Rabu, 26 Oktober 2016

6 Solusi Terbaik Mengatasi Masalah Kesulitan Belajar Anak

Setiap anak pasti pernah atau bahkan sering mengalami kesulitan belajar. Terkadang anak-anak sulit menyerap materi yang disampaikan oleh guru, kesulitan membaca dan menulis, atau kesulitan untuk fokus dan berkonsentrasi saat proses belajar mengajar berlangsung.

Problem kesulitan belajar anak harus segera diidentifikasi, dicari penyebabnya, dan kemudian cari solusi yang tepat untuk mengatasinya. Jangan sampai guru cenderung acuh terhadap permasalahan belajar anak. Sebab kalau dibiarkan berlarut-larut, masalah kesulitan belajar ini akan berpengaruh negatif prestasi anak di masa depan.

Sedini mungkin, guru dan orang tua harus tanggap terhadap gejala kesullitan yang dialami anak dalam belajar. Mungkin disleksia adalah kesulitan belajar yang paling parah, utamanya terkait menyangkut kemampuan baca-tulis anak. Namun di sisi lain, terkadang anak penyandang disleksia sangat menonjol pada bidang lain seperti menggambar atau membuat keterampilan-keterampilan tertentu.

Banyak sekali faktor yang menyebabkan seorang anak mengalami kesulitan belajar. Ditinjau dari sumbernya, dapat dibedakan menjadi dua, yaitu berasal dari luar dan dalam.


Faktor dalam artinya berasal dari dalam diri individu anak itu sendiri. Beberapa hal dalam diri anak yang dapat menjadi penyebab kesulitan belajar antara lain: gangguan kesehatan, kelainan fisik dan psikis, konsentrasi rendah, malas, dan lain-lain.

Sedangkan Faktor penyebab kesulitan belajar anak yang berasal dari luar di antaranta: lingkungan belajar yang tidak nyaman dan kondusif, beban belajar yang terlalu berat, kurangnya motivasi guru atau orangtua, terlalu sering dimarahi/dibentak, kurang perhatian, dan lain sebagainya.

Adapun beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah kesulitan belajar anak di antaranya ialah sebagai berikut:

1. Gunakan Bantuan Media Pembelajaran

Sebaiknya guru menggunakan media pembelajaran yang tepat sesuai dengan karakter materi pelajaran. Media/alat pembelajaran dapat berfungsi membantu tersampainya isi materi kepada siswa secara maksimal. Di samping itu, pembelajaran pun lebih variatif, kreatif, dan tidak membosankan.

2. Mengubah formasi duduk siswa

Pada kasus-kasus tertentu, mengubah formasi tempat duduk dapat meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar. Ada beberapa model formasi seperti bentuk U, bentuk V, formasi melingkar, setengah lingkaran, dan lain-lain, sesuaikan dengan kebutuhan, mana kira-kira yang paling tepat.

3. Menciptakan lingkungan belajar yang nyaman

Guru bersama-sama anak didik bisa bekerja sama menciptakan kelas layaknya sebuah taman yang sangat nyaman untuk belajar. Guru harus jeli melihat dan memanfaatkan hal-hal yang sekiranya bisa digunakan untuk menciptakan kenyamanan lingkungan belajar siswa-siswinya. Simak juga 5 Cara Efektif Memotivasi Semangat Belajar Siswa di Kelas

4. Les privat

Bila sekiranya diperlukan, orangtu bisa mengelurkan biaya tambahan untuk menggaji guru les privat guna mengatasi problem kesulitan belajar anak. Mungkin saja, seorang guru les privat yang punya skill dan pengalaman cukup dalam dunia pendidikan dapat mengatasi kesulitan belajar anak.

5. Motivasi dari orangtua dan guru

Tanggungjawab pendidikan anak bukan hanya milik seorang guru di sekolah, tapi juga milik orangtua. Sebab pada hakikatnya orang tua juga seorang guru kultural. Keduanya tak boleh bosan memberi motivasi dan teladan yang positif kepada anak-anak untuk terus semangat dalam belajar.

6. Mengatur pola makan dan istirahat anak

Ini merupakan tugas para orang tua, yakni mengatur dan memenuhi asupan gizi demi kesehatan anak-anak mereka. Orangtua juga perlu mendisiplinkan waktu istirahat anak agar mereka terbiasa hidup teratur dan disiplin. Tidak harus dengan mengintimidasi, tapi gunakan cara yang sopan dan lemah lembut.

Kesimpulannya, kesulitan belajar anak bisa disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. Selain berbagai upaya dari guru untuk mengatasi kesulitan belajar anak di dalam kelas, peran orangtua juga sangat penting untuk mengatasi permasalahan ini. Karena bagaimanapun juga, keluarga adalah lingkungan yang sangat berpengaruh dalam membentuk kepribadian dan memotivasi belajar anak. Hubungan emosional yang baik antara anak dan orangtau menjadi faktor kunci kesuskesan belajar anak.

0 Komentar 6 Solusi Terbaik Mengatasi Masalah Kesulitan Belajar Anak

Posting Komentar

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top