Selasa, 21 Februari 2017

6 Kunci Sukses Membuka Usaha Kursus Menjahit

Banyak peluang usaha rumahan yang bisa dirintis dan dikembangkan dalam memenuhi kebutuhan finansial sehari-hari, salah satunya adalah dengan membuka usaha kursus menjahit. Melalui lembaga kursus menjahit, anda bisa belajar cara menjahit baju baik pria maupun wanita, membuat pola, memotong bahan, mengukur badan, dan lain sebagainya. Selain itu, kita juga mengembangkan teknik-teknik baru dalam menjahit dengan melakukan modifikasi dan inovasi dari kreatifitas kita sendiri. Simak juga The Power Of Nekat, Kunci Sukses Berwirausaha

Mengingat pakaian merupakan salah satu kebutuhan primer manusia, jenis usaha yang bergerak di bidang pakaian atau mode selalu menjanjikan. Sebab selama masih ada manusia, mereka pasti memerlukan busana. Apalagi saat ini pakaian tidak hanya berfungsi sebagai sarana menutup aurat, namun telah meluas menjadi trend yang terus berubah dan berkembang dari waktu ke waktu. Maka dari itu, membuka usaha kursus menjahit merupakan salah satu peluang usaha yang menjanjikan.

cara menjahit pakaian, cara membuat pakaian, kursus jahit jakarta

Kemampuan menjahit, merupakan syarat pertama dan utama dalam bidang pakaian atau busana, entah itu baju, celana, rok, jilbab, jas, dan lain sebagainya. Keterampilan menjahit tidak hanya dibutuhkan oleh karyawan perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang garmen. Seseorang yang telah terampil dalam jahit menjahit, bisa membuka usaha secara mandiri di rumah yang tentu tidak membutuhkan modal yang terlalu besar. Dan kursus menjahit, merupakan pintu gerbang yang bisa dilalui untuk mendapatkan keterampilan tersebut.

Berikut ini 6 hal penting yang harus anda perhatikan bila anda berminat dan berniat membuka usaha kursus menjahit dari nol sampai sukses
.
1. Pastikan anda mahir menjahit
 

Layaknya seorang guru yang hendak mengajarkan materi tertentu kepada siswanya, maka guru tersebut harus sudah menguasai materi yang hendak disampaikannya. Begitu pula ketika anda hendak membuka kursus menjahit, maka syarat utamanya adalah anda harus sudah mahir menjahit, ini syarat utama. Selain menguasai materi jahit menjahit yang bersifat teoritis, anda juga harus menguasai materi yang bersifat praktis. Sebab menjahit merupakan bagian dari keterampilan praktis, di mana metode mengajarnya harus lebih banyak praktek dengan metode demonstrasi.

2. Kurikulum yang terdiri dari teori dan praktek

Sebagai sebuah keterampilan, tentu saja dalam kursus menjahit porsi praktek harus lebih banyak dibandingkan teori. Maka dari itu, kurikulumnya harus disusun secara sistematis yang terdiri dari teori dan praktek. Bahan ajar dapat tulis secara mandiri atau dengan mencari referansi literatur dari buku-buku maupun video-video yang berisi tutorial tentang menjahit. Tentukan pula indikator pencapaian setelah peserta kursus selesai belajar, misalnya mampu menguasai cara mengukur badan, cara membuat pola pakaian, memotong bahan, sampai dengan proses pembuatan dan pengembangan. Susunlah kurikulum ke dalam buku panduan praktis atau modul yang diberikan kepada masing-masing peserta kursus.

3. Pilih lokasi yang nyaman dan strategis

Usahakan memilih lokasi yang strategis. Kalau memungkinkan, anda bisa memanfaatkan sebagian ruangan dari rumah anda sendiri untuk tempat kursus. Bila tidak, anda bisa menyewa ruko atau rumah kontrakan yang harganya relatif murah dan tempatnya nyaman dan strategis. Lokasi dan tata ruang yang nyaman akan meningkatkan kondusifitas dalam belajar, sehingga proses dan hasil belajar dapat tercapai secara optimal. Hal ini bisa memberikan nilai plus tersendiri, di mana ketika konsumen merasa nyaman, tanpa diminta pun mereka akan merekomendasikan tempat kursus anda kepada teman, tetangga, atau saudara-saudaranya sehingga tanpa anda sadara anda sudah menerapkan teknik promosi dan pemasaran usaha anda.

