Kamis, 15 Desember 2016

Memaafkan dan Melupakan Kesalahan

Setiap manusia tidak lepas dari kesalahan. Sebab itulah, dalam hidup ini akan selalu ada saat di mana kita meminta maaf dan dimintai maaf. Memaafkan kesalahan orang lain merupakan hal baik yang selalu dianjurkan. Hanya saja, terkadang hal itu tidak mudah untuk dilakukan.

Ketika ada seseorang yang melakukan kesalahan pada kita, terkadang kita begitu sulit untuk langsung memaafkannya. Ada rasa tidak terima dalam hati meski dia telah meminta maaf pada kita. Ketika hati kita terlanjur terluka, memberi maaf tentu bukan sesuatu yang mudah untuk kita lakukan.


Memaafkan kesalahan seseorang tidak semudah melupakan kesalahannya. Ibarat kita menancapkan paku pada dinding, meskipun kita telah mencabut paku tersebut, selalu ada bekas yang ditinggalkan. Sama seperti kesalahan yang diperbuat oleh seseorang, meskipun ia telah meminta maaf, selalu ada luka yang ia goreskan dalam hati kita, yang membuat kita sulit melupakannya. Ada lubang di hati, yang membuat semuanya terasa berbeda dari sebelumnya.

Terkadang kita butuh waktu bertahun-tahun untuk benar-benar melupakan kesalahan orang lain. Hidup ini memang tidak selalu berjalan sesuai apa yang kita inginkan dan harapkan. Orang yang kita kenal baik pun bisa berubah kapan saja tanpa kita duga. Menyakiti dan tersakiti sudah menjadi bagian dari konsekuensi atas interaksi kita dengan orang lain di sekitar kita. Ketika hati sudah terlanjur tersakiti oleh seseorang, memaafkan segala kesalahannya menjadi tugas yang cukup berat buat kita. Namun dengan begitu, kita dapat belajar menjadi pribadi yang lebih dewasa.

0 Komentar Memaafkan dan Melupakan Kesalahan

Posting Komentar

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top