Senin, 13 Maret 2017

7 Kebiasaan Sederhana Ini Sangat Bermanfaat untuk Pendidikan Anak di Lingkungan Keluarga

Pendidikan anak usia dini (PAUD) pada hakikatnya dimulai dari rumah. Keluarga adalah lembaga sekolah pertama bagi anak, dan orang tua adalah guru pertama dan utama mereka. Rumah adalah tempat di mana setiap anak pertama kali belajar berkomunikasi, merasakan kebersamaan, mengenal cinta kasih, belajar mandiri dari hal-hal terkecil seperti makan, mandi, berpakaian, dan masih banyak lagi. Meskipun pendidikan di rumah tidak ada kurikulumnya. Namun orang tua harus berperan menjadi guru yang cerdas yang mampu membuat kurikulum pendidikan di rumah untuk anak-anaknya. Sebab orang tua pasti tau, mau diarahkan kemana anaknya kelak. Simak Peran keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak.

Penguatan pendidikan anak dalam keluarga sangat penting dilakukan. Peran keluarga dalam pendidikan anak sangat penting. Ada banyak kegiatan bernilai pendidikan yang bisa dilakukan orang tua dengan melibatkan anak di dalamnya. Kegiatan-kegiatan itulah yang merupakan bagian dari pelaksanaan kurikulum pendidikan keluarga. Di antara kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan orang tua dalam menjalankan perannya dalam mendidik anak di lingkungan keluarga adalah sebagai berikut:


1. Mengajak anak secara rutin untuk beribadah.

Sedini mungkin anak harus dikenalkan dan diajak untuk beribadah sebagai bentuk pelaksanaan kewajiban sebagai makhluk Tuhan yang beriman, di samping orang tua memang berkewajiban mendidik anak tentang agama. Baca juga Cara mendidik anak menurut ajaran islam.

Kebiasaan melaksanakan ibadah bersama sekeluarga, di samping membangun kebersamaan dalam keluarga, yang terpenting adalah membangun karakter baik pada anak dan mengenalkan nilai-nilai agama dan ketuhanan melalui pembiasaan ibadah bersama secara rutin setiap hari.

Menanamkan kecintaan kepada Tuhan efektif apabila dimulai sejak usia dini dan dilakukan secara kontinyu hingga terbangun kebiasaan yang positif. Di antara langkah kecil yang bisa dilakukan orang tua adalah dengan mengajak anak untuk senantiasa mengawali semua kegiatan sehari-hari diawali dengan berdoa dan mengakhirinya dengan bersyukur.

2. Mengenalkan dan mengajak anak baca buku

Semua orang tau, bahwa buku adalah jendela ilmu pengetahuan. Mengenalkan buku kepada anak sejak dini akan membangun cinta anak kepada buku. pada tahap awal kenalkan buku-buku yang bergambar, tidak perlu memaksa anak agar cepat bisa membaca tulisan.

Membaca gambar visual merupakan kemampuan literasi tingkat dasar seorang anak. Orang tua bisa membacakan cerita bergambar pada anak. Lambat laun anak kemudian akan mengenal huruf dan mengenal intonasi dan aksentuasi huruf dan kata. Demikian itulah langkah yang menyenangkan dalam membangun kemampuan literasi anak.

3. Mengajak anak mengerjakan pekerjaan-pekerjaan ringan

Jadikanlah pekerjaan-pekerjaan rumah yang ringan seperti membersihkan halam sebagai sebuah kegiatan yang menyenangkan. Libatkan semua anggota keluarga. Kerjasama, cinta kebersihan, kepedulian, tanggung jawab, dan saling tolong menolong akan tumbuh dalam diri anak ketika mereka teribat secara langsung dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah.

4. Mengajak anak memasak

Dapur adalah tempat yang efektif untuk mengenalkan sebuah proses. Orang tua, terutama ibu, bisa menjadikan kegiatan memasak dapat sebagai alternatife kegiatan yang mendidik dan menyenangkan. kegiatan memasak bisa menjadi sarana untuk mengenalkan matematika, sosial, sains, dan lain sebagainya.

Selain memasak, kegiatan lanjutan yang sebaiknya dilakukan adalah makan bersama. Makan bersama sangat dianjurkan karena banyak sekali hal bermanfaat yang bisa dipelajari anak ketika makan bersama. Misalnya mengenai adab dan tata cara makan, rasa syukur, empati, pengetahuan tentang kandungan gizi dalam makanan, dan cara menghargai hasil kerja orang lain.

5. Mendongengkan cerita anak yang bermanfaa sebelum tidur

Penelitian membuktikan bahwa membacakan cerita sebelum tidur adalah sebuah cara yang sangat efektif untuk mengenalkan karakter teladan pada anak. Sebab menjelang tidur otak manusia mengalami puncak kenyamanan di mana saat itu informasi akan cepat meresap ke dalam ingatan jangka panjang (long term memory). Maka dari itu, sebaiknya mengisi waktu sebelum tidur dengan mendongengkan sesuatu yang bermanfaat bagi pengembangan karakter positif anak.

6. Mengajak anak berkebun

Indonesia adalah surga dunia yang nampak, dengan kesuburan tanah dan keindahan alamnya yang terhampar luas. Mengajak anak untuk berkebun sejak dini akan menumbuhkan cinta dan peduli terhadap lingkungan, sehingga ia akan tumbuh jadi anak yang cinta dan peduli terhadap lingkungan dan tanah air. Banyak pengetahuan yang bisa diberikan orang tua dengan mengajak anak saat berkebun. Misalnya mengenalkan macam-macam bentuk tanaman, tata cara bercocok tanam, cara merawat tanaman, dan lain sebagainya.

7. Mengajak anak berdiskusi

Mengajak anak untuk ngobrol dan diskusi sangat penting dalam keluarga. Di samping membangun kedekatan emosional antara orang tua dan anak, orang tua akan jadi lebih tau apa saja keinginan anak, sesuatu yang ia sukai dan tidak disukai, membangun sikap percaya diri anak, kemampuan berbahasa secara verbal, membiasakan sikap sopan santun dan lain sebagainya.

Nah, selain kegiatan-kegiatan di atas, masih banyak kegiatan lain yang bisa dilakukan sebagai sarana membangun karakter dan kepribadian anak, terutama kegiatan-kegiatan yang bermuatan pendidikan agama sebagai kunci membangun karakter anak harus terus dikembangkan oleh orang tua di rumah.
Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top