11 Golongan Manusia yang Akan Masuk Surga Tanpa Hisab

Pada dasarnya, islam mengajarkan setiap orang untuk berbuat kebaikan. Karena setiap perbuatan akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak. Perbuatan baik atau buruk, kelak tak akan ada yang lepas dari yang namanya hisab (perhitungan amal). Namun kelak ada segolongan manusia yang tidak akan dihisab oleh Allah di pengadilan hari kiamat. Kalau hukum di dunia ini penuh dengan manipulasi dan ketidakadilan, maka tiada yang akan selamat dari pengadilan Allah kelak di akhirat. Semua amal perbuatan dan anggota tubuh akan menjadi saksi yang tidak akan ada kebohongan dalam kesaksiannya. Baca juga 7 Golongan yang Akan Dinaungi Allah di Hari Kiamat

Meskipun Allah sudah begitu jelas menerangkan tentang pertanggungjawaban setiap perbuatan yang dilakukan dalam kitab suci yang diwahyukan kepada RasulNya, masih saja banyak manusia yang cenderung memilih perbuatan buruk daripada kebaikan. Semua itu karena menyatunya ruh dengan jasad yang bersifat material sehingga terbentuk entitas baru yang disebut manusia dengan kesatuan dimensi ruhaniah dan jasad lahiriah. Dengan menyatunya jasad dengan ruh sebagai wujud fase kehidupan di dunia, maka karena pengaruh lingkungan dan hawa nafsu dalam dirinya, manusia semakin jauh melupakan kehidupan akhirat dan Tuhan.

golongan yang tidak akan dihisab pada hari kiamat
 
Tidak adanya hisab bagi seseorang kelak di hari kiamat merupakan sebuah bentuk fasilitas istimewa dari Allah untuk hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertaqwa. Dalam hal ini, Habib Abdullah bin Husein bin Thohir Ba’alawi dalam Is’adur Rofiq-nya menyebutkan orang-orang yang beruntung, di mana mereka tidak akan dihisab di akhirat. Orang-orang tersebut ialah sebagai berikut:
“Tersebut di dalam banyak hadits bahwa orang-orang berikut ini insya Allah tidak akan dihisab di hari Qiyamat. Mereka adalah orang yang diuji dalam bentuk kehilangan penglihatan atau ujian lainnya lalu bersabar hingga wafat, orang yang wafat di tengah jalan baik menuju Mekkah maupun sepulangnya, setiap orang penyayang lagi penyabar, perempuan yang ta’at kepada suaminya, orang yang berbakti kepada orang tuanya, orang yang berjalan untuk membantu orang lain yang sedang memiliki hajat, orang yang mendidik anak kecil mengucapkan “La ilaha Illallah”, orang yang wafat siang atau malam Jum’at, orang yang kena musibah pada fisiknya atau hartanya lalu bersabar, orang yang membaca surat Al-Qadar sebanyak 3 kali usai berwudhu, dan orang yang membuat sumur di tanah lapang secara ikhlas untuk kepentingan umum.
Kalau pun tetap dihisab karena kekurangan syarat di dalam perbuatan baik itu, maka setidaknya kita tetap berbuat baik. Kalau bernasib baik, wafat di siang atau malam Jum'at. Ini yang tidak bisa diusahakan. Ini bergantung semata pada kehendak Allah. Sebab masalah datangnya ajal kematian, hanya Allah yang menentukan. Simak juga Cara Efektif Menghilangkan Kebiasaan Buruk Menurut Ajaran Islam

Imam Al-Ghazali dalam Al-Mahabbah menerangkan, dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Nabi Musa a.s. berkata sesuatu kepada Tuhan, “Wahai Tuhanku, bagaimana saya dapat membedakan antara orang yang Engkau cintai dengan orang yang Engkau benci?’ Allah SWT. menjawab, ‘Hai Musa, sesungguhnya jika Aku mencintai seorang hamba, maka Aku akan menjadikan dua tanda kepadanya.’

Musa bertanya, ‘Wahai Tuhanku, apa kedua tanda itu?’ Allah SWT. menjawab, ‘Aku akan mengilhamkan kepadanya agar ia berdzikir kepada-Ku agar Aku dapat menyebutnya di kerajaan langit dan Aku akan menahannya dari lautan murka-Ku agar ia tidak terjerumus ke dalam azab dan siksa–Ku. Hai Musa, jika Aku membenci seorang hamba, maka Aku akan menjadikan dua tanda kepadanya.’

Musa bertanya, ‘Wahai Tuhanku, apa kedua tanda itu?’ Allah SWT. menjawab, ‘Aku akan melupakannya berzikir kepada-Ku dan Aku akan melepaskan ikatan antara dirinya dan jiwanya, sehingga ia terjerumus ke dalam lautan murka-Ku sehingga ia merasakan siksa-Ku.’”

Semoga Allah memberikan kita kekuatan dan keringanan untuk berbuat kebaikan seperti yang tersebut di atas dan istiqomah sampai ajal menjemput, sehingga kelak kita mendapatkan fasilitas istimewa dari Allah berupa masuk surga tanpa hisab dan bertemu dengan-Nya. Amin...

0 Komentar 11 Golongan Manusia yang Akan Masuk Surga Tanpa Hisab

Posting Komentar

Wikipendidikan
Back To Top