Selasa, 01 November 2016

Seni Menemukan Rahasia Jati Diri

Setiap manusia pada dasarnya memiliki jati diri. Apa itu jati diri? Secara sederhana, jati diri adalah identitas asli seseorang. Kelebihan, kekurangan, sifat asli, dan segenap potensi yang terpendam dalam diri seseorang bisa dikatakan sebagai jati diri. Jadi jati diri pada dasarnya bukanlah sesuatu yang sifatnya eksternal, melainkan sebuah substansi dalam setiap diri yang terkadang untuk mengaktualisasikannya seseorang membutuhkan bimbingan dari orang lain dan Tuhan. Baca juga Pelajaran Berharga dari Kehidupan Burung

Terkadang kita membutuhkan bantuan orang lain untuk menemukan sisi terdalam dari jati diri kita yang sesungguhnya. Dengan komentar, kritik, dan saran dari orang-orang di sekitar kita, terkadang akan kita temukan hal-hal baru yang sebelumnya tidak pernah kita sadari sebagai bagian dari diri kita, baik itu berupa kekurangan maupun kelebihan. Dari hasil perenungan yang mendalam atas berbagai komentar dan kritik yang dilontarkan oleh orang lain, sedikit demi sedikit akan terkuak rahasia-rahasia yang tersembunyi dalam sudut-sudut gelap diri kita dan kadang itu membuat kita terhentak sejenak dan berkata dalam hati “Oh, ternyata apa yang dia katakan sangat sesuai dengan yang aku rasakan”.


Pernahkah anda mengalami hal seperti itu? Kalau iya, maka berterimakasihlah kepada orang-orang yang telah membantu anda mengenali diri anda sendiri. Walaupun pada awalnya kritikan dan komentar mereka terasa pahit dan sulit anda terima, tapi bila beberapa saat anda pikirkan dan renungkan ternyata hasilnya justru bermakna positif bagi proses pengembangan dan evaluasi diri anda ke depan, tidak sepantasnya anda menolak dan malah berprasangka buruk terhadap orang tersebut. Simak juga Motivasi Hidup ala Kang Mujib

Dalam hidup ini, kita membutuhkan teman, keluarga, dan segala potensi yang telah disediakan oleh Allah swt. yang terhampar di Bumi yang luas ini. Namun kita perlu selektif dalam memilih tempat dan individu yang akan kita jadikan sebagai media dan objek dalam proses sosialisasi. Kalau sampai salah pilih, dikhawatirkan anda malah semakin tidak mengenal diri anda sendiri karena subjektifitas anda telah melebur ke dalam subjektifitas mereka. Anda menjadi manusia yang mudah terombang-ambing oleh lingkungan anda.

Peran keluarga sangat penting dalam memberikan modal awal bagi kita untuk bersosialisasi ke dalam lingkungan dan kelompok yang lebih luas, seperti lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat sekitar. Keluarga yang menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak mereka sejak dini, akan berdampak positif pula bagi perkembangan proses sosialisasi pencarian jati diri mereka di masa depan.

0 Komentar Seni Menemukan Rahasia Jati Diri

Posting Komentar

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top