Selasa, 25 Oktober 2016

Terbaru, Nilai Minimal Kelulusan Ujian Sertifikasi Guru Tahun 2016

Info kebijakan terbaru sertifikasi guru tahun 2016 - Persoalan sertifikasi guru memang selalu menarik untuk dibicarakan. Di tahun 2016 ini, Kemdikbud menelurkan kebijakan baru terkait program sertifikasi guru. Kebijakan baru itu ialah peningkatan batas nilai minimal sebagai syarat kelulusan sertifikasi guru menjadi 80 (dengan nilai tertinggi 100).

Seperti dilansir pikiran-rakyat.com, penambahan batas nilai minimal tahun ini cukup tinggi, sebab sebelumnya nilai minimal syarat kelulusan sertifikasi guru hanya di angka 42. Kebijakan baru itu diterapkan sesuai dengan arahan dari bapak WaPres Jusuf Kalla dan Mendikbud Muhadjir Effendy, ungkap Sumarna Surapranata.


Di samping itu, kebijakan peningkatan batas nilai ini juga mengacu pada hasil laporan Bank Dunia, yang menemukan data tidak adanya perbedaan signifikan dalam nilai uji kompetensi guru (UKG) antara guru yang belum tersertifikasi dan guru yang sudah tersertifikasi.

Selain dinaikkannya batas minimal nilai kelulusan sertifikasi guru, diterapkan juga kebijakan lain yaitu syarat dan ketentuan ujian sertifikasi ulang untuk guru yang tidak lulus atau tidak dapat memenuhi batas nilai kelulusan. Dalam hal ini, guru dapat mengulangi ujian, tanpa harus mengulang PLPG.

Kalau guru itu tidak lulus ujian sertifikasi, maka dia bisa ikut ujian lagi maksimal empat kali tanpa harus mengulang PLPG. Sedangkan ujian sertifikasi guru dilaksanakan dua kali dalam satu tahun.

***

Saya tidak tau apa hubungannya Bank dunia dengan urusan sertifikasi. Apa memang sejauh itu intervensinya sampai-sampai sebuah kebijakan pun mengacu pada data Bank Dunia? Entahlah. Merupakan sesuatu yang positif kalau nilai minimal kelulusan ujian sertifikasi ditingkatkan, artinya ada niat baik dari pemerintah untuk memberikan sertifikasi kepada guru yang benar-benar layak disertifikasi. Semoga dengan langkah kecil ini kesejahteraan guru di negeri ini bisa meningkat.

"Jangan pernah mengajar kalau kita sudah berhenti belajar. Belajar adalah sikap hidup, sementara mengajar adalah pengabdian. Pengabdian yang tidak didasarkan atas sikap hidup maka akan berujung pada kesia-siaan." (Ahmad Syafi'i SJ)

0 Komentar Terbaru, Nilai Minimal Kelulusan Ujian Sertifikasi Guru Tahun 2016

Posting Komentar

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top