Kamis, 24 November 2016

Cara Terbaik untuk Kembali Bangkit dari Kegagalan

Dalam hidup ini, setiap usaha yang kita lakukan, tidak lepas dari berbagai kendala dan kegagalan, entah itu dalam hal apa saja. Seringkali kita mati langkah atau mati pemikiran sehingga hidup kita seakan stagnan. Apalagi jika dalam melakukan sesuatu kita terbiasa grusa-grusu atau sembrono, maka kegagalan demi kegagalan banyak mewarnai hidup kita. Akan tetapi, hal itu tidak boleh membuat kita putus asa dan menyerah begitu saja pada hidup. Insyaallah, keberhasilan akan terwujud jika kita mau bekerja keras dan pantang putus asa. Yang penting dalam melakukan usaha tidak boleh seenaknya atau grusa-grusu, tapi sebaliknya, yaitu harus ekstra hati-hati. Hidup itu penuh pilihan, maka pilihlah sikap positif dan langkah yang tepat untuk bangkit dari kegagalan.

Hidup ini penuh dengan resiko, termasuk resiko untuk gagal. Meskipun bayangan kegagalan selalu menghantui, tapi tidak berarti bahwa hidup kita akan hancur, asalkan mau untuk tetap eling lan waspodo. Artinya eling atau ingat kepada Yang Maha Kuasa ketika posisi hidup kita sedang membaik dan waspada atau hati-hati dalam melangkah dikala hidup kita sedang sulit. Adagium eleng lan waspodo mengajarkan kita untuk selalu berhati-hati dan berfikir secara mendalam sebelum bertindak. Harus benar-benar mempertimbangkan secara matang baik buruk jangka panjangnya. Baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Dalam setiap keadaan, Tuhan selalu menyelipkan hikmah yang berharga untuk kita. Tinggal bagaimana cara kita menyikapi dan menggali setiap hikmah dari-Nya. Dalam sebuah kegagalan, ada banyak hikmah dan manfaat yang bisa kita petik. Memang terkadang, Tuhan menyelipkan rahmat dan kasih sayangnya pada sesuatu yang menurut manusia tidak menyenangkan, atau menyakitkan.

Menjalin hubungan yang harmonis dengan Tuhan merupakan salah satu kunci agar kita memiliki kepribadian yang kuat dalam menghadapi segala tantangan hidup dan kegagalan yang mungkin alami. Dalam hal apa pun, kita tidak lepas dari campur tangan-Nya. Manusia itu makhluk yang lemah dan tidak punya daya apa-apa tanpa pertolongan dan kasih sayang Tuhan.

Dengan kita terus berusaha sekuat tenaga dan tak pernah putus asa atas segala tantangan hidup, dan dengan bantuan dari Tuhan, semangat dari orang-orang yang kita cintai, mulai dari keluarga, sahabat, dan orang-orang yang pernah anda ringankan bebannya, maka akan selalu ada jalan untuk bangkit dari kegagalan dan meraih keberhasilan, baik dalam hal yang bersifat duniawi maupun ukhrawi. Jangan pernah berprasangka negatif bahwa Tuhan tidak adil atas kegagalan yang kita terima. Tuhan selalu adil dan bijaksana, hanya kemampuan nalar dan intuisi kita saja yang sangat terbatas untuk memahami dan menangkap pesan-pesan hikmah dari Tuhan. So, stay positif for everything.
Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top