Kebijakan Baru, Guru Diwajibkan Mengajar Di Sekolah 40 Jam Per Minggu

Pemerintah akan menerapkan kebijakan baru pada guru bahwa mereka harus bekerja 8 jam perhari atau sama dengan 40 jam perminggu. Mengingat selama ini, guru mengajar 24 jam perminggu. Hal ini disampaikan oleh Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sumarnasura Pranata, seperti dilansir beritasatu.com

Kabar baiknya, kebijakan ini tidak diberlakukan untuk semua guru. Akan tetapi, pemberlakuan kebijakan ini dikhususkan untuk guru yang sudah menerima tunjangan profesi. Dengan mempertimbangkan UU Guru dan Dosen No. 14 pasal 35 ayat (1) UU, di situ disebutkan bahwa ada 5 tugas guru yang meliputi, merencanakan, melaksanakan (mengajar), membimbing, menilai, dan tugas tambahan yang lain. Sementara pada ayat (2) disebutkan pula bahwa beban kerja tersebut minimal 24 sedangkan maksimal 40 jam tatap muka.


Sumarnasura Pranata juga menambahkan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan membuat kebijakan yang berkaitan dengan 5 jenis kegiatan utama seperti yang dimaksud pada ayat 1 UU Guru dan Dosen. Kelima jenis kegiatan itu harus dilakukan di sekolah dengan waktu selama 8 jam perhari atau 40 jam per minggu.

Yang menjadi rujukan ketentuan 8 jam wajib berada di sekolah itu adalah jam normal, bukannya jam pelajaran. Jadi misalnya, kalau jam masuk sekolah seorang guru mulai jam 07.00, dan pulangnya jam 15.00. Maka guru tidak lagi dibebani dengan berbagai tugas yang harus dibawa pulang ke rumah. Guru harus fokus dan konsentrasi mendidik anak di sekolah dengan lima tugas yang ada di UU Guru dan dosen itu. Termasuk, kewajiban guru sebagai seorang insan pembelajar untuk trus belajar atau berlatih melalui bimbingan teknis, diklat, serta guru pembelajar.

Beberapa kasus yang ada di lapangan saat ini, masih ditemukan beberapa (bahkan banyak) para guru mencari pemenuhan jam mengajar ke sekolah lain. Akhirnya mereka cenderung disibukkan mengejar pemenuhan tatap muka. Akibatnya, 4 tugas lain dilaksanakan oleh guru di rumah atau bahkan kadang tidak terpenuhi. Dengan adanya penetapan kebijakan baru ini, para guru tak perlu lagi mengajar ke beberapa sekolah secara nomaden untuk mengejar pemenuhan kuota 24 jam mengajar. Mereka cukup fokus berada di satu sekolahan saja.

Saat ini pemerintah sedang merinci kegiatan-kegiatan dari uraian 5 kegiatan pokok dalam UU Guru dan Dosen itu, khususnya terkait dengan pendidikan karakter. Bila sudah fix, Kemdikbud akan mensosialisasikan kebijakan baru ini ke seluruh guru sebelum akhirnya kebijakan ini diterapkan.

0 Komentar Kebijakan Baru, Guru Diwajibkan Mengajar Di Sekolah 40 Jam Per Minggu

Posting Komentar

Wikipendidikan
Back To Top