Jumat, 17 Februari 2017

Teladan Rasulullah SAW Tentang Keutamaan Berbaik Sangka

Berbaik sangka atau optimis adalah sikap mulia yang sudah seharusnya tertanam dalam diri setiap manusia. Dalam istilah Arab, berbaik sangka disebut dengan "khusnudzon", sedangkan dalam bahasa inggris bisa diistilahkan dengan positive thinking. Kenapa berbaik sangka? Ya, karena kita ini manusia lemah yang serba terbatas. Apa yang terlihat buruk oleh mata, belum tentu seburuk hakikatnya. Pun pula dengan masa depan yang tak pernah kita tau seperti apa pastinya, tiada jalan terbaik selain berbaik sangka atas segala kehendak-Nya.


Berbaik sangka, dapat mengubah keburukan menjadi kebaikan. Kita bisa mengambil hikmah dari perjalanan hidup Rasulullah, ketika menghadapi penentangan lantaran risalah Islam yang dibawanya, Rasulullah SAW bukannya melontarkan doa kutukan. Beliau justru memohonkan maaf dan harapan kepada yang telah menyakitinya agar diberi petunjuk Allah SWT. Simak juga 5 Cara Ampuh Menghilangkan Pikiran-pikiran Negatif

Dan ternyata pilihan beliau tidak salah. Tak lama setelah peristiwa itu mereka yang pernah menyakiti beliau memeluk Islam dan menjadi sahabat yang paling setia.
''Tanggapilah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dengan dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat akrab." (QS AI-Fushilat: 34).
Berbaik sangka dapat menyelamatkan hati dan hidup kita. Hati yang bersih adalah yang tidak menyimpan kebencian. Hati yang tenteram adalah yang tidak memendam syakwasangka. Dan hati yang berseri-seri ialah yang selalu berbaik bagi dirinya maupun orang lain.

Sementara kebencian, berburuk sangka, dan berpikir negatif, hanya akan meracuni hati kita. Umpatan seorang Yahudi yang mendatangi Rasulullah SAW tak membuat beliau berpikir balas dendam, meski beliau bisa melakukannya. Walau kita bukan manusia sesempurna Rasulullah SAW, wajib bagi kita terus berupaya meneladani akhlaknya yang sempurna.

Ada ungkapan yang sangat menggugah dari seorang sufi. "Yang paling penting adalah bagaimana kita selalu baik kepada semua orang. Kalau kemudian ada orang yang tidak baik kepada kita, itu bukan urusan kita, tapi urusan orang itu dengan Allah SWT."

Berbaik sangka bisa membuat hidup kita lebih legowo, karena Allah SWT seringkali menyiapkan rencana yang mengejutkan bagi hamba-Nya yang senantiasa berbaik sangka.

0 Komentar Teladan Rasulullah SAW Tentang Keutamaan Berbaik Sangka

Posting Komentar

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top