Senin, 17 Oktober 2016

Sudahkah Anda Menjadi Seorang Pendengar yang Baik?

Banyak orang yang pandai berbicara dengan gaya dan retorika yang baik, akan tetapi di sisi lain ia tidak menjadi seorang pendengar yang baik. Terkadang kita pun juga begitu, sering memotong pembicaraan orang lain dan cenderung untuk self-oriented atau menonjolkan diri sendiri saat berbicara dengan siapapun. Tentu hal seperti itu membuat lawan bicara kita merasa tidak nyaman. Oleh karenanya, sudah seharusnya kita memperhatikan dengan sungguh-sungguh saat ada orang lain yang berbicara kepada kita.

Barangkali kita pernah punya pengalaman bertemu dengan seseorang dan kebetulan terlibat pembicaraan dengannya. Dari bagaimana cara orang itu bersikap saat kita berbicara dengannya, akan menentukan kesan kita terhadapnya. Bisa jadi kesan tidak baik muncul dalam benak kita karena orang itu tidak memperhatikan saat kita bicara atau mungkin sering memotong pembicaraan kita.


Ada sebagian orang yang berkecenderungan untuk memperhatikan apa yang akan dan sedang dia ucapkan, sementara itu ia tidak mau memperhatikan apa yang diucapkan oleh orang lain. Padahal ada yang mengatakan bahwa pada dasarnya sebagian besar orang lebih menghargai seorang pendengar yang baik daripada pembicara yang baik.

Orang belum mampu menjadi pendengar yang baik bisa jadi karena egonya yang terlalu berlebihan, sehingga ia berpandangan bahwa hanya dialah yang pantas untuk berbicara dan diperhatikan apa yang dibicarakannya. Rasa keakuan yang terlalu bersar, ditambah dengan keadaan psikologis yang belum cukup dewasa, membuat seseorang selalu ingin mendominasi dalam segala keadaan, termasuk dalam hal pembicaraan.

Menjadi pendengar sangat penting dalam kehidupan kita. Selama kita masih hidup dan berinteraksi sosial dengan orang lain, menjadi pendengar yang baik merupakan suatu keniscayaan. Baik ketika berinteraksi antar orang perseorangan maupun kelompok.

Untuk menjadi seorang pendengar yang baik, kita harus memahami sebuah prinsip “perhatikanlah orang lain sebagaimana kita ingin diperhatikan.” Kalau kita sadar bahwa tidak diperhatikan itu rasanya tidak enak, ya jangan memperlakukan orang lain seperti itu. intinya, perlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan, dan jangan memperlakukan orang lain dengan perlakuan yang apabila kita diperlakukan seperti itu kita tidak menyukai/membencinya. So, are you ready to be a good listener? :)

0 Komentar Sudahkah Anda Menjadi Seorang Pendengar yang Baik?

Posting Komentar

Wikipendidikan - Maha Templates
Back To Top