Mengungkap Sisi Misterius Nabi Khidir

Nabi Khidir adalah salah satu Nabi yang masih hidup sampai sekarang dan hidupnya diperselisihkan terutama oleh sebagian ulama-ulama Muhaddisin. Bahkan jati diri Nabi Khidir apakah memang benar-benar nabi atau wali juga jadi bahan perselisihan.

Imam Nawawi dan kebanyakan ulama, terlebih Para sufi, ahlis Shalah dan ahli makrifat sepakat beliau ada dan bahkan hidup di tengah-tengah kita. Yaa, mungkin santri-santri pondok kuno sangat maklum mengetahui kisah-kisah Nabi Khidir yang “biasa” bergumul dengan para Kyai ampuh tempo dulu, karena beliau hidup lamaa sekali dan akan meninggal kelak kala berjibaku dengan Dajjal.


Hidupnya yang lama ini seperti Nabi Ilyas yang meminum air sumber kehidupan atau 'Ainul Hayaah (Seperti yang ada di Film yang dibintangi Johny Deep itu lho, pirates kalau nggak kliru wkwk). Nama beliau banyak yang menselisihkan, ada yang berkata beliau bernama Balya Ibnu Malkan, ada yang berkata: Iiliya, dan ada yang berkata: Armiya (Keren kan kalau buat nama bayi wkwk).

Ada yang mengatakan beliau keturunan Nabi Nuh, ada yang mengatakan keturunan Nabi Ibrahim, dan ada yang mengatakan keturunan Nabi Harun.

Ada yang mengatakan beliau adalah salah satu Bani Israil, tapi ada yang mengatakan beliau adalah keturunan dari para Raja dan mempunyai nama julukan Abul Abbas.

Konon, entah karena apa, beliau terlahir di goa dan setiap hari disusui kambing seorang laki-laki sampai akhirnya laki-laki itu memungutnya menjadi anak angkat. Setelah dewasa, entah karena apa lagi, ayah kandungnya yg raja itu kok tiba-tiba ingin mencari anaknya yang hilang itu, Setelah bermusyawarah dengan ahli makrifat dan cendekia, Ia mengadakan sayembara, “Barangsiapa yang mampu menuliskan lembar Nubuwat Nabi Ibrahim dan Nabi Syis, maka akan mendapatkan hadiah besar (ini cuma alasan saja)", dan ternyata pemenangnya adalah Nabi Khidir.

Awalnya sang raja tidak tau bahwa beliaulah putranya, tapi setelah tahu, langsung merangkulnya dan menjadikannya pangeran yang mulia. Tapi lagi-lagi entah dengan alasan apa, Nabi Khidir meninggalkan kemewahan sebagai pangeran dan lebih suka mengembara ke seantero bumi ini.

Beliau Nabi? Lhaa ini lagi-lagi yang banyak perselisihan antara para Ulama. Ada yang mengatakan beliau Nabi, ada yang mengatakan beliau Wali, dan bahkan ada yang mengatakan Beliau Malaikat, wallahu a’lam.

Kisah pertemuan Nabi Khidir dan Nabi Musa

Dalam kisah pertemuannya dengan Nabi Musa, Nabi Khidir mewasiatkan kata-kata hikmah kepada Nabi Musa seperti berikut ini :

“Andai kau sabar, aku akan membeberkanmu seribu keajaiban. Yang setiap keajaiban akan membuatmu sangat takjub”. Dawuh Nabi Khidlir kala mau meninggalkan Nabi Musa yang hanya bisa menangisi kepergiannya, lalu terjadi dialog lain yang asyik: “Berilah wasiat padaku wahai Nabi Allah”, pinta Nabi Musa AS. “Wahai Musa, jadikan tujuanmu untuk tempat kembalimu (Akhirat), apa-apa yang tidak kau mengerti, jangan membuatmu goncang (ojok nggumunan). Jangan tinggalkan takutmu pada Allah di kala amanmu, jangan putus asa dengan amanmu kala ketakutan menyeruakmu, renungkanlah setiap apa yang kau lihat, jangan kau sebar kebaikan dengan ukuran kemampuanmu”.

Demikianlah sisi-sisi misterius dari Nabi Khidir. Tak ada yang tau pasti seperti apa ciri-cirinya kecuali orang-orang yang oleh Allah dianugerahi kesempatan untuk bertemu beliau. Semoga kita menjadi orang yang mampu mengambil pesan-pesan hikmah dari beliau dan mengamalkannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana salah satu pesan beliau kepada Nabi Musa, "Jangan mencari ilmu dengan tujuan untuk menceritakannya (reshare), tapi carilah ilmu untuk mengamalkannya."

Penulis: Gus Robert Azmi
Bagikan artikel via

facebook twitter gplus email

0 Response to Mengungkap Sisi Misterius Nabi Khidir

Poskan Komentar