Rabu, 22 Maret 2017

Masa Lalu yang Kelam dan Menyakitkan Tidak Harus Dilupakan

Hidup ini terbagi ke dalam 3 masa, masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Tentang masa lalu, banyak orang yang meskipun telah hidup di masa sekarang, masih sangat akrab dengan masa lalu. Apakah masa lalu harus dilupakan? bagaimana cara melupakan masa lalu? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini seringkali muncul dari sebagian orang.yang memiliki masa lalu kelam dan menyakitkan. Meski sudah berusaha melupakan, namun masa lalu seringkali tiba-tiba hadir dalam ingatan kita. Semakin kita mencoba melupakannnya, malah semakin ia nampak jelas menghantui.

Beberapa hal yang membuat kita masih begitu akrab dengan masa lalu di antaranya: Kesalahan yang pernah kita buat dan kita masih menyesal karenanya atau yang membuat kita memiliki konsep yang buruk tentang diri kita sendiri, rasa sakit yang digoreskan oleh seseorang, harapan yang tak sejalan dengan kenyataan, situasi yang pernah terjadi yang membuat kita sedih, tertekan, marah, sakit hati, dan sesuatu yang belum sempat terucap.


Terlalu erat menggenggam masa lalu pada hakikatnya sama dengan menyakiti diri kita sendiri di masa sekarang. Lepaskan hal-hal yang telah terjadi. Biarkan masa lalu tetap di masa lalu. Melihat dan membiarkannya pergi adalah tindakan yang penuh kasih dan tidak menyakiti diri kita sendiri.

Pada saat ini, kita memiliki beberapa jenis rasa sakit atau kesulitan seperti kemarahan, frustrasi, kekecewaan, penyesalan, kesedihan, sakit hati. Rasa sakit yang masih membekas hingga saat ini, itu disebabkan oleh masih tertanamnya cerita dan pengalaman-pengalaman yang kita miliki di masa lalu dalam ingatan kita.

Kita mengingat apa yang terjadi. Kita memiliki perspektif tertentu tentang apa yang terjadi. Dan ketika misalnya kita memandang bahwa kita sebagai pihak yang dirugikan, hal ini akan menyebabkan rasa sakit.

Sekarang, cukup lihat apa cerita masa lalu yang kita miliki dan petik hikmah dan pelajaran terbaik darinya. Anggaplah masa lalu sebagai hal yang sudah semestinya terjadi, dan itulah cerita hidup yang memang harus terjadi.

Hadapi masa lalu dengan sebuah keberanian. Bahwa itu bukan akhir dari dunia, kita dapat menanggungnya. Bahkan, itu hanya sedikit ketidaknyamanan yang merupakan bagian dari kehidupan. Bersikaplah lembut dan ramah kepada masa lalu. Rangkullah ia seperti kekasih atau seorang teman baik. Berusaha merasa nyaman dengan ketidaknyamanan, dan itu adalah jalan keberanian.

Ketika kita mulai melepaskan masa lalu, kita ibarat mengosongkan gelas dan mengisinya kembali dengan masa sekarang. Maka kita harus beralih ke masa sekarang dan menemukan rasa syukur atas apa yang ada.

Terima dan sadarilah masa lalu sebagai bagian dari kisah hidup yang tak dapat kita ubah atau kita ulang kembali. Meski demikian, seberapa pun kelam dan menyakitkannya masa lau dapat kita ubah dengan cara merubah pola pikir dan sikap kita terhadapnya.

Syukurilah apa yang ada di hadapan kita saat ini. Karena ketika kita terjebak pada sesuatu yang terjadi di masa lalu, kita tidak akan dapat memperhatikan sekarang. Kita tidak akan menghargai sesuatu yang berharga di depan kita karena pikiran kita dipenuhi dengan masa lalu.

0 Komentar Masa Lalu yang Kelam dan Menyakitkan Tidak Harus Dilupakan

Posting Komentar

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top