Hidup Adalah Perjuangan Tanpa Henti


Selama kita masih bernafas, selama itulah kita terus berjuang. Kita perlu memperjuangkan hidup kita agar mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Lebih baik lagi kalau kita tidak hanya memperjuangkan hidup kita untuk diri kita pribadi, namun kita juga berjuang untuk kehidupan orang lain agar lebih baik, seperti anak, istri, saudara, teman, dan juga tetangga.

Setiap perjuangan dalam hidup ini memberi warna masing-masing. Dengan kata lain, karena kita berjuanglah hidup kita menjadi penuh warna dan tidak membosankan. Bayangkan saja bila apa saja yang ingin kita raih dalam hidup ini tidak memerlukan perjuangan, tentu hidup ini sama sekali tidak menantang dan justru sangat membosankan. Itulah salah satu hikmah dari Allah.

Dalam setiap perjuangan yang kita lalui, kita harus melaluinya dengan sabar dan kepasrahan diri kepada Allah. Kenapa? Karena kita ini lemah. Manusia adalah makhluk yang sangat lemah tanpa pertolongan dan kekuatan Allah. Begitu juga dalam memperjuangkan cita-cita dan keinginan, di situ pasti akan muncul banyak kesenjangan antara apa yang kita harapkan dengan yang kenyataan yang terjadi. Maka, kesabaran merupakan kunci agar kita mampu bertahan dan bisa terus bergerak maju melanjutkan jalan perjuangan tersebut.


Ada sebuah syair yang mengatakan bahwa orang yang bercita-cita besar tapi hanya menggantungkan cita-citanya itu di dalam angan-angan saja, maka tak ubahnya dia orang gila. Bagaimana mungkin sebuah cita-cita yang tinggi dan mulia bisa diraih hanya dengan membayangkannya saja? Tentu sunnatullah tidak mengajarkan kita seperti itu, semuanya ada prosedur dan aturannya.

Apa saja yang kita impikan, insyaallah akan kita raih kalau kita mau memperjuangkannya dengan penuh semangat, kesabaran, dan konsistensi. Percayalah, Allah tidak akan menyia-nyiakan setiap usaha baik yang kita lakukan, sekecil apapun itu. Dia adalah Tuhan yang tiada pernah mengingkari janji-janjinya.

Siklus kehidupan ini dapat berjalan secara harmonis dan dinamis karena manusia masing-masing berjuang untuk mengupayakan kebaikan bagi kehidupannya. Mereka yang dikatakan sebagai seorang yang sukses, pasti melewati sebuah jalan yang namanya perjuangan. Baik kesuksesan yang diukur dengan standar kehidupan duniawi, maupun yang diukur dengan standar ukuran kehidupan ukhrawi, keduanya sama-sama membutuhkan perjuangan untuk mendapatkannya.

Kita disuruh untuk menyembah dulu, shalat dulu, puasa dulu, dan melakukan amaliyah wajib serta yang lainnya, baru setelah itu kita meminta sesuatu. Dengan kata lain, kita harus berjuang dulu baru menikmati hasil jerih payah dari perjuangan kita tersebut. Jangan hanya mau menikmati hasilnya saja tapi tidak mau berjuang.

Analogi yang sama seperti kita pergi ke sebuah bank lalu kita langsung menuju teller dan meminta sejumlah uang kepadanya, padahal kita tidak pernah punya saldo atau rekening di bank tersebut. Bukankah itu hal yang tidak pantas dilakukan? Pantaskah kita meminta sesutu yang macam-macam kepada Tuhan sedangkan kita tidak mau berjuang melaksanakan kewajiban dan meinggalkan larangan-Nya?

Janganlah sampai kita memandang bahwa setiap perjuangan dalam hidup ini sebagai sebuah penderitaan. Namun pandanglah perjuangan itu dengan penuh rasa optimisme, bahwa perjuangan merupakan jembatan yang menghubungkan kita menuju cita-cita, mimpi, dan harapan-harapan yang masih tertunda.

