Pengertian, Fungsi, dan Manfaat Mempelajari Ilmu Munasabah al-Quran

Pengertian Ilmu Munasabah al-Quran

Secara harfiah, kata munasabah berarti perhubungan, pertalian, pertautan, persuaian, pertautan, persesuaian, kecocokan dan kepantasan. Kata al-munasabah adalah sinonim kata al-muqarabah dan al-musyakalah, yang masing-masing berarti berdekatan dan persamaan. Dalam hal ini, setidaknya ada delapan macam munasabah dalam Al-Quran.

Adapun yang dimaksud dengan munasabah dalam terminologi para ahli Ilmu Al-Quran sesuai dengan pengertian harfiahnya di atas ialah segi-segi hubungan atau persesuaian Al-Quran antara bagian demi bagian dalam berbagai bentuknya. Yang dimaksud dengan segi hubungan atau persesuaian ialah semua pertalian yang merujuk kepada makna-makna yang mempertalikan satu bagian dengan bagian yang lain.

Sedangkan yang dimaksud dengan bagian demi bagian adalah misalnya antara kata/kalimat dengan kata/kalimat yang lain, antara ayat dengan ayat, antara awal surat dengan akhir surat, antara surat yang satu dengan surat yang lain, dan begituah seterusnya hingga benar-benar tergambar bahwa Al-Quran merupakan satu kesatuan yang utuh dan menyeluruh (holistik).

Fungsi Ilmu Munasabah

Apa fungsi ilmu munasabah itu? Manna Al-Qathan mendeskripsikan fungsi munasabah sebagai alat untuk menguak kekuasaan makna dan kemu’jizatan Al-Quran dalam segi balagahnya. Di samping itu, munasabah dijadikan kaca mata untuk melihat untaian yang teratur dari firman Allah dan keindahan uslub-uslub Al-Quran.

Az-Zarkasi lebih jauh menerangkan bahwa fungsi munasabah adalah menggabungkan bagian-bagian kalimat yang lain sehingga tampak adanya keterkaitan antara keduanya. Adapun Al-Qadhi Abu Bakar bin Al-Arabi menjelaskan bahwa mengaitkan sebagian dengan sebagian yang lain dari Al-Quran, sehingga tampak seperti satu kalimat dan satu susunan.

Manfaat Mempelajari Ilmu Munasabah

Ilmu yang berkaitan dengan penggalian makna al-Quran sudah pasti bermanfaat untuk dipelajari. Adapun di antara manfaat mempelajari ilmu munasabah ialah sebagai berikut:
  1. Dapat mengembangkan sementara anggapan orang yang menganggap bahwa tema-tema al-Quran kehilangan relevansinya antara satu bagian dengan bagian yang lainnya.
  2. Mengetahui persambungan atau hubungan antara bagian al-Quran, baik antar ayat-ayat, kalimat-kalimat, maupun surat-suratnya satu sama lain, sehingga dengan bantuan ilmu munasabah ini, orang akan memiliki pengetahuan dan pengenalan yang mendalam terhadap kitab al-Quran, sekaligus memperkuat keyakinan atas kewahyuan dan kemukjizatannya.
  3. Dapat diketahui tingkat dan kualitas kebalaghahan bahasa al-Quran dan hubungan kontekstual antar kalimat yang satu dengan kalimat yang lainnya, serta penyesuaian ayat/surat yang satu dari yang lain.
  4. Dapat membantu dalam proses penafsiran ayat-ayat al-Quran setelah mengetahui hubungan suatu kalimat atau ayat dengan kalimat atau ayat yang lainnya.
Demikianlah uraian singkt tentang Pengertian, Fungsi, dan Manfaat Mempelajari Ilmu Munasabah al-Quran. Semoga bermanfaat dalam menambah wawasan keilmuan dan kecintaan kita untuk mengkaji dan menggali pesan-pesan dalam Al-Quran.

Referensi:
  • Muhammad Amin Suma, Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an 3 (Jakarta: Pustaka Firdaus, 2004), 143-144.
  • Rosihan Anwar, Pengantar Ulumul Quran (Bandung: Pustaka Setia, 2009), 136.
  • Hermin Agustina, http://herminagustina.blog.unissula.ac.id/2013/05/24/resume-makalah-ilmu-munasabah
Wikipendidikan
Back To Top