Selasa, 18 Oktober 2016

Sejarah Kodifikasi Hadis Pada Masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz

Siapakah Khalifah Umar Bin Abdul Aziz? Khalifah Umar bin Abdul Aziz adalah khalifah ke-8 Bani Umayyah yang berpusat di Damaskus. Beliau memerintah selama kurang lebih 2,5 tahun (99-102 H/717-720 M). Beliau merupakan keturunan dari Umar bin Khattab dari garis ibu. Lahir di Madinah pada tahun 63 H/683 M.

Nama lengkapnya adalah Abu Hafs Umar bin Abdul Aziz bin Marwan bin Hakan bin As bin Umayyah bin Abdu Syams. Ibunya bernama Laila binti Ashim bin Umar bin Khattab. Karena kepribadiannya yang mirip dengan Khalifah Umar bin Khattab, beliau oleh umat islam dijuluki sebagai Umar bin Khattab II.

Beliau adalah satu-satunya khalifah Bani Umayyah yang tidak mendapat celaan dari khalifah Bani Abbasiyah. Pada tahun 87 H, beliau diangkat sebagai gubernur di Hijaz dengan berkedudukan di Madinah. Ketika itu beliau baru berumur 24 tahun. Pengangkatan beliau sebagai khalifah terjadi pada masa pemerintahan khalifah Al Walid bin Abdul Malik.


Umar bin Abdul Aziz diangkat sebagai khalifah atas dasar wasiat yang ditinggalkan oleh khalifah sebelum beliau, yaitu Sulaiman bin Abdul Malik. Khalifah Umar bin Abdul Aziz terkenal sebagai khalifah yang adil, sopan, santun, sederhana serta bertaqwa kepada Allah swt.

Masa pemerintahan yang cukup singkat betul-betul beliau manfaatkan dengan mencurahkan segala perhatian terhadap negara dan agama, dengan melakukan pembangunan di berbagai bidang baik fisik maupun non-fisik. Beliau menghabiskan sebagian besar hidupnya di madinah hingga ayahnya meninggal pada tahun 85 H (704 M). Di antara jasa-jasa khalifah Umar bin Abdul Aziz selama menjalankan roda pemerintahan ialah:
  • Mewujudkan suasana perdamaian berlandaskan ajaran Islam
  • Peningkatan kesejahteraan masyarakat
  • Perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia
  • Membuat suatu undang-undang tentang sistem pertahanan
  • Membangun lahan pertanian yang dilengkapi dengan pembangunan sarana irigasi
  • Mendirikan masjid-masjid sebagai sarana untuk melakukan syiar ajaran agama islam
  • Penyediaan dana khusus untuk didistribusikan kepada fakir miskin
  • Kodifikasi Hadits
Pada periode ini, perintah kodifikasi hadis secara langsung atas perintah resmi kepala negara yaitu Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang merupakan khalifah kedelapan dinasti Umayyah.

Pada masa ini, para ulama mengadakan seleksi atau penyaringan hadits. Periode ini terjadi pada masa dinasti Abbasiyah, yaitu sejak zaman khalifah Al-Makmun sampai dengan al-Muktadir (sekitar tahun 201-300 H).

Pada masa kodifikasi tahap pertama, para ulama belum memisahkan antara hadits mauquf dan maqtu' dari hadits marfu'. Begitu pula halnya dengan beberapa hadits yang dhaif dari yang shahih. Bahkan masih ada hadits maudu' yang tercampur dengan hadits shahih.

Pada masa kodifikasi tahap dua ini, para ulama mengadakan penyaringan hadits-hadits yang diterimanya. Maka bermunculanlah kitab-kitab hadits yang hanya memuat hadits shahih.

Kitab-kitab tersebut pada perkembangannya dikenal dengan Kutub As-Sittah (kitab induk yang enam). Ulama pertama yang berhasil menyusun kitab tersebut adalah Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Bardizbah, yang terkenal dengan Imam Bukhari (194-252 H) dengan kitabnya Al-Jami' As-Sahih. Kemudian disusul oleh Abu Husain Muslim Al-Hajjaj Al-Kusairi An-Naisaburi yang dikenal dengan Imam Muslim (204-261 H) dengan kitabnya Al-Jami' As-Sahih.

Secara lengkap kitab-kitab Hadits yang enam diurutkan sebagai berikut:
1. Al-Jami' As-Sahih susunan
2. Al-Jami' As-Sahih susunan Muslim
3. As-Sunan susunan Abu Dawud
4. As-Sunan susunan Tirmidzi
5. As-Sunan susunan Nasa'i
6. As-Sunan susunan Ibnu Majjah

Kodifikasi atau pembukuan hadis yang terjadi pada masa khalifah Umar bin Abdul Aziz merupakan wujud pertumbuhan, perkembangan, dan sekaligus era keemasan umat islam dalam bidang literasi dan ilmu pengetahuan. Perhatian beliau yang begitu besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan sangat berkontribusi besar dalam proses transformasi keilmuan hingga generasi kita sekarang. Hebatnya semangat literasi para ilmuan dan intelektual muslim kala itu sungguh telah membuahkan begitu banyak kitab yang bermanfaat bagi umat islam di seluruh dunia hingga sekarang.

0 Komentar Sejarah Kodifikasi Hadis Pada Masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz

Posting Komentar

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top