Rabu, 19 Oktober 2016

Terungkap! Menulis Bisa Tingkatkan Kepekaan Rasa dan Ketajaman Berpikir

Menulis bisa menjadi salah satu cara untuk mengolah kepekaan rasa kita. Bagi sebagian orang, menulis merupakan sebuah pekerjaan paling penting dalam hidupnya. Dengan rutin menulis, ide dan gagasan kita akan menjadi sebuah karya yang lebih dari sekedar angan-angan yang cuma mengendap dalam ingatan

Kita bisa menuliskan apa saja, termasuk kenangan-kenangan hidup di masa lampau. Dengan menulisnya, kita bisa mengenangnya kapan saja. Selain itu, tulisan adalah media untuk mewariskan ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan.


Tak banyak yang menyadari bahwa menulis dapat memberikan waktu kepada seseorang untuk beristurahat sejenak dan menyelam ke dalam dunia pikiran dan perasaannya secara mendalam. Bermain-main di antara dunia nyata dan dunia ide berbalut rasa dalam jiwa. Baca juga Manfaat Menulis Diary

Menulis terkadang menjadi cara yang tepat untuk melepaskan segala beban yang mengendap dalam perasaannya. Menulis bisa menjadi terapi penyembuhan bagi seseorang yang sedang gundah, galau, rindu, dan sakit hati. Menulis juga dapat menjadi olahraga bagi otak sehingga tidak cepat mengalami kepikunan.

Dalam konteks ini, tentu yang dimaksud bukan menulis yang sifatnya ilmiah semacam skripsi, tesis, atau disertasi. Namun menulis apa yang kita rasakan dan pikirkan, baik tentang diri kita sendiri, lingkungan sekitar, atau orang lain yang terlibat interaksi dengan kita. Tulisan yang sifatnya ringan, subjektif, dan bahkan imajinatif.

Sejak internet dan media sosial menjadi "kebutuhan" sehari-hari banyak orang, diantara ekses yang ditimbulkannya adalah terkikisnya empati dan kepekaan rasa individu terhadap realitas sosial di sekitarnya. Sesekali cobalah untuk diam menyendiri dan menjauhkan semua perangkat teknologi yang kita miliki. Siapkan buku dan pulpen, kemudian berpikir dan merenunglah secara mendalam. Tuliskan apa saja yang melintas dalam rasa dan pikiran kita.

Dengan cara seperti itu, maka kepekaan rasa dan ketajaman analisis berpikir kita akan terlatih. Kita juga akan lebih sistematis dalam mengungkapkan perasaan, ide, dan gagasan yang kita miliki. Terlalu tenggelamnya kita dalam menggunakan perangkat teknologi informasi, membuat sebagian besar fokus dan kepekaan rasa kita semakin dangkal. Menulislah, untuk menyegarkan kembali kepekaan rasa serta ketejaman analisis berpikir kita.
Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top