7 Langkah Mudah Membuat Mind Map Unik dan Menarik

Mind map atau mind mapping adalah salah satu cara terbaik untuk memotret apa yang ada di dalam pikiran kita dan menghadirkannya dalam kehidupan nyata dalam bentuk visual. Mind map dapat membuat kita semakin kreatif, meningkatkan daya ingat, dan kemampuan pemecahan masalah secara lebih efektif.

Sederhananya, mind mapping adalah pemetaan pikiran. Di dalam mind map atau peta pikiran tersebut, kita menggunakan perpaduan berbagai unsur berupa garis warna, gambar, dan simbol-simbol untuk menghubungkan informasi-informasi, ide-ide, dan gagasan-gagasan yang relevan dan berkorelasi. Perhatikan contoh mind map yang dibuat oleh Jane Genovese tentang Prokrastinasi berikut:

Contoh Mind Map via http://technosiaid.blogspot.com
 Mind map dapat membantu kita menggali dan menghubungkan informasi yang ada di dalam dan di luar otak kita. Mind map termasuk cara baru dalam belajar yang efektif, menyenangkan, dan kreatif. Dengan mind map, kita dapat memperoleh dan memproses informasi dari luar dan dalam otak kita secara efektif.

Secara umum, mind mapping memiliki struktur alami yang terorganisir dari pusat dan dihubungkan dengan garis, simbol, kata-kata, warna, dan gambar untuk menggambarkan peta pikiran agar lebih sederhana.

Dengan mind mapping, list catatan yang panjang dan rumit dapat diubah menjadi diagram sederhana dan unik yang warna-warni, mudah diingat, dan terorganisasi dengan baik.

Bagaimana cara membuat mind map? Tony Buzan, sang tokoh sentral yang mempopulerkan konsep mind mapping memberikan panduan dasar dalam membuat mind mapping dalam 7 langkah berikut:
  1. Mulailah menuliskan/mencatat ide/gagasan/informasi/topik utama di tengah-tengah sebuah halaman atau area kosong. Langkah ini akan memberikan kebebasan pada otak kita untuk selanjutnya menyebarkan ide-ide dan gagasan yang terkait ke segala arah dengan lebih bebas dan alami.
  2. Gunakan gambar untuk ide pokok dalam mind map yang kita buat. Karena gambar setara dengan seribu kata dan ia membantu kita menggunakan imajinasi kita. Sebuah gambar ide sentral yang menarik dapat membantu kita lebih fokus dan berkonsentrasi.
  3. Gunakan perpaduan warna. Mengapa? Karena bagi otak kita warna adalah sesuatu yang lebih menarik daripada teks biasa. Warna menambahkan kesan semangat dan hidup untuk Mind Map yang kita buat. Selain itu, warna menambah energi yang luar biasa untuk kita berpikir Kreatif dan menyenangkan.
  4. Hubungkan cabang utama dengan cabang kedua, cabang kedua dengan cabang ketiga, begitu seterusnya secara kumulatif. Hal ini dilakukan karena otak kita bekerja dengan asosiasi. Otak kita bekerja dengan menghubungkan dua, tiga, dan lebih banyak hal dalam waktu yang bersamaan. Dengan cara ini kita akan memahami dan mengingat lebih banyak hal dengan mudah.
  5. Buatlah mind map dengan garis-garis yang melengkung, bukan lurus. Jadi, hubungkan konsep atau ide utama dengan ide-ide terkait dengan garis-garis melengkung. Mengapa harus garis melengkung? Sebab garis lurus itu sudah biasa, mainstream, tidak kreatif, dan membosankan.
  6. Gunakan satu kata kunci per baris. Karena kata kunci tunggal memberi kita lebih banyak kekuatan dan fleksibilitas. Sama seperti istilah “Power point” yang artinya poin-poin yang memiliki power.
  7. Gunakan gambar pada semua sub ide. Sama seperti gambar ide sentral, ia bernilai seribu kata. Jadi, jika kita hanya memiliki 10 gambar dalam Peta Pikiran kita, itu sudah sama nilainya dengan 10.000 kata dari catatan tertulis
Cara membuat mind map seperti yang dijelaskan dalam langkah-langkah di atas dapat kita kembangkan sesuai kreatifitas dan kebutuhan kita masing-masing. Mind map sangat bermanfaat sebagai cara kreatif yang dapat membantu meningkatkan efektifitas kita dalam belajar, mengorganisasikan dan memvisualisasikan ide dan informasi, pembuatan struktur perencanaan, dan juga pembuatan kerangka tulisan.
Wikipendidikan
Back To Top