Senin, 27 Maret 2017

3 Fakta tentang Manfaat Hamil di Usia 35+ yang Mengejutkan

Ada sebagian wanita yang oleh Allah baru dikaruniai momongan setelah bertahun-tahun membina rumah tangga, sehingga usia mereka saat kehamilan dan melahirkan sudah lebih tua daripada wanita-wanita yang melahirkan anak pertama pada umumnya. Meskipun biasanya wanita didorong untuk segera memiliki anak sebelum usia mereka lebih tua (35-40), namun karena banyak hal, keinginan tersebut tidak dapat terpenuhi.

Baca juga:
Tapi kabar baiknya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa memiliki anak di usia lebih tua tidak selamanya negatif. Justru ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh, baik bagi ibu maupun si kecil. Apa manfaatnya? Simak beberapa hasil penelitian berikut ini.

Meningkatkan kebahagiaan anak

Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Europan Journal of Developmental Psychology, Denmark, mengungkapkan bahwa anak berpotensi lebih bahagia jika dliahirkan dari seorang ibu yang lebih tua. Alasannya, seiring bertambahnya usia, seseorang lebih matang dan fleksibel dalam segi mentalnya. Sehingga ibu yang lebih tua cenderung toleran dan bijak dalam mengasuh dan mendidik anak. Potensi hukuman verbal dan fisik terhadap anak juga lebih kecil dilakukan seorang ibu yang usianya lebih matang. Efeknya, potensi terjadinya konflik emosional antara anak dan orang tua serta munculnya perilaku menyimpang anak lebih kecil. Kesimpulannya, kematangan psikologis seorang ibu yang terwujud dalam pola pengasuhan dan pendidikan secara lebih toleran dan bijaksana dapat meningkatkan taraf kebahagiaan seorang anak.

Meningkatkan kekuatan otak

Dalam sebuah penelitian di Amerika, sebagaimana dilansir Kantor Berita Xinhua, menemukan bahwa kekuatan otak wanita yang melahirkan anak di usia lebih tua cenderung meningkat. Sikap orang tua yang sabar dan bijaksana, tidak mudah marah-marah dan mengumpat, tentu lebih memberikan efek yang positif terhadap perkembangan otak anak.

Kemampuan kognitif anak lebih baik

Studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Epidemiology menunjukkan bahwa ibu yang hamil di usia 35 tahun melahirkan anak yang lebih cerdas. Mereka (anak-anak) terbukti memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik daripada anak yang terlahir dari ibu yang lebih muda. Seperti yang dilansir Indian Express, kemampuan kognitif sangat penting untuk anak, sebab hal itu adalah salah satu faktor yang menentukan bagaimana seorang anak menjalani kehidupannya di masa depan seperti dalam pekerjaan, pendidikan, dan kesehatan.

Terlepas dari benar atau tidaknya hasil penelitian di atas, yang jelas, tidak selamanya apa yang kita atau orang lain nilai sebagai sesuatu yang buruk, justru malah sebaliknya. Bukankah Allah telah menegaskan dalam Al-Quran, bahwa bisa jadi apa yang kita persangkakan sebagai keburukan justru membawa kebaikan bagi kita dan begitu pula sebaliknya? Jadi, tetap optimis dan senantiasa berprasangka bahwa apa pun yang terjadi dalam hidup ini merupakan pilihan yang terbaik dari Allah untuk diri kita. (antaranews.com)
Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top