4. Sarana dan prasarana yang lengkap

Sarana prasarana mutlak diperlukan. Sesuaikan sarana dan prasarana dengan jumlah siswa yang anda akan ajar setiap sesi pertemuan kursus. Misalnya pada tahap permulaan, anda bisa memulainya dengan 3 sampai 5 siswa dengan lama sesi pertemuan 2-3 jam. Simak juga kisah Mustika Candra Sumirat, Mahasiswi Cantik Sukses Usaha Paperflower

belajar jahit, cara jahit, membuat pola

Kendala pada penyediaan sarana dan prasarana biasanya adalah keterbatasan modal. Dalam kursus menjahit, yang harus ada tentu saja adalah mesin jahit, benang, gunting, meteran, setrika, pemotong benang, dan lain sebagainya. Bila modal terbatas, anda bisa membeli mesin jahit bekas dengan harga murah yang masih layak pakai. Lakukan penempatan secara rapi agar mudah dijangkau sewaktu-waktu. Selain itu, pastikan daya listrik mencukupi untuk beban operasional selama kursus.

5. Tentukan biaya kursus

Sebelum menentukan biaya kursus, anda bisa melakukan survei kecil ke tempat-tempat kursus di sekitar anda. Jangan sampai anda mematok biaya yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Biaya kursus menjahit di Jakarta tentu berbeda dengan biaya kursus menjahit di Ponorogo atau kota lain, sebab biaya hidup dan UMR pun berbeda-beda setiap daerah. Tentunya, soal kualitas harus nomor satu, entah dari sisi kenyamanan maupun kualitas pendidikan kursus yang anda berikan.

6. Lakukan promosi dan inovasi

cara menjahit baju, cara menjahit pakaian

Dalam usaha bentuk apa pun, baik barang maupun jasa, promosi merupakan hal yang tidak boleh ditinggalkan. Tujuannya tentu untuk menarik minat konsumen untuk membeli produk atau menggunakan jasa kita. Dengan adanya teknologi informasi seperti sekarang ini, ada banyak cara dan sarana yang bisa anda gunakan untuk mempromosikan usaha kursus menjahit yang anda miliki. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
  • Memasang iklan baris di koran
  • Memasang papan nama atau banner di depan tempat kursus dan membuat nama yang unik dan keren untuk usaha kursus menjahit
  • Membuat kartu nama
  • Mempromosikan dari mulut ke mulut lewat teman, organisasi, atau komunitas. Atau lebih dikenal dengan community marketing, yaitu strategi promosi dan pemasaran dengan memanfaatkan komunitas.
  • Mempromosikan melalui media sosial Facebook, WhatsApp, BBM, Instagram, dan sejenisnya. Silahkan baca Strategi Sosial Media Marketing di tahun 2017
  • Memasang iklan di situs periklanan online semacam Google Adsense dan Facebook ads.
  • Membuat website atau blog yang berisi mengenai semua hal tentang usaha kursus menjahit yang anda miliki.
Terakhir, banyak-banyak berdoa kepada Allah agar diberi kelancaran dan kesuksesan atas usaha kursus menjahit kita. Karena setiap usaha hendaknya diiringi dengan doa. Bagaimanapun juga, persoalan rezeki tidak lepas dari peran Tuhan di dalamnya. Kita hanya ditugaskan berikhtiar dan berdoa secara maksimal, sedangkan hasilnya kita pasrahkan menurut ketentuan takdir-Nya.

0 Komentar 6 Kunci Sukses Membuka Usaha Kursus Menjahit

Posting Komentar

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top