Sabtu, 11 Februari 2017

Model Pembelajaran Advance Organizers

Dalam pelaksanaan proses pembelajaran ada banyak sekali model pembelajaran yang bisa kita aplikasikan, salah satunya adalah model pembelajaran advance organizers. Dilihat dari namanya mungkin masih asing, namun yang jelas, model pembelajaran ini memberikan perhatian mengenai bagaimana cara guru mengorganisasikan dan menyampaikan materi kepada siswa agar lebih efisien dan bermakna melalui upaya pengorganisasian materi sebelumnya dengan materi sesudahnya.

Adalah David Ausubel, seorang psikolog pendidikan dari Amerika yang terlahir pada tahun 1918 sebagai tokoh yang mempelopori model pembelajaran advance organizers. Dia menaruh minat yang cukup besar dalam bidang psikologi pendidikan yang salah satunya dibuktikan dengan ditulisnya lebih dari 150 artikel dalam bidang psikologi pendidikan. Kontribusi Ausubel dalam bidang psikologi pendidikan cukup besar.


Menurutnya, salah satu faktor penting dalam proses pembelajaran adalah pengetahuan siswa mengenai materi yang telah dipelajari sebelumnya. Dengan demikian, guru selanjutnya perlu melakukan proses transfer dan pengorganisasian pengetahuan kepada para siswa sesuai dengan pengetahuan yang sebelumnya telah siswa pelajari. Dengan kata lain, pengetahuan guru mengenai apa saja materi yang sudah dipelajari oleh siswanya, sangat penting untuk dijadikan data dalam merumuskan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya.

Ruth Calvin Clark,dalam bukunya yang berjudul Building Expertise mendefinisikan model pembelajaran advance organizer sebagai proses penyampaian informasi dalam bentuk kata/tulisan atau gambar visual yang telah dipelajari siswa ke dalam materi pelajaran di mana keduanya mampu menghidupkan kembali ingatan siswa mengenai materi sebelumnya, sehingga hal itu dapat dimanfaatkan siswa untuk diintegrasikan dengan informasi baru yang diterima.

Menurut Ausubel, model pembelajaran advance organizerdapat ditipologikan ke dalam dua jenis, yakni comparative organizer dan expository organizer. Comparative organizer ini secara sederhana dapat diartikan sebagai strategi membangunkan kembali ingatan siswa dengan cara membandingkan informasi atau materi sebelumnya dengan informasi baru.Sedangkan expository organizer adalah strategi yang digunakan untuk membangun pemahaman mengenai bobot materi yang lebih tinggi yang sifatnya benar-benar baru bagi siswa.

Penggunaan model pembelajaran advance organizer sangat penting terutama dalam proses apersepsi. Guru dituntut memiliki kemampuan pedagogis yang baik serta penguasaan materi yang baik pula, sehingga ia dapat menarik benang merah antara sebelum dan sesudah, antara informasi lama dan informasi baru yang hendak ditransfer kepada siswa.

0 Komentar Model Pembelajaran Advance Organizers

Posting Komentar

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top