatkan empati, kasih sayang, keterhubungan dan sensibilitas moral dan estetika. Dan kesedihan telah lama menjadi pemicu kreativitas artistik.

#4 Mempertajam daya ingat serta meingkatkan kepekaan kita untuk mengingat sesuatu secara detail.

Eksperimen ilmiah baru-baru ini mendokumentasikan manfaat dari suasana hati yang buruk sebagai sinyal otomatis yang mengindikasikan gaya berpikir yang penuh perhatian dan detail. Dengan kata lain, suasana hati yang buruk membantu kita untuk lebih perhatian dan sensitif terhadap situasi sulit sehingga dapat menemukan solusi pemecahan yang tepat.

Sebaliknya, suasana hati positif (seperti perasaan bahagia) biasanya berfungsi sebagai sinyal yang menunjukkan situasi yang akrab dan aman dan menghasilkan gaya pemrosesan yang kurang rinci dan perhatian.

Dalam sebuah penelitian, suasana hati yang buruk (yang disebabkan oleh cuaca buruk) mengakibatkan orang lebih baik mengingat detail sebuah toko yang baru saja mereka tinggalkan. Suasana hati yang buruk juga bisa memperbaiki ingatan para saksi mata dengan mengurangi efek dari berbagai gangguan, seperti informasi yang tidak relevan, salah atau menyesatkan.

#5 Penilaian yang lebih akurat

Suasana hati yang buruk juga mengurangi beberapa bias dan distorsi dalam hal cara orang membentuk kesan. Misalnya, hakim yang sedikit sedih membentuk kesan yang lebih akurat dan dapat diandalkan tentang orang lain karena mereka memproses detail secara lebih efektif. Psikolog menemukan bahwa suasana hati yang buruk juga mengurangi kemudahan tertipu dan skeptisisme meningkat saat mengevaluasi mitos dan rumor, dan bahkan meningkatkan kemampuan orang untuk mendeteksi penipuan secara lebih akurat . Orang-orang dalam suasana hati yang buruk juga cenderung tidak bergantung pada stereotip sederhana.

#6 Meningkatkan Motivasi

Penelitian lain menemukan bahwa ketika peserta yang bahagia dan sedih diminta untuk melakukan tugas mental yang sulit, mereka yang dalam suasana hati yang buruk berusaha lebih keras dan lebih tekun. Mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengerjakan tugas, mencoba lebih banyak pertanyaan dan menghasilkan jawaban yang lebih tepat.

#7 Kemampuan Komunikasi menjadi lebih baik

Gaya berpikir yang penuh perhatian dan terperinci akibat suasana hati yang buruk juga dapat meningkatkan kemampuan komunikasi. Para psikolog menemukan bahwa orang-orang dalam suasana hati yang sedih menggunakan argumen persuasif yang lebih efektif untuk meyakinkan orang lain, lebih baik dalam memahami kalimat yang ambigu dan lebih mampu memilih diksi terbaik ketika berkomunikasi.

#8 Kesadaran yang meningkat

Eksperimen lain menemukan bahwa kesedihan dapat membuat orang lebih memperhatikan nilai dan norma sosial, serta tidak egois dalam memperlakukan orang lain.

Mengharapkan kehidupan yang sepenuhnya bahagia dan terlepas dari kesedihan merupakan sebuah kesia-siaan. Tak ada yang bisa bebas, atau menyangkal bahwa kesedihan merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia.

Merasa sedih atau dalam suasana hati yang buruk membantu kita untuk lebih fokus pada situasi yang kita hadapi, dan dengan demikian meningkatkan kemampuan kita untuk menganalisis situasi sehingga berhasil merespon situasi yang secara tepat.

Temuan para psikolog terhadap manfaat psikologis dari kesedihan atau suasana hati yang buruk merupakan bukti yang menguatkan bahwa tidak ada satu pun dari ciptaan Allah di dunia ini yang diciptakan secara sia-sia, tanpa ada manfaatnya, termasuk Allah menciptakan kesedihan.
Bagikan artikel via

facebook twitter gplus email

0 Response to 8 Manfaat Psikologis Kesedihan yang Menakjubkan

Posting Komentar