Rabu, 22 Februari 2017

Kerugian Besar Akibat Sifat Tergesa-gesa

Tergesa-gesa adalah salah satu sifat dan perilaku tercela yang dimiliki manusia. Selain dapat menimbulkan penyesalan yang mendalam, kebiasan tergesa-gesa dalam berbuat dalam melakukan sesuatu, meskipun itu kebaikan, justru malah akan menjauhkan seseorang dari apa yang hendak dicapainya, juga bisa menjerumuskan seseorang ke dalam jurang dosa dan kemaksiatan.

Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita tergesa-gesa. Sifat tergesa-gesa ini, bisa muncul dalam tindakan yang berkaitan dengan ibadah maupun muamalah. Dengan kata lain, begitu banyak hal yang sebenarnya positif dalam hidup ini, kita jalani dengan tergesa-gesa yang pada akhirnya justru merugikan diri kita sendiri. padahal, sebuah pepatah mengatakan “Orang yang tidak tergesa-gesa telah mendapatkan sebagian dari tujuannya, dan tergelincirlah orang yang tergesa-gesa.“

Kadangkala, kita memiliki tujuan tertentu yang hendak kita capai. Misalnya agar istiqamah dalam beribadah. Kemudian kita tergesa-gesa dalam melakukannya. Akhirnya kita merasa kelelahan, kemudian jadi malas, dan akhirnya putus asa. Hasilnya, tujuan istiqamahpun tidak tercapai. Selain itu, seringkali kita tergesa-gesa dalam menntut pengabulan atas doa-doa kita. Terkadang karena memiliki suatu tujuan, kemudian kita memperbanyak bersungguh-sungguh dan memperbanyak doa kepada Allah memohon segera dikabulkan namun tidak kesampaian, akhirnya merasa lelah dan bosan, kemudian berhenti berdoa dan tujuannya pun tidak tercapai.

Tergesa-gesa dapat menghilangkan sifat wara’ dalam diri seseorang. Sifat wara' adalah hati-hati dan teliti dalam segala hal, baik dalam perkataan maupun perbuatan. Dan tergesa-gesa seringkali menjerumuskan seseorang pada lubang kesalahan. Semisal ingin mendapatkan rezeki yang banyak namun tergesa-gesa, maka biasanya akan mengalalkan segala seperti korupsi dan suap.

Dalam al-Quran surat al-Isra' ayat 11, Allah menyebutkan salah satu sifat negatif yang ada dalam diri kebanyakan manusia, yakni tergesa-gesa. Dalam ayat ini, secara eksplisit Allah menyebutkan sifat negatif manusia sebagai makhluk yang seringkali mengambil keputusan dengan tergesa-gesa tanpa mempertimbangkannya secara matang dalam berbagai perspektifnya.

Ayat ini dengan terang menunjukkan bahwa manusia cenderung tergesa-gesa dalam mengambil berbagai keputusan dalam hidupnya. Padahal sikap seperti itu justru menimbulkan kerugian dan keburukan bagi diri sendiri bahkan orang lain.

Pada hakikatnya, dalam kehidupannya manusia selalu mendambakan kebaikan dan kebahagiaan, akan tetapi karena sifatnya yang cenderung mengambil keputusan secara tergesa-gesa, seringkali yang mereka dapatkan bukannya kebaikan, tapi malah keburukan. (Referensi: Al Ghazali, Minhajul Abidin)

0 Komentar Kerugian Besar Akibat Sifat Tergesa-gesa

Posting Komentar

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top