Hidup ini seperti air laut, kadang pasang, kadang surut. Pada saat tertentu kita di atas, rejeki luas, pikiran bebas, bisa berkeliling kemanapun dengan puas. Namun di saat yang lain, hidup kita terasa begitu sempit, sesak, rejeki sulit, dan berbagai jenis dan ukuran problem lainnya. Itulah kenyataan hidup yang pasti akan kita alami. Berpikir untuk lari dan berharap agar tidak pernah bertemu dengannya adalah sebuah tindakan sia-sia. Sekarang, semuanya tergantung pada diri kita masing-masing, ketika masa-masa sulit itu datang menyapa hidup ita, bagaimana kita harus menyikapinya, apa yang akan kita lakukan, adakah manfaat yang bisa kita petik darinya, dan bagaimana solusinya agar masa sulit itu cepat berlalu, semuanya adalah tugas kita untuk menjawabnya, sudah siapkah?

Ketika masa-masa sulit itu hadir dalam hidup ini, ada satu hal yang perlu kita sadari bersama bahwa Tuhan tidak menciptakan segala sesuatu secara sia-sia. Semua yang diciptakan Allah pasti ada hikmah penciptaanya, hanya saja kita tidak mengatahuinya. Entah yang diciptakan itu sesuatu yang materiil atau non-materiil. Begitu pula dengan masa sulit dalam hidup kita, yang menciptakannya Adalah Allah, dan pasti ada rahasia tersembunyi yang tentunya baik dan bermanfaat bagi kita apabila kita mau dan mampu menemukannya.

Seseorang tidak layak dikatakan memiliki iman yang kuat sebelum ia berhasil melewati ujian keimanan dalam hidupnya. Bisa jadi, masa-masa sulit yang sedang kita alami saat ini adalah cara Allah untuk menilai seberapa kuat iman kita kepadaNya. Apabila kesadaran ini yang muncul, maka sudah seharunya kita bersabar dan terus berbaik sangka kepadaNya.

Banyak pangalaman membuktikan, banyak orang hebat yang sukses justru tumbuh dari masa-masa sulit dalam hidupnya. Mereka menjadi pribadi yang kuat, semangat, optimis, dan selalu punya harapan untuk terus melanjutkan kehidupan. Bagi mereka, masa-masa sulit dalam hidup yang mereka hadapi, berupa siksaan, kepedihan, kehilangan, kelaparan, hinaan, semuanya adalah jalan yang dipilih Tuhan untuk menempa dirinya menjadi lebih baik dan lebih kuat dari sebelumnya.

Ketika kita hidup dalam kondisi yang nyaman, aman, dan tanpa tekanan, seringkali justru membuat hidup kita stagnan dan kurang bermakna. Akan tetapi ketika kesulitan datang, kita menjadi menjadi berpikir, bergerak, serta mencari ide-ide kreatif sebagai solusi untuk melewati masa-masa sulit tersebut. Datangya masa sulit bagaikan cambuk Tuhan agar kita bangun, agar kita sadar bahwa kita adalah makhluk paling mulia yang memiliki potensi berupa akal untuk berpikir dan bertindak berdasarkan apa yang kita pikirkan, bukan karena insting semata layaknya hewan. Oleh karena itu, datangya masa-masa sulit bagi kita tidaklah tanpa makna.

Apabila saat ini masa-masa sulit itu sedang menyelimuti kotak nyaman hidup kita, semoga kita bisa belajar dan menemukan hikmah terbaik didalamnya. Menjadikan kita pribadi yang lebih baik dan lebih kuat secara fisik maupun mental. Menjadikan kita pribadi yang kreatif untuk melukis warna-warna yang indah di balik kelamnya kanvas kehidupan.

0 Komentar Hidup Adalah Perjuangan Tanpa Henti

Posting Komentar

Wikipendidikan
Back To Top